Agoda

Saturday, December 8, 2018

Rental Mobil Saat Libur? Udah Coba TRAC?

"Teman-teman, ada yang tahu info rental mobil di Bali?"
"Teman-teman, punya info rental mobil di Jogja/Solo ga?"
"Teman-teman, mau dong info rental mobil di Medan" 

Begitulah beberapa pertanyaan yang kerap mampir di beberapa grup Whatsapp (WA) yang saya masuki. Rata-rata grup emak-emak sudah mulai sibuk dengan wacana dan info-info wisata menjelang libur sekolah di akhir bulan November lalu. Menjelang libur akhir tahun begini, pasti ada saja satu dua orang yang muncul dengan pertanyaan-pertanyaan seperti itu. Menanyakan info rental di suatu kota. Biasanya sih langsung ada yang nongol memberi info. Seringnya kami tak punya clue sama sekali, sehingga tak ada yang bisa membantu memberikan informasi. 

Selama ini saya juga sering kebingungan kalau mau liburan ke suatu kota, mikirin gimana transportasi kami selama di sana. Misalnya saat saya liburan naik kereta ke Lampung. Saat sampai di Lampung, kami berakhir kebingungan memilih transportasi untuk menuju beberapa kawasan. Memang sih, info dari beberapa teman di sana, sudah ada kendaraan online di kota Bandar Lampung. 



Tapi, jika kami ingin mengunjungi beberapa tujuan wisata, sepertinya ga efektif kalau bolak balik order dengan jarak jauh. Apalagi jika tujuannya ke luar dari kota Bandar Lampung, belum tentu ada yang mau mengangkut. Akhirnya, selama beberapa hari di Lampung, kami hanya main ke beberapa destinasi dalam kota saja. Padahal pengen banget deh main ke Pantai Pasir Putih, ke pulau Pahawang, atau menengok gajah di Way Kambas. Huhuhu. Semua tujuan itu adanya jauh di luar kota. Butuh transportasi khusus untuk ke sana. Kalau angkutan umum aja ga mungkin. Kalau punya mobil, akan lebih enak mampir-mampirnya. Berangkat pagi sekali atau terpaksa pulang agak sore pun tak khawatir. 

Kasus yang hampir sama juga terjadi ketika saya dan beberapa teman-teman Blogger Tangsel Plus hendak mengikuti Jelajah Banten Lama. Kami sempat kebingungan mencari rental mobil yang bisa digunakan untuk berangkat dari Tangerang Selatan, menuju kawasan Banten Lama. Saat itu rombongan kami hampir 30 orang.

 Tadinya berniat mencari bus sedang atau kendaraan sejenis minibus. Setelah sibuk cari sana sini, akhirnya kami rental mobil tetangga. Hahaha. Kebetulan ada tetangga baik hati yang mau meminjamkan mobilnya dan kami ajak jalan-jalan. Teman-teman lain pun begitu. Total akhirnya kami berangkat dengan 3 mobil tetangga. Hahaha

Memang deh, kalau lagi jalan-jalan, liburan, hal pertama yang terpikirkan, bagaimana transportasi di tempat tujuan?


Trac Astra Blogger Gathering


Selasa, 4 Desember 2018 lalu, bertempat di Eastern Oppulence, Jakarta Selatan, saya mendapat kesempatan mengikuti Blogger Gathering bersama TRAC Astra Rent a Car dan kompas


Febrian, travel blogger yang sudah malang melintang keliling berbagai kota selama 5 tahun terakhir, hadir sebagai salah satu narasumber pada siang itu. Febrian bercerita kalau Trac sangat membantunya saat sedang travelling ke suatu kota. Pemilik blog ceritafebrian.com yang sudah melanglang buana ke berbagai tujuan wisata dalam dan luar negeri ini mengaku, Trac membuatnya mudah berpindah dari satu destinasi ke destinasi lain *cmiiw.

Menurut Pak Riyadi, TRAC Rental Deputy COO, TRAC mempunyai banyak armada untuk rental mobil. Bahkan, tak hanya kendaraan sekelas SUV atau MPV, bus yang bisa mengangkut penumpang lebih banyak pun tersedia. Driver dari TRAC dijamin sudah tersertifikasi. Mereka adalah pengemudi handal yang paham Safety driving. Kendaraan yang digunakan pun rata-rata adalah kendaraan yang umurnya tak lebih dari 3 tahun. 

Rental mobil Trac ini dijamin bersih dan aman. Dilindungi asuransi dan garansi kendaraan juga. Kalau kendaraan yang kita sewa mengalami masalah atau rusak, pihak Trac akan memberikan mobil pengganti.

Pak Luthfi, TRAC Bus Services Branch Manager menjelaskan, TRAC punya banyak pilihan bus untuk disewa. Mulai small bus yang hanya berkapasitas 12 atau 15 penumpang, sampai Luxury bus yang menyediakan fasilitas mewah semacam meeting room, pantry, hingga kursi yang dilengkapi LCD, earphone, dan reflexology system. Wuiih, keren banget ya fasilitasnya. 

Bus sewaan dari Trac ini memiliki kelebihan, selain bersih, wangi, dan berAC sejuk, para awak bus juga dibekali pengetahuan wisata dan sedikit ilmu fotografi, so mereka bisa diminta foto-foto dan jadi guide sederhana.

Mba Sri Anindiati Nursastri, editor kompas.com travel menyebutkan, hal paling utama yang perlu disiapkan saat liburan adalah uang. Hohohoho, bener banget mbaa, liburan memang butuh uang. Mba Sastri memyebutkan, budget khusus untuk liburan ini mustinya sih udah disiapkan jauh-jauh hari, supaya bisa booking tiket dan akomodasi lebih dulu. Pesan tiket jauh-jauh hari itu keuntungannya bisa dapat harga lebih murah.


Promo Akhir Tahun TRAC Astra Rent A Car


Kalau biasanya perusahaan rental memanfaatkan momen peak season libur akhir tahun ini dengan menaikkan harga atau memasang harga tinggi, TRAC, salah satu anak perusahaan Astra yang fokus di penyewaan mobil ini justru menawarkan harga promo yang bikin mupeng. Lihat harga promo TRAC untuk self drive alias kendaraan lepas kunci ini bikin saya jadi pengen jalan-jalan. Hahaha.

Bayangkan, untuk penyewaan mobil sejenis Toyota Avanza selama 2 hari dengan bonus 1 hari, biaya yang dikenakan hanya Rp 1.100.000. Kalau sewanya 4 hari, dibonusin 2 hari, cuma Rp 2.200.000! Berarti seharinya ga sampai 400ribu!

Murah ga tuh?

Saya langsung pengen jalan-jalan ke Malang, mengunjungi adik saya dan menjelajah Bromo, pantai selatan Malang, dsb. Kepikiran juga pengen ke kawasan Banten, pengen ubek-ubek7
wilayah Pandeglang, Tanjung Lesung, atau pantai-pantai sekitarnya. Ahhh. Banyak maunya!

