Agoda

Tuesday, April 23, 2019

Jalan-jalan Aman Bersama GOJEK

Jaman-jaman kuliah sampai belum menikah, saya ini hobi jalan-jalan sendirian ke beberapa kota. Tapi, sejak menikah, entah kenapa perlahan-lahan keberanian saya menciut. Apalagi sejak suami sering menemani atau mengantar saya ke mana-mana. Ia hampir selalu mengkhawatirkan saya jika terpaksa bepergian seorang diri. Tiap sebentar telpon, menanyakan keberadaan saya. Macam orang takut kehilangan istri *ehhh.

"Bund, kamu lagi di mana?"

"Bund, kamu pulang jam berapa?"

"Udah sampai mana bund?"

Sejak beberapa tahun terakhir, suami mulai berani melepas saya sendiri. Walau rasa khawatirnya masih cukup tinggi. Kalau saya belum pulang setelah maghrib, ia khawatir banget. Setiap ada undangan liputan Ramadhan yang wajib menghadiri acara buka puasa bersama, saya dan suami bisa berantem urusan ijin. Dia selalu khawatir saya kenapa-kenapa kalau pulang malam.

Sekarang, sejak ada ojek online (ojol), suami lebih berani mengijinkan saya pergi mengikuti acara yang pulangnya malam. Apalagi sekarang GOJEK, aplikasi Ojol favorit saya, sudah punya fitur keamanan baru, tambah yakin lah suami melepas saya sendiri tanpa kawalan.


Saya akhirnya dibolehin ikut acara nun di Cikarang sana yang pulangnya malam


Kalau mau jalan-jalan di luar kota yang belum pernah saya kunjungi pun jadi terasa lebih aman dengan naik GOJEK.


Fitur Tombol Darurat (Emergency Button)

Seneng banget saat tahu kalau GOJEK sekarang sudah punya tombol darurat. Tombol ini memang sengaja disediakan, agar para penumpang semakin merasa aman naik GO-CAR, layanan taksi online yang dipunyai GOJEK. Tombol ini disediakan agar dapat digunakan pada keadaan atau situasi darurat.

Tombol ini langsung terhubung dengan Unit Darurat GOJEK, lho. Unit Darurat ini siap melayani selama 24 jam selama seminggu, alias non stop, bisa dihubungi kapan pun!




Sejauh ini sih fitur tombol bantuan ini cuma ada di GO-CAR aja di seluruh Indonesia. Fitur yang satu ini belum ada di GO-RIDE. Mudah-mudahan akan segera ada, ya. Walau pun saya berharap ga akan pernah menggunakan tombol darurat ini.

Bagikan Perjalanan (Share Trip)

Enggak cukup dengan menyediakan tombol darurat saja, GOJEK makin memberikan rasa aman dan nyaman lebih bagi customer-nya dengan menyediakan fitur Bagikan Perjalanan alias Share Trip.





Wuah, fitur bagikan perjalanan ini berguna banget pastinya buat suami saya. Hahaha. Dia pasti akan bisa lebih merasa aman, karena yakin istrinya ada di tangan yang tepat, melalui perjalanan yang aman bersama babang GOJEK. Buat orang yang khawatiran kayak suami saya, fitur begini memang wajib banget. Hahahaha. Dia bisa ngecek perjalanan saya melalui link yang saya share via WA.




Fitur ini bisa di-share ke WA, LINE, atau sms juga. Bisa tahu titik penjemputan dan tujuan, info tentang driver, nama, nomor polisi, dan jenis kendaraannya, plus orang yang kita share akan langsung menerima dan tahu lokasi saya sekarang. Jadi bisa banget memantau perjalanan kita ke lokasi mana aja. Aman nih kalau mama saya naik GO CAR sendirian.




Kalau fitur ini sudah bisa buat GO CAR dan GO RIDE di seluruh Indonesia.

Driver Jempolan

Saya pernah iseng nanya sama driver GOJEK yang saya naiki "Pak, saya perhatikan rata-rata driver GOJEK itu sopan-sopan dan selalu melayani customer dengan baik, apakah mereka mendapatkan pelatihan?"

Jawaban sang driver saat itu "Jelas bu, karena dari awal kami sudah diberikan modul dan serangkaian pelatihan dan program edukasi dari GOJEK"

Aih, pantes rata-rata driver GOJEK yang saya naiki selalu bersikap ramah dan sangat baik. Menyapa dengan sopan dan berkendara dengan aman. Saking amannya, beberapa driver GO RIDE yang saya naiki membawa saya dengan kecepatan standar, mungkin sekitar 30-40km/jam aja, walaupun di jalanan yang tak terlalu padat. Kalau sedang buru-buru jadi terasa lamban, hahaha. Kadang jadi mikir, jalannya santai begini, apa karena bawa nenek-nenek ya? *emak baper

Mama saya pernah kelupaan membawa buah yang sedianya ditujukan untuk Buliknya mama yang tinggal di Bekasi. Saat sedang di dalam kereta, kami baru ingat kalau mama harusnya membawa pisang. Ya sudahlah, mau dikata apa, anggap aja rejeki tukang GOJEK, walaupun ├▒yesek. Ternyata, saat kami pulang, kantong belanjaan berisi pisang itu sudah menggantung di depan pintu rumah. Subhanallah, kok ya drivernya kepikiran balik lagi ke rumah mama dan mengembalikan pisang ya?

Ini yang menyebabkan saya cinta mati sama GOJEK, hahaha. Saya hampir enggak pernah ketemu driver judes bin jutek. Selalu bertemu driver ramah yang menyapa dengan sopan "Selamat malam Kakak, mau pakai masker?" Ahhh, buat buibu yang anaknya sebentar lagi sweet seventeen, dapat sapaan Kakak itu kebahagiaan tersendiri, lho.

Rupanya, GOJEK memang memberikan pelatihan berkendara, safety driving, plus attitude kepada driver-drivernya. Bersama Rifat Driver Labs, GOJEK melakukan pelatihan driver tiap bulannya lewat program RDL GOJEK. Program ini merupakan hasil inisiasi Duta Keselamatan Berkendara, Rifat Sungkar.

