Monday, August 22, 2016

Berkunjung ke Pameran Foto ASEAN

Berkunjung ke Pameran Foto ASEAN - Kota Tua Jakarta itu tempat paling eksotik untuk dikunjungi. Bangunan-bangunan tua bekas peninggalan Belanda. Apalagi kawasan wisata ini hampir selalu ramai dengan berbagai kegiatan, entah kegiatan gathering, kumpul komunitas, sampai berbagai pameran. Semakin seru pastinya.

Salah satu kegiatan yang baru saja berlangsung di kawasan Kota Tua mulai 6 - 14 Agustus 2016 lalu adalah Pameran Foto ASEAN Community. Acara ini terselenggara atas prakarsa kementerian luar negeri, dalam rangka memperingati HUT ASEAN yang ke 49.


Kenapa sih kog malah ngadain pameran foto? Bukan acara lainnya?

Foto itu kan bisa berbicara banyak. Melalui foto kita bisa belajar tentang sejarah, budaya, dsb. Melalui foto pula kita bisa belajar tentang kesederhanaan, kerukunan, kebaikan, kerja sama, dsb.

So, tak heran jika kemenlu sampai menggagas acara ini. Untuk memperingati ulang tahun ASEAN Community sekaligus mengenang sejarah-sejarah dan kebudayaan negara ASEAN.

Saat acara pembukaan, ada beberapa negara ASEAN tampil membawakan atraksi negaranya. Salah satunya taria Zapin dari Malaysia, lagu daerah dari Thailand, dan tari Bali dari Indonesia.

Tari Zapin dari Malaysia

Pembukaan acara dan pengguntingan pita tanda dimulainya pameran foto, dilakukan sendiri oleh ibu Menlu, Retno A. Marsudi. Saya hampir saja kehilangan moment pengguntingan pita ini. Untung saja nekat merangsek ke depan demi sebuah momen. Hahahaha. Untung ga diomelin *nyengir

Pengguntinga pita oleh ibu menlu
Pengguntinga pita oleh ibu menlu

Ibu menteri tampak asyik sekali menikmati berbagai foto yang dipamerkan pada pameran yang diadakan di Museum Keramik (Fine & ART Ceramic Museum) ini. Tiap foto diamati dengan serius.

Bu Retno Marsudi sedang asyik mengamati beberapa foto yang ada
Bu Retno Marsudi sedang asyik mengamati beberapa foto yang ada
Bu Retno mengamati foto-foto lainnya
Bu Retno mengamati foto-foto lainnya

Melihat gaya bu menteri ini membuat saya pun ikut-ikutan berusaha menikmati pameran foto. Selama ini saya ga terlalu paham, apa istimewanya pameran foto. Setelah mengamati berbagai foto yang ada, ternyata banyak hal menarik yang bisa dipelajari. Ada begitu banyak cerita tentang kebersamaan negara-negara ASEAN. Bagaimana kerja sama dan keakraban hubungan antar negara, tergambar melalui foto-foto yang ada.

Salah satu foto yang terpajang
Salah satu foto yang terpajang


Di luar gedung, ada booth-both yang sudah disediakan untuk mengenalkan makanan khas dari tiap negara. Ada dari Singapore, Thailand, Phillipine, dsb.

Booth makanan khas Vietnam, Springroll dengan bumbu cocolan khasnya
Booth makanan khas Vietnam, Springroll dengan bumbu cocolan khasnya

Nah, di salah satu booth, saya terpana dengan salah satu peserta dan makanan yang disajikan. Sebagian mirip dengan makanan yang biasa disajikan di Indonesia. Bahkan salah satu penjaga booth mirip banget dengan kebanyakan orang Indonesia. Nah, yang lucu waktu saya lihat si mbak yang putih cantik berjilbab ini nih. Saya pikir ybs adalah orang Indonesia yang sedang diperbantuka di booth Phillipines. Ternyata bukan saudara-saudara. Si mbak ini ternyata orag Philipies asli! aru ketara ketika ybs berbicara dala bahasa Tagalog. Hadeuuhh. Oh ya, jajanan yang sedang dipersiapkannya ini salah satu jajana khas Philipies yang mirip jajanan khas Indonesia, madu wongso. Tapi ternyata isinya beda loh. Kalau kita kan madu wongso, kalau yang ini isinya mirip sagu keju.