Promo ini berlaku untuk reservasi sampai 15 Desember 2018 aja, untuk pemakaian mulai 1 Desember 2018 - 13 Januari 2019. 

Reservasi bisa dilakukan via 
call center 021 877 877 87, 
chat WA 081111 77087

Khusus reservasi bus, hubungi
Bus call centre : 021 840 40 40
Email : reservasi.bus@trac.astra.co.id

Sunday, December 2, 2018

Sehari Jelajah Banten Lama, Wonderful Indonesia

Indonesia itu indah dan kaya. Setuju ga teman-teman? Kaya akan keindahan alamnya. Kaya akan keragaman adat istiadat, budaya, bahasa. Dan kaya juga akan sejarahnya. Wonderful Indonesia

Saking kayanya, saking banyaknya, seringkali ga menyadari kekayaan yang kita miliki. Lebih seringnya kurang aware akan keunikan dan keistimewaannya. Saking terbiasanya, membuat kita luput mengamati keindahan yang terpampang tak jauh dari tempat tinggal.

Contoh gampangnya gini. Sebagai warga Jabodetabek, seberapa banyak dari teman-teman yang sudah pernah mengunjungi Banten Lama? Pernah terpikir ga melipirnya ke Banten Lama, bukan cuma Bandung dan sekitarnya?

Kalau ada libur kejepit atau libur-libur long weekend, banyak yang bingung menentukan mau liburan ke mana. Padahal, tak sampai 3 jam dari Jakarta, ada kawasan wisata yang bisa dikunjungi hanya dalam sehari.


Banten Lama


Kawasan Banten Lama merupakan sebuah kawasan di daerah Serang, Provinsi Banten, yang menjadi daerah cagar budaya. Dulunya, kawasan ini merupakan pusat pemerintahan Banten.

So, di daerah ini terdapat beberapa situs-situs bersejarah dan ikon-ikon pemerintahan yang menarik untuk dikunjungi dan dipelajari sejarahnya.

Apa saja sih?


Ini beberapa tempat di Banten Lama yang wajib dikunjungi



Keraton Kaibon


Keraton Kaibon terletak di Kampung Kroya, Kecamatan Kesemen. Situs purbakala ini merupakan bagian dari Sejarah Kerajaan Islam di wilayah Banten

Keraton Kaibon sendiri berarti Keibuan, sesuai dengan sifat ibu yang lemah lembut dan penuh kasih sayang.


Keraton Kaibon, Banten Lama
Keraton Kaibon, Banten Lama (dok. pribadi)

Keraton Kaibon merupakan persembahan Sultan Syafiudin kepada ibunya, Ratu Aisyah. Sebagai wujud kasih sayang seorang anak kepada ibunya. 

Jangan berharap akan melihat bentuk bangunan utuh Keraton seperti di Jogja, Solo, atau Cirebon ya. Keraton Kaibon menyisakan puing-puing, akibat dihancurkan Belanda.

Walau tinggal puing-puing, situs bersejarah ini menyisakan keindahan. Sisa-sisa bangunan sangat menarik untuk diamati, apalagi bagi pecinta sejarah. Bangunan Keraton Kaibon terbuat dari susunan batu karang yang kokoh. Jika diamati lebih detail, akan terlihat guratan-guratan karangnya.


Keraton Kaibon, Banten Lama (dok.pribadi)
Keraton Kaibon, Banten Lama (dok.pribadi)

Sayang sekali, beberapa bagian dari situs bersejarah ini sudah tercemari oleh aksi vandalisme. Tangan-tangan jahil merusak obyek indah ini dengan coretan-coretan. Huhuhu. Duh, adik-adikku yang pintar, obyek wisata sebagus ini jangan dikotori dengan ulah usil kalian yaa. Kalau mau berkarya, cari sarana lain deh.


Pintu Paduraksa yang menghubungkan ruangan di Keraton Kaibon
Pintu Paduraksa yang menghubungkan ruangan di Keraton Kaibon


Keraton Surosowan


Penjelajahan pun berlanjut ke Pusat Pemerintahan Kerajaan Banten, Keraton Surosowan. Area ini bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 500m dari Keraton Kaibon.


Puing-puing sisa Keraton Surosowan
Puing-puing sisa Keraton Surosowan

Hampir sama kondisinya dengan Keraton Kaibon, Keraton Surosowan yang dikelilingi benteng setebal 5m ini pun pernah dihancurkan Belanda. Keraton ini sudah berkali-kali dihancurkan. Kehancuran terbesar terjadi pada abad ke-16 dan 18, hingga menyisakan puing-puing yang membuat penghuninya meninggalkan keraton.


Museum Kepurbakalaan Banten


Di sekitar komplek Keraton Surosowan, terdapat museum yang bisa dijadikan referensi untuk mengetahui sejarah Banten.

Ada banyak hal yang bisa dipelajari dan diamati di museum ini. Banyak sekali situs, arca, dan benda-benda peninggalan sejarah yang dipamerkan di museum ini. 



Kisah sejarah Bandar Banten di Museum Banten
Kisah sejarah Bandar Banten di Museum Banten

Bagi yang suka belajar sejarah dan senang dengan benda-benda bersejarah, tak akan puas berkeliling museum ini. Rasanya semua jadi menarik untuk dipelajari. Semua benda yang ditemukan oleh para arkeolog di daerah Banten, akan disimpan dan dipajang di museum ini. 

Ada satu hal yang menarik perhatian saya di museum ini, sejarah teknik pengolahan air bersih yang digunakan Keraton. Air dari sungai Cibanten dialirkan ke Danau buatan Tasikardi, dialirkan ke Keraton melalui sistem penyaring yang disebut pengindelan. Melalui penyaringan Pengindelan AbangPengindelan Kuning, hingga Pengindelan Mas, air dari Tasikardi baru dialirkan ke Keraton sebagai sumber air bersih.


Sejarah Teknik Pengolahan Air Bersih ala Pemerintah Kerajaan Banten
Sejarah Teknik Pengolahan Air Bersih ala Pemerintah Kerajaan Banten

Masjid Agung dan Alun-Alun Banten

Tak jauh dari komplek Keraton Surosowan dan museum kepurbakalaan, ada alun-alun di bagian utara dan masjid Agung di sisi Barat. 


Benteng Speelwijk dan Vihara Avalokitesvara


Lokasi Benteng Speelwijk tak jauh dari kawasan Masjid Agung dan Banten lama. Ya kira-kira 700 meter berjalan kaki. Persis di seberang benteng, terletak Vihara Avalokitesvara, vihara tertua di Indonesia.

Benteng Speelwijk adalah benteng yang dibangun pada masa penjajahan Belanda untuk menahan serangan VOC dari arah laut. Dulunya letak benteng ini persis berada di pinggir laut dan membuat penjajah kesulitan menembus kota Banten.