Dalam waktu 4 tahun terakhir, lebih dari 300 ribu mitra pengendara GOJEK di 20 kota Indonesia, sudah bergabung dalam program RDL GOJEK. Program ini masih terus berjalan dan diikuti sekitar 10 ribu mitra driver setiap bulannya. Program ini memberikan edukasi mengenai: pengetahuan tentang tanggung jawab, kesabaran, dan empati, defensive riding, keselamatan berkendara, pre-trip inspection, dan sesi praktek.

GOJEK juga memberikan edukasi kepada mitra driver melalui #Trikngetrip, sebuah program edukasi yang menyampaikan pesan dengan cara yang menyenangkan untuk para mitra driver dalam memberikan pelayanan terbaik dan tips dalam berkendara serta perjalanan kepada penumpang.

Ada juga workshop untuk meningkatkan keterampilan mitra driver lewat Bengkel Belajar Mitra. Program ini rutin diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia dengan menggandeng para profesional di bidangnya masing-masing untuk memberi pembekalan kepada driver GOJEK dalam meningkatkan layanan dan mengasah pengetahuan di bidang lainnya.

Untuk para mitra driver yang telah memberikan pelayanan super dan berkontribusi dalam masyarakat, GOJEK turut mengapresiasi dengan memberikan sebuah penghargaan, bernama Driver Jempolan. Penghargaan yang disematkan berupa pin pada jaket GOJEK mereka diberikan untuk memotivasi para mitra driver untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanannya.

Asuransi GO RIDE

Nah, fasilitas yang satu ini benar-benar bikin saya tambah jatuh cinta. Walau berharap tidak akan mengalaminya, saya cukup senang dengan jaminan keamanan GOJEK memberikan perlindungan asuransi kepada para pengguna layanan GO-RIDE seluruh Indonesia. Perlindungan asuransi ini otomatis aktif ketika mulai melakukan perjalanan hingga tiba di lokasi tujuan.




Jika terjadi kecelakaan atau pencurian saat diperjalanan, maka kita bisa memanfaatkan perlindungan asuransi ini.

Saya sekarang bisa #UninstallKhawatir karena berbagai fitur baru yang lebih memberikan jaminan keamanan. Pergi jalan-jalan sendirian di kota lain yang belum pernah dijelajah pun ga bikin was-was.

So, buat teman-teman yang belum update aplikasi GOJEK terbaru, buruan update, gih. Fitur-fitur keamanan ini hanya ada di versi terbaru, yaitu Share Trip, dan Emergency Buton. Udah waktunya pake GOJEK.

Thursday, April 18, 2019

HUK Family Resto & Bebek Bentu Bintaro

Tinggal di seputar Bintaro yang berlimpah pusat jajanan dan kuliner, tak lantas membuat saya jadi mudah menemukan tempat jajanan yang pas. Seringkali akhirnya jajan di tempat yang itu-itu lagi. 

Katakan lah saya orang konvensional yang kadang tak terlalu berani mencoba-coba tempat jajanan baru. Tapi, sekalinya suka dengan sebuah tempat, biasanya kami akan selalu datang dan datang lagi.

Sekali waktu, saya melihat timeline saya dipenuhi postingan teman-teman yang asyik memamerkan makanan yang menggiurkan. Menu bebek yang mereka tampilkan sukses membuat saya meneteskan air liur. Melihat lokasi yang disebutkan, saya langsung merasa familiar dengan tempat tersebut. Ahaa, ternyata itu di Serpong Jaya. Bebek Bentu Serpong Jaya ini lokasinya sering saya kunjungi kalau mau berenang ke arah Paradise Serpong City. Sesekali kami juga jajan es krim di dekat situ.

Bebek Cemeng Dada

Sayangnya, saya belum punya keberanian mampir ke restoran itu. Bayangan saya harga-harganya pasti mahal macam di mall-mall.

Tapi, pikiran langsung berubah ketika saya sendiri akhirnya mengunjungi langsung lokasi HUK Family Resto di jalan Jombang Raya, seberang komplek Villa Bintaro Regency.

Setelah mengintip harga menu-menunya, saya dibuat terkejut-kejut. Amboi, ini beneran harganya murah meriah gini? Apa iya enak?

Soal enak ga enak ini memang selera. Beberapa kali kami dibuat kecewa gara-gara mampir ke sebuah restoran baru. Suami sampai bilang, "kita ini kalau lagi lapar dan mau nyobain makanan, seringnya malah gagal".  

Saat sampai di area parkir ruko tempat restoran HUK Family Resto berada, pemandangan hijau langsung tergambar. Bagian depan cafe ditata meja-meja dengan atap baja ringan berhias daun rumbai nan hijau. Melihat penataannya yang cantik, resto ini cocok banget jadi spot foto instagram. Instagramable.

Masuk ke dalam, suasana instagramable semakin terasa. Dinding-dindingnya dihiasi wallpaper bernuansa eropa dan bunga Tulip. Suasana indah dan penuh bunga cantik nan romantis ala shabby chic makin memanjakan mata. Banyak spot foto cantik yang bisa jadi background disini.

Sayangnya saya lagi ga mood foto-foto OOTD. Padahal, kalau mau ambil gambar, pasti bakal punya stok foto banyak.

Pemilik resto ini, Pak Winarno dan ibu Siti Zulfa, menjelaskan, kenapa resto ini diberi nama Huk. Huk sendiri asal katanya dari Hook yang artinya pojok. Nah, rata-rata, Huk Family Resto atau Bebek Bentu memang terletak di bagian pojok.

Pak Winarno, Pemilik HUK Family Resto & Bebek Bentu

Bicara menu, apa sih menu andalan di HUK Family Resto Bintaro ini?

Menurut Ibu Siti Zulfa, masing-masing resto HUK punya karakteristik menu favorit yang berbeda, tergantung lokasinya. Kebetulan HUK Family Resto Bintaro ini merupakan resto ketujuh yang dibuka oleh pasangan suami istri ini. HUK Family Resto yang pertama dibuka ada di daerah Cempaka Putih.