Salah satu jajanan khas Philipines (lupa namanya)
Salah satu jajanan khas Philipines (lupa namanya)
Sayangnya pameran kuliner negara-negara ASEAN ini hanya bisa dinikati di hari pertama pembukaan saja. Peserta yang mengunjungi di hari lain tidak bisa ikut menikmati. Selebihnya pengunjung cukup puas menikmati pameran melalui foto-foto yang dipajang.

Pengunjung pameran asyik mengamati berbagai foto yang dipajang
Pengunjung pameran asyik mengamati berbagai foto yang dipajang


Ada lebih dari 40 foto yang dipamerkan. Semuanya menggambarkan keberagaman ASEAN. Menggambarkan kerjasama dan keakraban antar negara.

Ahhh, semoga ASEAN makin jaya, makin kuat bersatu, dan makin rukun antar anggotanya.

Sunday, August 21, 2016

Beli Kamera dapat CashBack? ShopBack-in aja

Beli Kamera dapat CashBack? ShopBack aja - Buat blogger, kamera itu bisa jadi salah satu penunjang dalam melakukan blogging. Ga afdol rasanya, nulis sesuatu tanpa bantuan foto atau video. Bisa aja sih cerita panjang lebar di blog tanpa menyertakan satu foto pun. Tapi, kog ya kayak sayur tanpa garam ya? Kurang "greget" gitu ya.

So, itu sebabnya, banyak blogger, apalagi yang sudah terjun secara profesional di dunia blogging, tak segan-segan mempersenjatai dirinya dengan kamera! Entah itu kamera ponsel, kamera saku, atau kamera digital.
Aksi para food blogger saat mengambil foto makanan
Aksi para food blogger saat mengambil foto makanan (dok. pri)

Kamera mana pun yang jadi pilihan, silahkan ditimbang-timbang mau yang mana. Sesuai budget dan kebutuhan pastinya. Teman saya, Putra Agung, seorang food blogger asal Bandung bisa membantu teman-teman memilih-milih kamera yang dibutuhkan. Pada blognya TheFoodxplorer, Agung memaparkan beerapa kelebihan dan kekurangan berbagai kamera. Koh Agung, demikian kami biasa memanggilnya, rajin sekali hunting kamera. Ga heran, beberapa food blogger sering bertanya kepada beliau, soalnya si kokoh yang baik ini, update banget soal kamera. Nah, tahu ga di mana koh Agung biasa ngintip kamera-kamera terbaru? Lazada! Hahaha. Ssstt, jangan sampai Lazada tahu ya :).


Foto lagi, lagi, dan lagi
Foto lagi, lagi, dan lagi


Waktu acara Harbolnas Desember lalu, kami-kami di kasih bocoran, mana-mana aja kamera-kamera di Lazada yang recomended yang layak dibeli yang harganya miring banget.

Huaahh, waktu itu sih saya sudah mau beli. Tapi apa daya, budget masih belum mencukupi. Huhuhu.

Eh, kog ya pas kemaren temen-temen heboh soal ShopBack, kog ya saya mendadak jadi keingetan lagi dengan kamera itu. Hm, kalau saya beli kamera via Lazada, tapi melalui ShopBack, kayaknya bakal hit banget nih. ShopBack ini semacam situs voucher gitu. Jadi kalau belanja di e-commerce seperti Lazada, Zalora, Bukalapak, Tokopedia, MatahariMall, Blibli, dll via ShopBack, bakal dapat diskon atau cashback sampai 30%. Nah nantinya cashback tersebut bisa ditransfer atau dicairkan ke rekenig bank pribadi. Duuuh kan jadi mupeng kalau gini.




Saya jadi menimbang-nimbang nih, kalau belanja di Lazada via Shopback, pasti bakalan hemat banget. Kalau kameranya diskon 30%, trus dapat cashback lagi 30%, bisa ngirit banyak yaa?

Hmmm, ini sungguh tawaran yang menggoda.

Tampaknya saya perlu konsultasi lagi nih ke Agung, beli kamera mana yang kece.

Belanja Hemat? ShopBack-in Aja!