Salah satu spot di Benteng Speelwijk
Salah satu spot di Benteng Speelwijk


Bangunan Benteng maupun Keraton umumnya terbuat dari bata bakar dan batu karang. Jika diperhatikan lebih detail, sisa-sisa karang terlihat jelas di sela-sela bangunan benteng.



Batu karang sebagai salah satu bahan pembentuk Benteng Speelwijk
Batu karang sebagai salah satu bahan pembentuk Benteng Speelwijk

Sayang sekali, benteng bersejarah ini sepertinya belum dimaksimalkan fungsinya sebagai daerah wisata. Entah saking terbiasanya masyarakat sekitar beraktifitas di sini, entah saking cueknya mereka menganggap kawasan ini sebagai "rumah"nya sendiri? 

Area benteng terlihat semacam area menjemur padi, lapangan bola, lokasi angon kambing, sampai area Kerbau mencari makan? Hmmm. Mudah-mudahan akan segera dibenahi ya.

Mungkin hal ini perlu jadi perhatian pemerintah setempat ya. Sayang sekali jika cagar budaya yang potensi wisata sejarahnya cukup tinggi ini kurang dikelola dengan baik. 


Kerbau dan Benteng Speelwijk
Kerbau dan Benteng Speelwijk


Danau Tasikardi 

Danau ini letaknya agak jauh dari area situs keraton maupun benteng. Tapi, keindahan dan sejarah terbentuknya danau Tasikardi cukup menarik untuk dicermati. Apalagi jika membaca sejarah pengolahan air bersih di Kerajaan Banten yang ada di museum kepurbakalaan yang saya sebut di atas.


Danau Tasikardi (sumber : detikbanten)

Gimana? Seru kan? 

Apa temen-temen sudah pernah menjelajah kawasan Banten lama? 

Ga jauh dari Jakarta kog ini. Tak sampai 3 jam perjalanan jika menggunakan kendaraan pribadi melalui tol (arah Merak dan keluar di Serang), bis, atau kereta.


Mencapai Banten Lama Dengan Kereta


Oh ya, buat yang mau menjelajah Banten Lama menggunakan angkutan umum dari Jakarta, bisa menggunakan kereta Commuterline arah Rangkasbitung dari stasiun Tanahabang (jalur 5 atau 6). Bisa juga naik dari stasiun Palmerah, Kebayoran, Pondok Ranji, Jurangmangu, Sudimara, Rawabuntu, Serpong, dst. 

Waktu tempuh Tanahabang - Rangkasbitung 2 jam. Biayanya 8 ribu, atau 18 ribu jika menggunakan kartu harian berjaminan. Kalau dari Serpong & Rawabuntu 6ribu.

Baca : Jadwal kereta merak

Sesampainya di stasiun Rangkasbitung, sambung naik kereta lokal ekonomi arah Merak. Keluar stasiun dulu untuk beli tiket seharga 3 ribu. 

Turunnya di stasiun Karangantu yaDari stasiun Karangantu bisa menjelajah daerah Banten Lama, mulai Kaibon, Surosowan, Alun-alun, Masjig Agung, dsb. Bahkan bisa juga ke pelabuhan Karangantu.

Saran saya, berangkat pagi-pagi dari Jakarta supaya bisa dapat spot indah di kawasan Banten Lama.

Gimana? Siap jelajah keindahan Indonesia? Wonderful Indonesia?

Atau punya cerita keindahan Indonesia lainnya? Ikut yuk lombanya Wonderful Indonesia. Hadiahnya 2 mio lho. Mantab kan?



Thursday, November 29, 2018

Naik Kereta & Lomba Sekretariat Kabinet

Siapa sangka ya, jalan-jalan naik kereta bisa membawa saya menjadi peserta lomba dan jadi salah satu pemenangnya.

Ceritanya saya dapat info tentang lomba media sosial yang diadakan Sekretariat Kabinet pada awal November 2018 lalu. Ada lomba mengisi teka teki silang yang diadakan di facebook. Ada lomba bikin foto meme di Instagram. Ada juga lomba di twitter. Semuanya dalam rangka menyambut hari Pahlawan.

Temanya sama, tentang #PahlawanMasaKini. Lomba ini memang diadakan dalam rangka menyambut hari Pahlawan. Para peserta diminta menyebutkan kriteria Pahlawan Masa Kini versi masing-masing. 

Berhubung temanya tidak terlalu sulit, saya mencoba ikutan. Soalnya saya nyesel ga ikut periode lomba #MenujuIndonesiaMaju yang pertama diadakan Sekretariat Kabinet di awal tahun 2018, sekitar bulan Februari-Maret-April. Waktu itu malah ada lomba blog dan vlog juga di bulan Juli-Agustus 2018. Hadiahnya tabungan Mandiri senilai total jutaan. Sayangnya, saya melewatkan hadiah-hadiah kece itu..huhuhu.

Sekarang, saya ga mau melewatkan lagi, secara ngebet banget sama hadiahnya. Bayangkan aja, lomba di facebook dan Instagram berhadiah tabungan Bank Mandiri senilai 1 juta/orang. Pemenangnya ada 10 orang. Kesempatan menangnya itu lho, besar, pemenangnya ada banyak, jadinya pengen banget ikutan. 

Yang bikin saya tambah pengen ya tentu saja lomba di twitter. Hadiahnya lebih fantastis. Masing-masing pemenang mendapatkan tabungan Bank Mandiri senilai 2 juta. Untuk 10 pemenang juga. Gimana ga bikin pengen coba. Tiga-tiganya saya ikuti. Hahaha. Kali-kali rejeki kan ya.

Sehari sebelum deadline lomba, saya berpikir keras, nyari strategi supaya bisa ikut dan menang lombanya. 

Eh kog ya saat sedang jalan-jalan naik kereta commuterline, pandangan saya tertumbuk pada sosok petugas PKD. Hmm si mas -mas PKD ini nih, cocok jadi pahlawan masa kini. Sebagai penumpang setia kereta, saya sering banget tertolong oleh mereka. 

Pernah saya nyaris pingsan karena naik kereta di rush hour pagi, baru sarapan sedikit, trus ga kuat melawan arus dorong-dorongan pagi hari saat akan naik eskalator di stasiun Tanah abang. Petugas PKD ini lah yang kemudian menyuruh saya masuk barisan prioritas untuk bisa naik tangga eskalator. Petugas PKD yang menyediakan tubuhnya sebagai tameng, menahan dorongan penumpang yang dengan ganas berebut naik eskalator.

Mereka juga yang dengan ramah akan menjelaskan tentang rute, siap sedia dengan berbagai obat, membangunkan penumpang saat sampai tujuan akhir. Pokoknya, mereka ini pahlawannya penumpang commuterline. Apalagi bagi para ibu hamil, ibu yang membawa balita, maupun lansia. Mereka akan sibuk mencarikan bangku dan mencolek penumpang non prioritas untuk memberikan bangku jika kursi prioritas penuh.