Saat saya iseng-iseng searching hestek #HUKFamilyResto , saya menemukan spot-spot foto cantik di HUK Family Resto Cempaka Putih. Rupanya, resto HUK Family ini memang restoran favorit keluarga.

Pengunjung yang hadir memang umumnya membawa keluarga. Seringkali mereka mengadakan acara atau party di restoran.

Itu sebabnya, menu-menu yang disediakan di HUK Family Resto adalah menu yang bisa dinikmati keluarga, seperti Spagheti Aglio Olio Smoked Beef atau Pizza yang disukai anak-anak atau generasi millenial, atau Bebek Cabe Ijo yang disukai penggemar pedas.

Bebek Cabe Ijo Paha
Bebek Cabe Ijo Paha

Harga makanannya relatif murah. Harga kopi tubruk aja cuma 7ribu. Harga jus kedondong yang jadi signature dish di semua HUK Family Resto aja cuma 16 ribu! Wuiiih.

Capucino Blended, Cookies Blended, Strawberry Milkshake, dan es kelapa selasih

Harga Cookies Blended aja cuma 15 ribuan. Strawberry milkshake cuma 20.000.

Kalau doyan Pasta dan Pizza pun ada. Kisaran harganya antara 20-40 ribuan. Pizzanya HUK Family Resto ini enak, tak terlalu tebal, crunchy, dan rasa toppingnya khas, tak terlalu banyak tomat pasta.

Ah, saya jadi pengen balik ke sini lagi, mencicipi makanan lain yang belum sempat saya cicipi semua. 

Friday, April 12, 2019

Seru-seruan Ngobrol HUT BUMN di Usee TV

Siapa yang tak seneng kalau diajak nonton atau tapping acara TV?  Walau hanya jadi "penggembira", tapi lumayan lah dapat kesempatan melihat proses di balik layar sebuah acara. Nah, kesempatan itu datang pada saya dan beberapa teman blogger, mba Nefertite, Sally Fauzy, Dewi Nuryanti, Koko Giovany, Widya, dll. Kami dapat kesempatan menghadiri tapping "Ngobrol Seru HUT BUMN" di studio Usee TV yang letaknya persis di samping kantor Kementrian BUMN, daerah Medan Merdeka Selatan. tepat di seberang Monas. 

Setting lokasi dibuat seperti sedang ngopi bareng di sebuah Cafe bernama Paradigma. Hadir Deputi BUMN bapak Fajar Harry Sumarno. Beliau banyak memberi penjelasan tentang perkembangan BUMN hingga saat ini. PLN, Pertamina, bank-bank BUMN (Mandiri, BNI, BRI, BTN, dsb) adalah bagian dari keluarga besar BUMN.

Deputi BUMN bapak Fajar Harry Sumarno

Deputi BUMN bapak Fajar Harry Sumarno

Bro Harry, demikian panggilan akrab Deputi BUMN ini disapa sang host, Bayu, menjelaskan bahwa sejak tahun 2015, BUMN membuka pintu untuk masyarakat yang ingin bergabung. Pada waktu itu masih sedikit masyarakat yang mendengar hal ini. Memasuki tahun 2016, masyarakat yang terlibat bersama BUMN semakin banyak. BUMN membuka lebar kesempatan bagi semua masyarakat. Saat ini bahkan sudah ada milenial BUMN. Keren, kan?

Pak Harry dan kalangan BUMN ingin mengajak masyarakat merasakan keseruan peringatan hari ulang tahun BUMN yang jatuh tiap tanggal 13 April. Acara ulang tahun BUMN diadakan setiap tahun. Menjelang puncak perayaan ulang tahun, selalu ada berbagai kegiatan CSR, alias bakti sosial. Ada program Padat Karya Tunai yang diadakan di beberapa kota dan daerah, penyaluran paket pangan murah berisi minyak beras gula garam sarden. 

Pada acara seru bareng BUMN, hadir juga Pak Yossy Istanto, Direktur Human Capital BTN. Beliau mengatakan, BTN merupakan bagian dari keluarga BUMN juga. Terobosan BTN ternyata banyak. Salah satu yang ditunggu-tunggu adalah Program KPR untuk Milenial. 

Segmen yang dituju adalah menengah ke bawah atau kaum milenial yang belum punya uang banyak, tapi ingin punya rumah. Wah milenial Indonesia jadi gak khawatir memiliki rumah nih.

BUMN juga merambah ke kampus-kampus dalam bentuk acara Goes to Campus. Tujuannya untuk memberikan edukasi dan memberdayakan mahasiswa. Menjaring mahasiswa berbakat dan berprestasi untuk masuk dan bergabung dengan BUMN, salah satunya dengan menggelar program magang bersertifikat, yang di sebut Program Rekrutmen bersama BUMN.

\Ngobrol Seru HUT BUMN
Ngobrol Seru HUT BUMN di Usee TV

Salah satu digital analis yang mengamati perilaku para pelaku media sosial, Rendy Herison (pemilik akun twitter @doroii) juga hadir meramaikan. Rendy,  atau biasa dipanggil doroi, menyebutkan, kini micro influencer lebih dibutuhkan dibanding macro influencer yang sempat jadi trend beberapa tahun sebelumnya. 

Perilaku penggemar media sosial mulai berubah trendnya. Influence para micro influencer dinilai lebih bagus. Mereka justru lebih mudah memberikan influence dibanding figur yang followernya besar. Micro influencer justru lebih dipercaya follower, karena kegiatan harian si micro influencer biasanya lebih relate dengan kehidupan penggemarnya. 



Seru juga ternyata bahasan perilaku digital ini ya.

Nggak kalah seru pada acara malam itu di cafe paradigma, ditutup dengan hadirnya seorang milenial bernama Wendy Marc, selebgram yang juga penyanyi. Wendy ternyata sudah beberapa kali ikut bergabung di acara-acara bersama Milenial BUMN dalam rangka HUT BUMN ke 21. Wendy menceritakan keseruan mengikuti berbagai acara yang di selengarakan BUMN bersama Milenial seperti Banyuwangi Marathon. Setelah obrolan seru tentang HUT BUMN berakhir, Wendy menyanyikan sebuah lagu manis yang milenial banget.

Proses tapping yang dimulai pukul 09 pagi itu berakhir sekitar pukul 11. Acaranya sendiri disiarkan malam itu juga, pukul 20.00 di stasiun Usee TV.


BUMN dalam HUT nya memperkenalkan LINK AJA, sebuah aplikasi yang mempermudah transaksi bagi masyarakat. Apa itu LINK AJA?



Aplikasi Link Aja


Link aja adalah semacam dompet digital yang bisa digunakan untuk melakukan transaksi dan pembayaran berbagai tagihan. Mulai dari pembayaran tagihan BPJS, tagihan listrik, tagihan PAM, tagihan Indihome, hingga pembayaran tagihan KPR (BTN, Mandiri, BRI, BNI, dsb).

Pembayaran tagihan ini bisa dengan mudah dilakukan menggunakan aplikasi Link Aja yang bisa didownload melalui android. Cukup registrasi menggunakan e-ktp, menggunakan nomor telpon. Akun sudah bisa dibuat.

Transaksi Link aja juga bisa dilakukan di merchant-merchant yang bertuliskan menerima pembayaran dengan Link Aja. Transaksi dengan scan barcode. Beli bahan bakar di stasiun pengisian bahan bakar bertanda Pertamina juga bisa menggunakan Link Aja. Pembayaran yang mudah dan praktis.

Tuesday, April 9, 2019

Ciptakan Suasana Liburan di Rumah dengan Philips Hue

Beberapa tahun terakhir, muncul trend staycation. Menghabiskan akhir pekan atau liburan di hotel. Ngapain sih liburan aja kog ke hotel? Liburan itu mbok ya ke luar kota atau ke mana gitu kan ya? Ya ini pada dasarnya karena orang-orang, terutama di kota besar sebenarnya pengen mencari suasana yang berbeda aja sih. 

Menghabiskaan akhir pekan di rumah aja dengan seharian di hotel itu suasananya beda. Ada sensasi kenyamanan hotel yang tidak bisa didapat di rumah. Nah, pencahayaan di hotel, bisa jadi salah satu yang membuat suasana rumah beda dengan hotel. 

Padahal, kita sebenarnya bisa menciptakan suasana rumah seperti di hotel. Cahaya redup dan adem macam di hotel, bisa dibawa ke rumah.

Infrastruktur digital yang dibangun berbasis Internet of Things telah mengubah cara kita berinteraksi dengan cahaya. Teknologi Philips Hue menggunakan koneksi wifi yang memungkinkan orang untuk terhubung, mengelola dan mengendalikan suasana pencahayaan di berbagai ruangan yang berbeda dari jarak jauh dengan menggunakan ponsel pintar mereka. 

Philips Hue juga dapat menyelaraskan (synchronize) pencahayaan dengan perangkat lain seperti televisi, unit audio dan permainan (gaming) untuk menyempurnakan pengalaman hiburan di rumah. 





Saat ini, semakin banyak orang yang menikmati manfaat dari gaya hidup digital. Di Signify, kami melihat bagaimana smart living terkoneksi menarik minat masyarakat Indonesia masa kini, dan Erajaya memiliki pandangan yang sama. Kesepakatan antara Signify dan Erajaya, akan memperluas saluran distribusi Signify melalui mitra yang kuat dan berharga. Kemitraan ini juga dimaksudkan untuk menginspirasi konsumen Indonesia untuk mencoba dan menikmati Philips Hue, pencahayaan pintar terkemuka dunia, di rumah mereka,” jelas Rami Hajjar, Country Leader Signify Indonesia. 

Rami Hajjar, menyebutkan kesamaan visi Signify dan Erajaya dalam melihat pertumbuhan gaya hidup digital konsumen di Indonesia telah membawa kedua perusahaan ini bermitra untuk menyediakan dan membawa produk-produk berteknologi tinggi seperti Philips Hue semakin dekat dengan masyarakat di tanah air.

Signify (Euronext: LIGHT), pemimpin dunia di bidang pencahayaan, hari ini mengumumkan kemitraan di Indonesia dengan distributor nasional gadget berteknologi tinggi dan perangkat IoT premium, Erajaya, untuk menghadirkan Philips Hue di toko-toko pilihan di seluruh Indonesia. 


Berangkat dari kesamaan visi perusahaan untuk membangun ekosistem digital seputar gaya hidup pintar, beberapa dari gerai ini juga akan menampilkan Philips Hue Experience Zone yang memberi pelanggan kesempatan untuk merasakan pengalaman langsung dari sistem pencahayaan terkoneksi Philips Hue.

Konsumen di Indonesia menyambut dengan baik pemberdayaan yang disediakan teknologi digital dalam kehidupan mereka sehari-hari. Mereka menghargai kontrol dan modifikasi sesuai keinginan personal yang dimungkinkan teknologi digital. Oleh karena itu, sudah sewajarnya kami juga menampilkan Philips Hue di toko-toko Erajaya," kata Hasan Aula, CEO Erajaya. 

Hingga akhir tahun ini, Erajaya akan menampilkan Philips Hue, sistem pencahayaan pintar untuk rumah yang populer, di kalangan pemilik rumah yang paham teknologi (tech-savvy), di lebih dari 80 gerainya di seluruh Indonesia termasuk gerai Erafone dan Urban Republic tertentu. Signify dan Erajaya bermaksud untuk menambah Philips Hue Experience Zone di lebih dari 25 gerai di kota-kota besar dalam 12 bulan ke depan,”. 