Secara ga sengaja saya mendapat momen pas untuk menunjukkan petugas PKD yang sedang membantu penumpang. Kebetulan saat itu kereta sedang berhenti di stasiun dan si penumpang ini sedang galau mau turun di stasiun mana. 





Saya ga tahu persis dialog mereka, tapi ya kira-kira seperti itu percakapannya. Dialog imaginer itu pun saya buatkan meme dan ikut lomba meme di Instagram. Khusus twitter juga saya ikutkan dengan versi berbeda.


Saking ya semangat banget pengen menang, saya buat lagi twit tentang pahlawan masa kini

Eh ternyata nyangkut juga twit yang saya buat sebagai salah satu pemenang. Alhamdulillah.




Terima kasih Sekretariat Kabinet. Semoga terus #MenujuIndonesiaMaju. Semangat. 

Mudah-mudahan tahun depan ada lagi ya. Siapa tahu bisa ikut lomba dan hadiahnya bisa buat bayar uang masuk sekolah Ferdi dan Falda *ehhh *ngarep. Namanya juga do`a, boleh kan ya? *iyain aja deh, biar seneng , ye kan?

Tuesday, November 20, 2018

Nonton Sirkus The Great British di BSD

Ada yang masa kecilnya dulu pernah nonton sirkus? Cung. Saya dulu waktu kecil-kecil sering nonton sirkus. Ya, rasanya sih dulu orang tua saya sering mengajak keempat anaknya nonton sirkus. Mulai dari sirkus yang ada atraksi hewannya, sampai yang ga ada atraksi hewan. Pengalaman menonton sirkus langsung itu begitu berkesan bagi saya dan adik-adik. Kami jadi bisa melihat langsung aksi akrobat hewan maupun manusia.

Sayangnya, setelah menikah dan punya anak, saya malah belum pernah nonton sirkus lagi. Serius? Iya, serius. Hahaha. Seingat saya, kami memang belum pernah sengaja menonton sirkus. Ya, kalau sekedar pertunjukan akrobat hewan sih sudah pernah beberapa kali. Tapi khusus sirkus besar dengan atraksi lompat melompat gitu belum pernah. Paling banter kami menyaksikannya melalui layar kaca. Kasihan ya?

Saya sendiri baru sadar kalau belum pernah mengajak anak-anak menonton sirkus langsung ke lapangan, bertemu badut-badut, atau pemain sirkus.

The Great British Circus


So, begitu mendengar The Great British Circus sedang show di daerah BSD, saya antusias banget pengen nonton bareng Falda dan ayahnya. Pengennya sih ngajak Faldi dan Ferdi juga, sayangnya ga memungkinkan mengajak mereka nonton langsung.


Pintu gerbang masuk The Great British Circuss
Pintu gerbang masuk The Great British Circuss

Sirkus besar asal Inggris ini tampil di BSD dihadirkan oleh Sinar Mas Land untuk warga BSD dan sekitarnya. Lokasi pertunjukan berada di Greenwich Park, BSD. Lokasi ini ada area cluster yang sedang dikembangkan Sinar Mas Land, Caelus.

Oh ya, beberapa sirkus asal luar negeri sekarang ini sudah jarang melibatkan hewan dalam pertunjukannya. Beberapa aktivis dan yayasan pecinta hewan banyak yang melakukan protes terhadap pertunjukan semacam ini. Mereka dianggap mengeksploitasi dan menyiksa hewan. Menyiksa hewan? 

Yap, untuk menjadikan seekor hewan patuh dan menurut pada perintah pelatihnya, ada yang "disiksa". Entah dilecut, dipukul, atau berbagai penyiksaan lain. Kalau gajah kadang dilecut menggunakan kayu yang ujungnya dipakaikan pengait *cmiiw. Huhuhu, kasihan? Yap, prihatin. Tapi, ga semua seperti itu kog. 

Untung lah The Great British Circus tidak melibatkan hewan sama sekali. Kalau pun ada hewan-hewan dalam pertunjukannya, itu adalah hewan dalam bentuk boneka atau kostum.

Atraksi Circus


Pada pembukaan show ditampilkan atraksi tarian dan nyanyian khas bergaya Inggris. Penyanyi yang sekaligus host acara ini juga menampilkan beberapa atraksi memukau, hula hup dengan beberapa ring besi tipis.

Show selanjutnya menampilkan beberapa atraksi akrobat, mulai akrobat sendiri, berpasangan, menggunakan tali, melompat, dsb. Semuanya bikin saya takjub dan melongo sepanjang pertunjukan. Wis, ga rugi banget lah saya menyisihkan waktu hampir 2 jam untuk menonton sirkus ini

Ada show yang menampilkan seorang penari perempuan yang menari di udara dan menggunakan sanggul cepol di rambutnya sebagai pengait tali penggantung. Rambutnya jadi tumpuan beban! Kebayang rambutnya ditarik-tarik. Ajaibnya, sang penari tampak lihai menari dan berputar-putar dengan luwes dan indah, tak tergambar beban di rambutnya.

Ada show khas sirkus, Trapeze, pemain saling melompat dan menggenggam di udara. Di bawahnya di pasang jaring besar sebagai pengaman sekaligus sarana mereka melompat secara estafet.

Hal yang paling menarik adalah munculnya para badut sebagai intermezo dan hiburan. Keberadaan mereka sukses bikin mules. Ketawa ga habis-habis. Mereka juga ramah banget, turun ke tribun penonton. Falda pun bisa minta foto bareng.




Pada akhir pertunjukan, ditampilkan atraksi 2-5 sepeda motor yang saling berkejaran dan "menari" dengan harmoni di dalam sebuah bola jaring raksasa.


The Great British Circus dan seluruh pemain
The Great British Circus dan seluruh pemain


Jadwal Show dan Harga Tiket


Pada hari kerja, weekday, pertunjukan hanya ada 2x, pukul 16.00 dan pukul 19.00. Pada saat weekend, pertunjukan menjadi 3x, pukul 13.00, 16.00, dan 19.00.

Harga tiketnya mulai dari 150 ribu untuk kelas silver, sampai 350 ribu untuk yang premium dan bisa duduk persis dekat panggung utama dan bisa berinteraksi dengan para pesulap.

Oh ya, kalau nonton, segera aja guys, sirkus ini cuma hadir sampai tanggal 2 Desember 2018. So, buruan gih.

Saran saya nih, kalau kalian hobi foto-foto, gunakan kamera yang bagus untuk low light, jadi hasilnya bisa cakep. Saya kemaren ga kepikiran ini, jadi hasil fotonya ga ada yang cakep, hahaha.