Rami Hajjar, Country Leader Signify Indonesia dan Hasan Aula, CEO Erajaya Group, menandatangani kerjasama distribusi Philips Hue didampingi oleh Dedy Bagus Pramono, Head of Sales – Consumer Channel Signify Indonesia dan Gabrielle Halim, Head of Accessories & IoT Erajaya Group, di Jakarta (5/4). Dengan kerjasama ini, Erajaya akan menampilkan Philips Hue di lebih dari 80 gerainya di seluruh Indonesia.

Burhan Noor Sahid, Head of Marketing Signify Indonesia menjelaskan berbagai fitur pencahayaan terkoneksi Philips Hue, termasuk bagaimana Philips Hue tidak hanya menerangi, tetapi juga menghadirkan pengalaman menakjubkan hanya melalui sentuhan jari di piranti pintar kita. Pengguna bisa menciptakan apapun suasana yang diinginkan dengan memainkan cahaya Philips Hue yang memiliki spektrum 16 juta warna atau menyelaraskan (sync) cahaya dengan lagu, film, permainan (game)




Dalam acara peresmian kemitraan ini, Signify mengadakan talk show bertema "Smart Living dengan Pencahayaan Terkoneksi Philips Hue".



Burhan Noor Sahid, Head of Marketing Signify Indonesia, Arsitek Ren Katili dan Praktisi Gaya Hidup Digital Ellyse Sinsilia berdiskusi tentang bangkitnya tren smart living, serta berbagi pengalaman dalam menggunakan ekosistem Philips Hue dalam keseharian mereka dalam acara talk show bertema "Smart Living dengan Pencahayaan Terkoneksi Philips Hue".

Philips Hue merupakan sistem pencahayaan terkoneksi untuk rumah yang terkemuka di dunia. Melalui berbagai program pengembang, sekarang Philips Hue memiliki lebih dari 450 aplikasi pihak ketiga yang tersedia. 

Philips Hue mengubah bagaimana cahaya digunakan di dalam dan di sekitar rumah untuk memperindah ruangan, meningkatkan suasana hati atau sekadar memudahkan kehidupan sehari-hari. Kenyataannya, kemungkinan yang ditawarkan tidak terbatas: menstimulasi indera, menerangi berbagai momen, atau bahkan secara otomatis menenangkan pikiran (memberikan peace of mind). 

Pencahayaan pintar untuk rumah, Philips Hue, menawarkan: 

▪ Kemungkinan tanpa batas: Philips Hue tidak hanya menerangi, tetapi juga menghadirkan pengalaman luar biasa di ujung jarimu. Ubah suasana ruangan apa pun dengan mudah menggunakan warna cahaya. Pilih mulai dari nuansa putih apapun atau dari spektrum 16 juta warna lain untuk menemukan warna yang paling tepat dalam menciptakan suasana tertentu, atau selaraskan (sync) cahaya  dengan lagu, film, permainan (game), atau suasana hati apa pun yang teman-teman suka. 

▪ Momen: Sesuaikan rutinitas kalian dengan Philips Hue. Gunakan Philips Hue untuk membangunkan dengan lembut, memberi semangat dan bersiap untuk memulai hari, membantu konsentrasi untuk lingkungan belajar yang optimal, atau bersantai sambil mengakhiri hari, kapanpun menginginkannya. 

▪ Ketenangan pikiran: Gunakan fitur jadwal untuk mendukung dan menstrukturkan urusan hari ke hari. Philips Hue dapat secara otomatis mati ketika meninggalkan rumah dan menyala ketika kita sampai di rumah. Philips Hue juga dapat berlaku seolah kita sedang di rumah dengan menyalakan dan mematikan lampu ruangan secara acak sehingga mengesankan seseorang ada di rumah ketika sesungguhnya kita jauh dari rumah. 


Konsumen di Jakarta sekarang dapat mencoba dan merasakan ekosistem Philips Hue di Philips Hue Experience Zone yang sudah tersedia di: Urban Republic Mal Kelapa Gading dan Urban Republic Gandaria City

Friday, February 8, 2019

IPEX 2019 : Cari Inspirasi or Investasi?

Weekend saatnya jalan-jalan. Bukan begitu gaes? Itulah yang saya lakukan minggu lalu, 3 Februari 2019. Kemana saya jalan-jalan? Indonesia Propherty Expo! IPEX.

Lha kog malah jalan-jalannya ke IPEX?

Hm, gini ya. Jalan-jalan ke suatu pameran, expo, atau exhibition itu sebenarnya hiburan. Kalo jalan-jalan ke pameran kerajinan, kan jadi terhibur dengan aneka kerajinan-kerajinan cantik yang disajikan. Kalau jalan-jalannya ke pameran flora fauna, pasti terhibur dengan aneka satwa lucu-lucu.

Nah, kalo jalan-jalannya ke pameran rumah, alias Propherty Expo, kira-kira apa hiburannya ya? 

Eits, jangan salah. Banyak orang sengaja datang jauh-jauh ke IPEX di Jakarta Convention Centre (JCC) Hall A-B untuk sekedar "belanja" properti, investasi, cuci mata, atau cari inspirasi. 

Singkat cerita, siang itu panas-panas saya jalan ke Indonesia Propherty Expo 2019 di JCC demi sebuah inspirasi. Inspirasi?

Alasan utama memang buat cari inspirasi, kebetulan sore itu ada talkshow singkat tentang inspirasi mendesain rumah minimalis. Tapi, pada akhirnya, saya jadi tergiur buat investasi, hahaha.




Sore itu, 3 Februari 2019, saya menghadiri talkshow tentang desain rumah minimalis. Hadir sebagai narasumber adalah Adelia, desainer interior, dan Irma Alaydrus, interior design enthusiast. 

Adel mengemukakan bahwa ada 3 pemilihan tema rumah multifungsi yang banyak digunakan, ada tema Minimalis, Japanese, maupun Boho alias Bohemian. Pada dasarnya, ketiga tema ini hampir-hampir mirip sih, sama-sama mengusung kesan simple dan sederhana. 