Jangan khawatir kan cemilan atau jajanan ya, di area tersebut banyak jajanan enak, mulai popcorn, hotdog, sampai roti breadt*** 

Selesai acara, kami langsung meluncur ke toilet yang terletak di gedung marketing galery Caelus, jadi bersih dan nyaman. Ada ruang sholat juga disediakan untuk sholat Maghrib. Maklum, jadwal show pas di jam-jam sholat. Ashar, Maghrib, Isya.

Sunday, November 11, 2018

Piknik Keluarga ke Go Wet Grand Wisata Bekasi

Piknik itu kalo cuma sendiri rasanya kog kurang seru ya? Kurang ada gregetnya. Masih mending piknik bareng temen. Lebih asyik lagi sih kalau pikniknya bareng keluarga. Akan lebih terasa bondingnya.

Kegiatan liburan yang dilakukan bersama-sama itu akan terasa menyenangkan dan membahagiakan. Lepas stres dan beban.

Walau lepas stressnya cuma sebentar, tapi lumayan lah, tiap orang butuh menyeimbangkan hidup. Biar ga stress ngejar-ngejar duit atau stress belajar.

Minggu lalu, 4 November 2018, saya, mas Suami, dan Falda melanglang jauh ke daerah Tambun, Bekasi.


Arena Go!Splash, cocok untuk anak-anak, Go Wet Grand Wisata Bekasi
Arena Go!Splash, cocok untuk anak-anak, Go Wet Grand Wisata Bekasi 


Bukan tanpa alasan kami jauh-jauh (nyaris 70km) menyasarkan diri naik turun kereta dari Tangerang Selatan. Kebetulan hari itu kami menghadiri Blogger Gathering yang diadakan Sinar Mas Land di wahana wisata Go Wet yang berada di dalam kawasan perumahan Grand Wisata Bekasi.

Wuaah, siapa yang tak senang ikut blogger gathering nun jauh di luar kota sana dan dibolehkan mengajak serta keluarga sambil menikmati wahana wisata permainan air (waterpark) terbesar di Indonesia. Duuh, ini judulnya piknik yang asyik.



Naik Commuterline dari daerah Serpong


Kami berangkat dari stasiun Rawabuntu, transit di stasiun Tanahabang menuju Manggarai. Saat tiba di stasiun Manggarai, seharusnya naik kereta tujuan Cikarang di jalur 4. Cuma sayangnya, kami ketinggalan setengah jam. Kereta yang melewati stasiun Tambun ini baru akan tiba di Manggarai dalam waktu 30 menit berikutnya.

Takut terlambat, kami putuskan naik kereta yang hanya sampai stasiun Bekasi saja, lanjut kendaraan online atau taksi.

Singkat cerita, kami sampai stasiun Bekasi dan langsung order mobil online menuju Go Wet Grand Wisata Bekasi.

Setelah sampai Go Wet, tukar gelang, kami langsung masuk ke area Go Wet.



Gelang Biru untuk membeli makanan minuman di arena Go Wet
Gelang Biru untuk membeli makanan minuman di arena Go Wet


Kami langsung bagi tugas. Saya masuk area gathering, suami langsung menemani Falda yang udah ga sabar mau nyemplung dan puas-puasan main air.

Kebetulan Falda dan suami ini cucok banget kalau udah urusan main air. Mereka betah berjam-jam berada di kolam. Sementara saya orang yang males basah-basah kedinginan. Jadi ayah anak ini langsung menuju kolam.



Blogger Gathering


Acara Gathering pagi menjelang siang itu dihadiri oleh hampir 50an blogger beseta keluarganya. Para blogger dijelaskan tentang Go Wet plus Grand Wisata, perumahan yang jadi lokasi Go Wet.



Blogger Gathering Go Wet Grand Wisata Bekasi
Blogger Gathering Go Wet Grand Wisata Bekasi


Selesai pemaparan, kami diajak keliling komplek Grand Wisata yang luas. Diajak lihat-lihat beberapa area bisnis, area food court, sampai Marketing Galerinya Grand Wisata. Di marketing gallery ini ada maket super besar yang memperlihatkan gambaran kawasan Grand Wisata ini. 




Blogger sibuk memperhatikan maket yang luas dan penjelasannya
Blogger sibuk memperhatikan maket yang luas dan penjelasannya


Ada juga maket kecil yang menunjukkan beberapa type rumah. Area grand wisata yang luas ini ternyata terdiri dari beberapa cluster. Area perumahan, dipisahkan dengan area pertokoan. Area pertokoan sengaja dibangun khusus dengan penyediaan tempat parkir yang memadai agar tidak mengganggu mobilitas warga. Masih ada beberapa area yang belum dibangun sepenuhnya.

Konsep green living diterapkan penuh di Grand Wisata ini. Banyak pepohonan di sepanjang trotoar dan pembatas jalan. Ada spot-spot hijau juga yang sengaja dikosongkan khusus untuk ditanami berbagai pohon. Grand Wisata ingin membangun konsep bahwa tinggal di Bekasi tak harus panas! Dan memang saya ga merasakan hawa panas selama berjalan-jalan di kawasan ini.

Setelah keliling Grand Wisata Bekasi, kami balik kembali ke Go Wet. Saya udah deg-degan khawatir suami dan Falda kelaparan, secara gelang makanannya sama saya.



Food Court


Selesai blogger gathering, kami langsung makan siang. Khusus Falda dan suami, saya belikan nasi Padang Sederhana yang ada di area foodcourt. Harganya cukup affordable kog. 1 box nasi lengkap isi nasi, rendang, sambal, sayur cuma 30ribuan. Sekotak Pizza pun hanya dihargai Rp 30.000 saja. Aneka jajanan dan makanan berat cukup tersedia di arena ini.

Pengunjung memang tidak dibolehkan membawa bekal makanan yang dikhawatirkan mengotori arena kolam. Sebagai pengganti, pihak Go Wet menyediakan arena khusus makanan, foodcourt dengan harga yang relatif terjangkau untuk kawasan wisata. Harga secangkir coffee late aja cuma Rp 12.000.




Foodcourt Go Wet Grand Wisata Bekasi
Foodcourt Go Wet Grand Wisata Bekasi

Oh ya, semua transaksi jual beli makanan minuman di area Go Wet ini menggunakan gelang khusus yang berisi saldo tertentu. Ada gelang kuning yang bisa diisi saldo dan sisanya bisa kembali cash. Ada gelang biru yang bisa diisi saldo tapi sisanya ga bisa kembali.

Kenyang makan siang, kami istirahat sebentar sebelum mulai nyebur lagi.



Menikmati Aneka Wahana Air di Go Wet


Falda yang paling antusias mengajak saya untuk nyebur ke kolam ombak. Cuma saya ga bawa baju renang, jadi saya cuma nemenin aja di pinggiran kolam. Untungnya sih di arena Go!Wet ini ada banyak sekali Lifeguard yang selalu siaga mengawasi di pinggiran kolam, jadi tenang juga main airnya.


Begitu suami selesai istirahat, mereka langsung merancang naik seluncuran lagi, mulai Go!Fast, Go!Flash, Go!Speed, Go!Sprint, Go!Spin, sampai Go!Twist. Saya mah bagian shooting aja.



Arena Go!Fast, Go!Flash, Go Speed Go!Sprint
Arena Go!Fast, Go!Flash, Go Speed Go!Sprint


Ga puas cuma sekali, Falda sampai naik berkali-kali. Bahkan naik sendiri saat ayahnya udah capek naik turun. Hahaha. Dasar anak-anak ya. Energinya ga abis-abis. 




Main kolam ombak Go!Wave, seluncuran semacam Go!Flash, malas-malasan di Go!Lazy, dsb, puas dimainkan Falda dan suami hari itu.

Go Lazy sebenarnya cocok buat saya yang malas main air, cukup berbaring di pelampung yang disediakan gratis oleh Go Wet di sepanjang area, bisa puas deh keliling-keliling mengikuti arus tipis-tipis sambil menikmati pemandangan Go Wet.




Arena Go!Lazy, Kolam arus yang tenang
Arena Go!Lazy, Kolam arus yang tenang

Hanya 1 seluncuran aja yang masih membuat Falda penasaran. Area seluncuran dengan ban pelampung untuk 3 orang, Go Twist!




Arena Go!Spin dan Go!Twist
Arena Go!Spin dan Go!Twist

Falda sampai memaksa-maksa saya untuk nyemplung supaya kami bisa naik wahana Go!Twist.

"Ayo lah bund, kita naik yang bertiga. Ntar bunda pakai celana Falda aja"


Saya memang tidak berniat berenang karena sedang tidak fit jadi gak bawa baju ganti. Ga berani turun ke air, apalagi ikut main seluncuran yang muter-muter gitu, takut mual. Sehari sebelumnya saya muntah-muntah karena masuk angin. Berhubung sudah janji mau piknik keluarga, Falda pun selalu ga sabar mau jalan-jalan dan main air, saya pun memaksakan diri berangkat, walau ga ikut main air. Untung ayahnya doyan main air juga, jadi Falda ada temennya.

Sebenarnya sih saya tergoda untuk ikut main bersama Falda dan ayahnya, tapi kepikiran ga bawa baju ganti dan takut basah-basahan malah tambah masuk angin.

"Ayo lah bund, enak kog, ntar pakai celana Falda aja buat basah-basahan, kan ada satu lagi tuh"


Kalau bukan karena udah keburu sore dan hari Seninnya Falda harus berangkat sekolah pagi sekali, Falda ga akan mau diajak pulang. Bayangkan Falda bermain air nyaris sejak jam buka wahana, jam 10.



Jam Buka Tutup dan Paket Promo


Pada hari Sabtu-Minggu (weekend) Go Wet memang buka lebih pagi dan tutup lebih malam jam 09.00 - 20.00. Sedangkan di hari kerja (weekday), Senin-Jum'at buka dari 10.30-18.30.

Menjelang jam 4, setelah bersih-bersih, sholat, kami pun pulang dengan perasaan puas dan kesan yang mendalam. Musholanya yang luas dan berada di dalam wahana membuat kami ga harus jauh-jauh keluar masuk. Semua tersedia di dalam.



Lorong menuju Go Wet Grand Wisata Bekasi
Lorong menuju Go Wet Grand Wisata Bekasi

Jadi pengen ke sini lagi. Intip-intip di webnya Grand wisata, banyak promo murah meriah. Promo Senin hemat, cuma Rp 50.000 aja. Ini asli bikin mupeng banget. Jadi kepikiran pengen ke sini kalo lagi iseng, secara jauh banget harganya dibanding harga Weekend yang dibanderol Rp 225.000/orang.

Promo pelajar di weekday juga cuma Rp 50.000. Padahal tiket normal di Weekday itu Rp 150.000.

Ada juga promo weekday, buy 1 get 2 (bayar 1 untuk 2 orang) jika bayar menggunakan kartu bank, BCA, Mandiri, BNI, Permata.

Ada juga paket Super 4, 4 orang cuma bayar tiket Rp 300.000 yang hanya berlaku saat weekday. Selengkapnya baca di http://gowet-grandwisata.com/info-terbaru/


Gimana? Asyik kan? Cobain deh teman-teman, pasti seru juga

Regards - Maya Siswadi

Friday, November 2, 2018

Bertualang menjelajah Mandiri Karnival 2018

Sabtu sore itu, 21 Oktober 2018, saya dan beberapa teman blogger, mba Utie, Elly, Shinta, Anastasye, Said, Tommy, Rudi, Sally, Anne, jalan-jalan ke kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat. Kami antusias banget ingin menyaksikan sebuah puncak acara keren yang diadakan dalam rangka menyambut ulang tahun Bank Mandiri yang ke 20, Mandiri Karnival 2018.

Mandiri Karnival 2018 ini diadakan setiap tahun. Bisa dikatakan kalau acara ini jadi acaranya "anak-anak Mandiri". Hampir semua peserta yang hadir adalah karyawan bank Mandiri dari seluruh wilayah Jabodetabek. Para Mandirian yang hadir berjumlah hampir 10.000 orang. Kebayang ya rame dan hecticnya. Khusus malam itu, mereka semua menggunakan kaos seragam berwarna hitam dengan tulisan berwarna perak di bagian dada, Mandirian.



Sebagian Mandirian yang hadir ada yang menggunakan topeng, ada yang menggunakan atribut atau bendera.

Panggung megah di sisi Timur venue sudah disiapkan untuk acara puncak dan tampilnya beberapa artis.

Saat masuk ke arena acara, saya dibuat takjub dengan begitu banyaknya Mandirian berkaos hitam seliweran di depan mata. Ribuan orang bhooo tumpek blek. 

Mau makan aja ngantrinya ga habis-habis. Padahal banyak jajanan enak yang pengen dicicipi dan ngumpul jadi satu di area jajanan sisi Selatan dan Utara. Ada Breadtalk, Kopi Tuku, Bebek Dhower, Durian, J-CO, dsb. Ada sekitar 20 food truck yang disediakan Bank Mandiri dalam Mandiri Karnival 2018 ini. Sejak sore aja antri makanannya udah ampun-ampunan. Apalagi menjelang malam, tambah ga terkejar.


Saya pengen banget icip-icip makanan dan jajanan yang ada di sana. Melihat food truck yang parkir itu asli bikin ngiler, pengennya dicobain semua. Tapi apa daya, ngantrinya ga nahan. Mungkin karena Mandirian yang hadir dibekali voucher, jadi aja rela antri, sementara para pengunjung umum tampaknya harus bersabar atau cari makanan lain aja diluar, hahaha.