Bedanya, tema minimalis biasanya banyak menggunakan perabotan yang multifungsi, tema Japanese biasanya banyak menggunakan cat putih yang dipadu beberapa unsur kayu sederhana, sementara tema Boho, ciri khas utamanya ada penambahan tanaman sebagai salah satu dekorasinya.

Pembicara berikutnya adalah Irma Alaydrus yang berbagi cara memotret ruangan agar cantik dan instagramable. Btw, salah satu tema favorit Irma adalah Scandinavian yang sederhana, minimalis, perabotnya multifungsi, dan tonenya senada. 

Tema ini juga yang disarankan ke saya ketika saya menanyakan desain seperti apa yang cocok untuk mempercantik rumah mama saya yang dominan dengan perabot coklat muda dan kusen putih. "Coba Scandinavian, itu lebih manis" seru mba Irma. Oke mba, besok-besok saya mau hunting ahhh.

Sebenarnya, ada banyak inspirasi yang mereka berikan sore itu. Tapi, ada baiknya kalian intip aja langsung instagramnya ya @irmaalaydrus

Puas mendapatkan ilmu mendekor, saya pun memutuskan pulang. Eh kog ya perjalanan saya ga mulus. tiap 100 meter saya dihadang sales properti. Sekali saya ketangkap ngobrol sama mereka, bisa lama. Saya sebenarnya memang sedang mencari-cari rumah. Ya, siapa tahu cocok harga, cocok fasilitas, cocok lokasi, dan bikin saya kepincut sama fasilitasnya.

Masih belum puas sebenarnya saya menghadiri properti expo kali ini. Saya rasanya pengen ajak-ajak suami buat lihat-lihat pameran juga. Kami memang sedang mencari-cari perumahan atau apartemen di sekitar Tangsel. Ya, kali-kali cocok, kan? Siapa tahu bisa jadi investasi. 

Kalo kata pakar-pakar financial, investasi di bidang properti itu jauh lebih bagus. Kenapa? Karena harga properti, harga rumah, tanah, atau apartemen sekalipun, akan selalu naik tiap tahun. 

Saya ingat banget, waktu itu iseng lihat harga sebuah apartemen hanya 100jutaan saja, 7 tahun lalu. Kini, harganya sudah jadi 600 jutaan! Gile ya? Tapi itu masih belum seberapa. Awal tahun lalu saya membaca spanduk tentang apartemen di sebuah stasiun. Harga yang ditawarkan saat itu sekitar 300 jutaan. Sekarang, apartemen tersebut sudah berharga 600 juta/unit sodara-sodara. Bayangkan, dalam waktu 1 tahun saja harganya sudah naik nyaris 2 kali lipat!

So, ada yang bilang, beli rumah jangan ditunda-tunda. Semakin ditunda, semakin naik harganya.

Nah, buat teman-teman yang sedang kebingungan mau jalan-jalan ke mana weekend ini, IPEX  bisa jadi alternatif lho. Expo ini akan segera berakhir di tanggal 10 Februari 2019. 



Ya, siapa tahu pengen investasi juga kan? Ada 600 proyek properti yang ikut dalam expo 2019 ini. Lokasinya tersebar sangat luas. Mulai Maja, sampai Cikarang! Mulai Tangerang, sampai Cibubur. Tinggal pilih aja lokasi yang diinginkan. Coba intip-intip spek rumahnya, cek dompet, cukup ga budgetnya. Hahaha.

Monday, January 14, 2019

10 Alasan Berkunjung ke Jogja

Siapa yang tak kenal Jogja? Salah satu kota yang menjadi tujuan wisata favorit di pulau Jawa. Kota pelajar yang penuh kenangan bagi yang pernah menempuh pendidikan di sini. Tak heran jika kota ini selalu ramai di musim liburan.





Akses Transportasi Menuju Jogja


Apalagi akses transportasi menuju Jogja sangat banyak. Jogja bisa ditempuh dengan moda transportasi apa saja. Tergantung moda transportasi yang paling disukai. Sesuai budget, tingkat kenyamanan dan kepraktisan yang diinginkan.

Bisa memilih menggunakan kereta api dari berbagai kota di Pulau Jawa. Bisa juga ditempuh dengan menggunakan bus, baik bus umum, atau bus carter. Misalnya Bus Semarang Jogja atau bus-bus dari daerah lain yang menuju Jogja.

Kalau punya kendaraan pribadi, mungkin lebih enak lagi, bisa pergi ke Jogja beramai-ramai bersama teman atau keluarga menggunakan mobil pribadi atau mobil rental. Apalagi sejak Tol Trans Jawa sudah terhubung sepenuhnya mulai dari Merak sampai Banyuwangi, makin nyaman deh jalan darat menggunakan jalur tol.

Jika teman-teman hanya punya waktu yang terbatas dan ingin buru-buru sampai di Jogja, ya bisa memilih menggunakan jalur udara, naik pesawat. Gampang banget kan?

Kalau disusuri lebih lanjut, ada banyak banget alasan yang membuat kita ingin mengunjungi Jogja.

10 Alasan Berkunjung ke Jogja


1. Kota yang masyarakatnya masih memegang teguh adat dan budaya. Masyarakat Jogja sulit dipisahkan dengan berbagai tradisi. Mulai sekaten, 1 Suro, dsb.

Masyarakat Jogja juga dikenal sangat ramah. Tak segan membantu dengan ikhlas. Coba lah bertanya atau minta ditunjukkan sebuah lokasi ke masyarakat Jogja, tak segan-segan mereka akan menunjukkan bahkan menemani, hingga menemukan lokasi yang dimaksud. Keramahan khas Jogja ini bisa membuat "tamu" betah dan selalu ingin kembali.

2. Jogja punya Keraton yang masih ditinggali keluarga Sultan Jogja dan sering menggelar acara-acara seremonial Kerajaan. Acara seremonial ini biasanya menarik banyak wisatawan. 

Turis-turis lokal hingga turis asing sangat menyukai seremonial yang digelar kerajaan. Ya, maklum lah, acara seremonial seperti ini kan tak setiap hari diadakan. So, saat agenda event, pasti jadi menarik.