Selain dipenuhi berbagai jajanan kekinian, area Mandiri K

arnival 2018 juga dimeriahkan dengan aneka booth permainan. Mulai booth Carousel yang cocok buat anak-anak, Red Rotation dan Bull Challenge buat yang mau uji nyali, sampai booth Face Painting dan temporary Tatoo.

Hebatnya, di lokasi Mandiri Karnival 2018 ini juga disediakan Mushola yang memadai. Ada dua tenda besar yang terpisah untuk menampung jamaah laki-laki dan perempuan. Alhamdulillah saya bisa sholat Ashar maupun Maghrib dengan tenang. Mukena untuk jamaah perempuan tersedia cukup banyak, jadi ga perlu ngantri lama untuk pinjam mukena. Sendal untuk wudhu pun tersedia cukup banyak. Keren lah ini untuk urusan Sholat, bisa tenang beribadah.

Setelah puas berkeliling, saya pun konsentrasi nongkrong di depan panggung, menyaksikan artis-artis menampilkan aksinya. Mulai dari Gigi, Tipe-X, sampai Saykhoji. Yang paling seru ketika saya menyaksikan penampilan Saykhoji di dekat area panggung utama. Saat lagu andalannya Pager ditampilkan, itu para mandirian yang ada di dekat saya spontan pada joget-joget. Ga yang tua, yang muda pun ikut joget-joget, menggoyangkan tubuh dan menggoyang-goyangkan tangannya ke atas. 


Sepertinya malam itu jadi sarana mereka melepas stres. Ga ada lagi istilah jaim-jaiman. Semua turut larut dalam acara. Termasuk para pejabat Bank Mandiri yang hadir pun ikut menikmati acara, berjoget mengikuti irama lagu Saykhoji.

Sampai pada puncak acara, Pak Tito, dirut Bank Mandiri menyampaikan, Bank Mandiri kini akan mulai dengan babak baru, bekerja dengan slogan 101, 1 cinta, satu hati. Bekerja dengan sepenuh hati.

Ah, selamat ulang tahun Bank Mandiri yang ke 20. Semoga Bank Mandiri makin eksis dan sukses. Terus bermanfaat bagi bangsa Indonesia.

Wednesday, October 31, 2018

Bersiap-siap Menuju Road To Dubai 2020

Wohoo, mau ke Dubai buuuk? Aamiin. Aamiinkan aja ya teman-teman. Kali-kali saya dapat kesempatan jalan-jalan ke Dubai, ya ga?



Ngomong-ngomong soal Road To Dubai 2020, ini adalah salah satu agendanya Astra di 2020 nih. Astra merupakan salah satu sponsor utamanya.

2020 kan masih lama banget ya, kog udah diprogram aja sih?

Oho, jangan salah guys, 2020 itu ga lama untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk ditampilkan di Exhibition skala International.

Pak Wiwie Yudiantyo, direktur PT. Astra Digital International menyatakan kalau Astra sedang bersiap-siap untuk menuju Road to Dubai 2020. Ini disampaikan Pak Wiwie pada Jum'at, 26 Oktober 2018 lalu di ICE BSD.

Sampai saat ini Astra digital sudah banyak melakukan inovasi dibidang digital. Mulai aplikasi untuk pemesanan perbaikan kendaraan, asuransi, dan berbagai aplikasi otomotif lainnya. Misalnya aplikasi Sejalan yang diharapkan menjadi solusi dalam mengatasi kemacetan.


Wiwie Yudiantyo, direktur Astra Digital Indonesia


Aplikasi sejalan memungkinkan calon penumpang untuk bisa ikut mobil yang sejalan dengan tujuannya. Misalnya ada mobil yang ke arah Blok M nih, kita bisa ikut mobil tersebut dengan apply melalui aplikasi. Asyik ya. Bisa share ongkos bensin biar sama-sama enak. Kalau mau ke luar kota atau mudik juga asyik nih kalo gini.

Pak Eko Suhartanto,Ph.D, Managing Director of Business Venture and Development Institute Prasetya Mulya University menyebutkan, generasi muda kini, generasi digital yang harusnya sih bisa lebih berkembang lagi inovasinya.


Pak  Eko memberi beberapa contoh-contoh inovasi yang fenomenal. Contohnya memanfaatkan limbah karung goni menjadi sepatu fantovel. Inovatif kan?

Ada banyak hal yang bisa diolah menjadi produk inovatif. Semua ini bisa berpotensi meningkatkan pendapatan negara. Bisa meningkatkan devisa juga jika produknya bisa diekspor. Bahkan, Pak Eko juga memberi contoh adanya sebuah perusahaan yang "kerjanya" memproduksi dan mengeksekusi sebuah ide. Mereka yang melakukan riset, merancang blue print, memproduksi produk, hingga melakukan uji coba.

Pak Eko menghimbau para mahasiswa Multimedia Nusantara dan Universitas Prasetia Mulya yang menjadi peserta talkshow untuk menjadi anak muda yang kreatif dan inovatif. Siapa tahu karya mereka yang nantinya akan Road to Dubai 2020, right?

Ayo-ayo yang ngaku muda...punya karya inovatif apa nih untuk ditampilkan di Dubai 2020 nanti? Persiapkan yuuuk

Wednesday, October 17, 2018

Perubahan Kebiasaan Saat Travelling

Beberapa tahun terakhir ini, kegiatan travelling pada sebagian besar orang sudah jadi semacam kebutuhan. Sampai muncul anekdot "mainnya kurang jauh sih loe", atau "kurang piknik sih jadi begitu".

Kegiatan travelling, piknik, bukan lagi sekedar kegiatan sederhana yang ga perlu direncanakan. Pergi berlibur, jalan-jalan, jadi semacam kebutuhan untuk menyeimbangkan kehidupan. Saat sudah terlalu overload, liburan bisa jadi penyeimbang agar tak terlalu stress. 

Dari sudut kesehatan mental pun perlu lho pergi berlibur itu. Entah sekedar di dalam kota, atau kabur ke luar kota. Liburan akan membuat kadar ketegangan aliass stress menjadi lebih rendah. Balik-balik dari liburan pun jadi lebih fresh, bisa berpikir lebih jernih dan ketemu banyak ide.

So, siapa mau liburan?

Saya sebenarnya pengen lebih sering liburan ke luar kota. Tapi apa daya. Sejak anak-anak mulai sekolah, liburan ke luar kota baru bisa dilakukan saat libur sekolah tiba. Kalau mau maksa libur juga, nyari kalender dan lingkarin tanggal-tanggal long weekend atau hari kejepit *ehh.



Saat saya liburan ke Lampung beberapa waktu lalu, itu manfaatin libur maksa, hahaha. Kejepit bukan, libur sekolah apalagi. Tapi, berhubung udah overload, libur akhir tahun ga kemana-mana, pecah juga bisul. Musti jalan ke luar kota deh biar agak warasan. 

Masalahnya, suka ada aja perubahan kebiasaan saat travelling. terutama saat ke luar kota, Mulai perubahan pola tidur, perubahan pola makan, sampai perubahan pola buang air.