3. Jogja punya wisata kuliner yang tak habis-habis untuk dieksplore. Mulai jelajah kuliner khas Jogja, Gudeg, hingga kuliner Jogja lain yang belakangan muncul dengan bermacam inovasinya. 

Beberapa kuliner Jogja kekinian bahkan masuk ke dalam setting beberapa film nasional seperti Ada Apa Dengan Cinta.

4. Jogja punya banyak candi bersejarah yang jadi warisan budaya dunia dan menarik untuk dikunjungi seperti Candi Prambanan, Candi Borobudur, Candi Kalasan, Plaosan, hingga Candi Ratu Bokor yang belakangan mulai dikenal karena kecantikannya saat sunset.

5. Jogja punya oleh-oleh khas yang hanya bisa didapat di Jogja. Sebut saja Bakpia Pathok yang memang khas Jogja. Sekarang muncul berbagai inovasi oleh-oleh, seperti bakpia kukus

6. Jogja juga menjadi salah satu kota tujuan wisata belanja. Sssst, buat orang-orang yang memang doyan belanja, Jogja ini juga bisa jadi surga belanja loh. 

Mulai belanja benda batik, hingga jajan barang antik. Teman saya pernah sengaja ke Jogja cuma untuk berburu benda antik. 

Ada pusat-pusat penjualan batik, atau bisa ke sentra-sentra pembuatannya.

7. Biaya hidup dan jajan di Jogja murah. Hahaha. Yap, ini salah satu alasan yang membuat orang betah berlama-lama tinggal di Jogja. Bahkan memperpanjang masa liburnya. 

Budget kulinernya bisa ditekan. Nyari jajanan atau makanan kaki lima under 10rb masih mudah. Lantas aku jadi kangen sama jajan pasarnya, huhuhu.

8. Jogja punya banyak pantai yang menarik untuk dikunjungi. Mulai Parangtritis yang familiar, Pantai Indrayanti yang mulai naik daun, hingga Pantai Glagah atau Pantai Depok yang mulai dikenal.

9. Jogja punya banyak wisata alternatif dan kekinian. Hampir tiap tahun ada saja destinasi baru muncul di Jogja. Misalnya museum de Mata, Taman Pintar, dsb.

10. Mau cari udara dingin dan bernuansa pegunungan di Jogja juga bisa. Melipir lah ke daerah Ungaran yang sejuk. 

Bisa juga melipur ke area lereng Merapi kalau suka uji nyali *ehhg. Waspada dan pantau selalu BMKG ya guys, maklum lah, Merapi merupakan salah satu gunung yang masih aktif.

Hm, masih banyak lagi alasan yang membuat kita pengen banget mengunjungi Jogja.

Hayooo, siapa yang selalu ingin ke Jogja?

Kla Project aja sampai membuat lagu khusus tentang Jogja

"Pulang ke kotamu, ada setangkup haru dalam rindu. Tiap sudut menyapamu bersahabat. Penuh selaksa makna."

Bagi teman-teman, apa yang membuat kalian selalu ingin datang dan betah di Jogja?

Thursday, December 27, 2018

Pesona Toba yang Tak Terlupakan

Jika disebut-sebut tentang Toba, rasanya cukup banyak orang yang familiar dengan danau yang terletak di Sumatera Utara ini. Danau yang terkenal hingga ke mancanegara karena pesonanya. 

Indonesia sebenarnya punya banyak danau, tak hanya Toba. Tapi, danau yang fenomenal dan mempunyai magnet yang cukup kuat untuk dikunjungi ya memang danau Toba.


Danau Toba dari Ketinggian (Pixabay)
Danau Toba dari Ketinggian (Pixabay)

Ada banyak alasan yang bisa membuat kamu bakal jatuh cinta sama danau terbesar di Asia Tenggara ini. Luasnya mencapai 1145 kilometer persegi dengan kedalaman hingga 450 meter. Kalau dilihat luasnya sih, danau ini jadi lebih mirip laut ketimbang danau ya. Apalagi, di tengah danau ini ada pulau yang luasnya hampir sama dengan luas Singapura, Pulau Samosir (Sumber : Pesona.travel) Gile ga tuh. 

Danau dengan pulau besar di tengahnya. Ga cuma 1 pulau pula. Ada beberapa pulau lain juga di tengah Danau Toba, selain Pulau Samosir. Kebayang kan besarnya danau ini. Bahkan di Pulau Samosir pun ada danau juga. Danau di atas danau. Unik kan?

Yes, Danau Toba menyimpan keindahan yang memukau. Di seputar Danau terdapat hutan pinus yang asri dan tertata. Beberapa air terjun juga dengan mudah dijumpai di sekitarnya. Tak hanya itu, ada pula pemandian air panas yang merupakan air belerang. Danau Toba memang Danau Vulkanik, danau yang terbentuk akibat letusan Gunung Toba, puluhan ribu tahun lalu.

Pulau Samosir pun tak kalah menariknya. Pulau ini memiliki pegunungan berkabut, dua danau yang indah (Danau Sidihoni dan Danau Aek Natonang), air terjun dengan air bening yang menggoda untuk direnangi.

Sudah puluhan tahun lalu saya mengunjungi danau Toba. Kalo ga salah ingat, saya mengunjungi Danau ini saat libur kenaikan kelas 5 SD. Ya Allah, udah lama banget ya saudara-saudara. Hahaha

Walau sudah lama, kenangan indah dan pesonanya begitu melekat dalam ingatan. Sejuknya udara, hijaunya pepohonan, tenangnya air, ulos, boneka Sigale-gale, tari Tor-tor, rumah adat Batak tak bisa lepas dari memori.

Waktu itu saya masih tinggal di Pekanbaru. Liburan ke danau Toba karena udah bosan bolak balik ke Sumatera Barat. Saya, adik-adik, papa-mama dan kerabat papa-mama bersama anak-anaknya berangkat dari Pekanbaru menggunakan mobil. Kami konvoi bersama menuju Danau Toba. Entah lah berapa jam perjalanan yang kami tempuh. Rasanya sih semalaman *lupa.