Seringnya sih saya atau suami jadi suka ngalamin sembelit kalau lagi travelling gitu. Kadang-kadang kami suka ga merasakan gangguan ini sih. Maklum lah, kalau lagi libur kan asyik-asyik aja nikmatin suasananya. Cuma, kalau sudah 2-3 hari gitu rutinitasnya terganggu, ya ga nyaman juga euyy. Perut jadi terasa ga nyaman. Mau makan banyak juga rasanya kog terasa penuh terus.

Walau udah minum air putih yang lumayan, sepertinya faktor stres ringan berada di tempat yang ga biasa, berhadapan dengan orang-orang baru, suasana baru, bisa jadi penyebabnya.

Inget-inget ada lidah buaya herbadrink di rumah biasanya bisa mengatasi gangguan pencernaan. Udah lah akhirnya cuss cari di salah satu midi market. Lihat-lihat di rak herbadrink ini ada varian lainnya, macam sari jahe dan temulawak. Tergoda mau beli juga, tapi akhirnya fokus sama lidah buaya aja dulu ahh.


Thursday, October 4, 2018

Umrohnesia, Solusi Aman Wisata Religi Umroh

Tak bisa dipungkiri, dengan jumlah penduduk muslim terbesar, kebutuhan untuk beribadah di Indonesia pun besar. Tak heran jika kita akan dengan mudah menemukan musholla dan masjid di mana-mana.

Haji dan umroh pun menjadi bagian ibadah umat muslim. Bedanya dengan ibadah lain, haji dan umroh menjadi ibadah eksklusif yang hanya bisa dilaksanakan oleh orang-orang tertentu. Hal ini karena menyangkut biaya pelaksanaanya yang tidak sedikit.

Agar bisa melaksanakan ibadah haji atau umroh, seorang muslim biasanya akan menabung dulu selama bertahun-tahun, agar bisa berangkat ke tanah suci, masjidil Haram. Kecuali, dapat rejeki nomplok, ada yang memberikan hadiah umroh, seperti yang dialami suami saya 3 tahun lalu.

Maklum lah, biaya berangkat ibadahnya ga murah. Biaya untuk berangkat beribadah umroh ada di kisaran 20 jutaan. Sementara biaya untuk berangkat ibadah haji lebih besar lagi, bisa mencapai ratusan juta rupiah, jika mengambil ONH plus.

So, bisa dibayangkan ya, bagaimana sedih dan kecewanya para calon jamaah ini, jika tidak berhasil berangkat haji atau umroh, akibat ulah biro travel yang tak bertanggungjawab. Seperti kasus beberapa biro travel beberapa tahun lalu.

Kasus biro travel nakal ini sedikit banyak memang mencoreng umat muslim, melukai hati banyak calon jamaah yang sudah susah payah mengumpulkan uang, menyisihkan rejeki, memeras keringat, demi umroh.

Tak ingin terjadi hal yang sama, sekaligus ingin memberikan rasa aman pada calon jamaah, Kunto Purbono menggagas platform digital yang memudahkan para nasabah untuk mencari biro travel haji dan umroh yang aman dan sesuai kebutuhannya.

Kunto Purbono, CEO Umrohnesia

Umrohnesia dihadirkan sebagai solusi aman bagi penggemar wisata religi.

Wisata religi? 


Yap. Ga bisa dielakkan, kini umroh sudah jadi bagian dari wisata religi. Wisata ruhaniah.

Jika berhaji hanya bisa dilakukan 1 tahun 1 kali. Pun dibatasi kuotanya, untuk memberi kesempatan pada calon jamaah yang belum pernah berhaji sama sekali. Sementara untuk bisa melakukan ibadah umroh, bisa dilakukan kapan saja di luar musim haji, sepanjang punya waktu dan dana.

Dulu, orang yang berangkat umroh itu jumlahnya masih hitungan jari. Kini, ghirah, hasrat untuk berangkat beribadah umroh makin meningkat, kalau tidak bisa dikatakan jadi trend. Berangkat umroh udah kayak mau pergi jalan-jalan. Wisata.

Malah tak jarang, ada beberapa travel biro yang memang menawarkan paket umroh plus wisata ke beberapa negara muslim terdekat dengan Mekah.

Adik ipar suami pernah umroh sekeluarga, suami istri dengan dua anak. Mereka ambil paket umroh + wisata ke Turki di akhir tahun yang bertepatan dengan datangnya musim dingin, sekalian merasakan salju.

Dapat ibadahnya, dapat juga jalan-jalannya.

Paket-paket Umroh semacam ini sudah semakin banyak ditawarkan oleh biro-biro travel haji dan umroh. Tapi, apakah paket-paket iti benar adanya? Bener berangkat ga? Nantinya diurusin ga sama biro travelnya?

Umrohnesia


CEO Umrohnesia, Kunto Purbono berkali-kali menyebutkan "Umrohnesia ini marketplace, ga beda jauh dengan toko-toko online yang ada. Ga beda jauh dengan platform travel yang terkenal itu"

Umrohnesia.co.id sebagai marketplace merupakan tempat berkumpulnya berbagai biro travel umroh & haji terdaftar dari seluruh Indonesia.

Hadirnya Umrohnesia.co.id ini memang berdasar besarnya potensi jamaah umroh di Indonesia. Pak Kunto menyebutkan, jamaah umroh di Indonesia ini mencapai 897ribu orang per tahun. Luar biasa kan? Tentunya orang sebanyak itu membutuhkan biro travel terpercaya yang pasti mengatur keberangkatan dan aktifitas ibadahnya.


Jaminan keamanan, kemudahan proses transaksi, hingga ragam pilihan waktu dan paket umroh menjadi kelebihan transaksi di Umrohnesia. 

Ada banyak biro travel legal yang sudah bergabung bersama Umrohnesia. Biro-biro travel ini lah yang akan menawarkan beragam paket kepada calon jamaah.


Pemberian plakat pada beberapa biro travel yang hadir


Jadinya enak kan? Kita bisa bebas memilih paket umroh dari beragam biro travel. Tinggal pilih deh mana yang paling cocok dan sesuai yang kita mau. Asyik kan?

Pada acara Launchingnya, Kamis 27 September 2018 lalu di hotel Alia Cikini, hadir juga Taufik Ismail yang membawakan puisi tentang kerinduannya pada ka'bah. 




Ahhh, bicara kerinduan pada tanah suci ini lah yang biasanya selalu memanggil-manggil para jamaah untuk kembali lagi, dan lagi. 

Saya yang belum pernah ke tanah suci pun selalu ingin datang. Semoga ada kesempatan dan rejekinya. Sekarang hunting-hunting aja dulu di Umrohnesia. Siapa tahu nemu paket murah, kece, tanggalnya pas. Kan tinggal klik, bayar, berangkat.