Hal yang paling saya ingat saat itu, main sepeda air bersama teman-teman, anak kerabat papa. Tak hanya puas menikmati keindahan Danau Toba, kami juga sengaja menyebrang menggunakan Feri menuju Pulau Samosir, pulau yang kental dengan adat istiadatnya.

Masyarakat Pulau Samosir sangat teguh memegang tradisi leluhur. Segala sendi kehidupan mereka penuh adat istiadat. Rumah-rumah tradisional pun masih dengan mudah ditemui. Berbagai ukiran khas Batak yang penuh filosofi bisa disaksikan di beberapa rumah tradisional tersebut. Ada makam raja juga yang menarik untuk dikunjungi.


Pulau Samosir (Pixabay)
Pulau Samosir (Pixabay)

Mau bawa pulang ulos sebagai kenang-kenangan atau oleh-oleh? Ada banyak di Pulau ini. Pun kita bisa menyaksikan proses pembuatannya. Berbagai souvenir lain pun ada. Dulu kami membawa pulang beberapa hiasan dinding. Salah satunya gitar khas Batak yang masih tersimpan di rumah papa saya.

Mengingat-ingat kenangan indah tentang Danau Toba ini asli membuat saya selalu kangen untuk berkunjung kembali. Pasti suasananya sudah jauh berbeda dengan kondisi saat saya ke sana dulu. Mungkin sekarang infrastrukturnya sudah jauh lebih memadai. Tapi keindahan alam dan budayanya mungkin tak akan jauh berbeda, tetap memukau.

Kementerian Pariwisata sampai menetapkan Danau Toba sebagai salah satu dari 10 destinasi prioritas di luar Pulau Bali. 

Saking seriusnya mengembangkan Danau Toba sebagai kawasan wisata prioritas, pemerintah pun membuatkan bandara khusus. Bandara Silangit yang mulai beroperasi secara Internasional sejak tahun 2017. Hal ini dilakukan untuk memudahkan akses langsung menuju Danau Toba. 

Ya maklum lah, jika mengikuti perjalanan darat, butuh waktu sekitar 4-6 jam untuk sampai ke Danau Toba, dari kota Medan. Kebayang kan, kalau ada turis yang memang tujuan utamanya mau ke Danau Toba, harus menempuh perjalanan darat lagi selama itu, keburu bete kali ya?

So, kalau kamu ingin mengunjungi Danau Toba menggunakan pesawat, sudah bisa langsung menuju Bandara Silangit nih. Sementara ini memang belum banyak sih maskapai yang melayani penerbangan langsung ini. Cek-cek aja dulu kalau mau reservasi pesawat ke Silangit ya guys. Coba aja hunting tanggal yang harganya murah.

Kalau mau sekalian jalan-jalan sih, lebih bagus masuk melalui Bandara Kualanamu di Medan aja. Jalan-jalan dulu seputar Medan, baru deh lanjut naik pesawat yang ke Bandara Silangit yang lebih dekat ke Danau Toba. Ya tapi itu balik lagi ke kalian ya sobat Advencious. Maunya langsung ke Silangit, atau via Kualanamu dulu. Mau langsung ke Danau Toba, atau jalan-jalan ke Medan dulu. Up to you.

Saturday, December 8, 2018

Rental Mobil Saat Libur? Udah Coba TRAC?

"Teman-teman, ada yang tahu info rental mobil di Bali?"
"Teman-teman, punya info rental mobil di Jogja/Solo ga?"
"Teman-teman, mau dong info rental mobil di Medan" 

Begitulah beberapa pertanyaan yang kerap mampir di beberapa grup Whatsapp (WA) yang saya masuki. Rata-rata grup emak-emak sudah mulai sibuk dengan wacana dan info-info wisata menjelang libur sekolah di akhir bulan November lalu. Menjelang libur akhir tahun begini, pasti ada saja satu dua orang yang muncul dengan pertanyaan-pertanyaan seperti itu. Menanyakan info rental di suatu kota. Biasanya sih langsung ada yang nongol memberi info. Seringnya kami tak punya clue sama sekali, sehingga tak ada yang bisa membantu memberikan informasi. 

Selama ini saya juga sering kebingungan kalau mau liburan ke suatu kota, mikirin gimana transportasi kami selama di sana. Misalnya saat saya liburan naik kereta ke Lampung. Saat sampai di Lampung, kami berakhir kebingungan memilih transportasi untuk menuju beberapa kawasan. Memang sih, info dari beberapa teman di sana, sudah ada kendaraan online di kota Bandar Lampung. 



Tapi, jika kami ingin mengunjungi beberapa tujuan wisata, sepertinya ga efektif kalau bolak balik order dengan jarak jauh. Apalagi jika tujuannya ke luar dari kota Bandar Lampung, belum tentu ada yang mau mengangkut. Akhirnya, selama beberapa hari di Lampung, kami hanya main ke beberapa destinasi dalam kota saja. Padahal pengen banget deh main ke Pantai Pasir Putih, ke pulau Pahawang, atau menengok gajah di Way Kambas. Huhuhu. Semua tujuan itu adanya jauh di luar kota. Butuh transportasi khusus untuk ke sana. Kalau angkutan umum aja ga mungkin. Kalau punya mobil, akan lebih enak mampir-mampirnya. Berangkat pagi sekali atau terpaksa pulang agak sore pun tak khawatir. 

Kasus yang hampir sama juga terjadi ketika saya dan beberapa teman-teman Blogger Tangsel Plus hendak mengikuti Jelajah Banten Lama. Kami sempat kebingungan mencari rental mobil yang bisa digunakan untuk berangkat dari Tangerang Selatan, menuju kawasan Banten Lama. Saat itu rombongan kami hampir 30 orang.

 Tadinya berniat mencari bus sedang atau kendaraan sejenis minibus. Setelah sibuk cari sana sini, akhirnya kami rental mobil tetangga. Hahaha. Kebetulan ada tetangga baik hati yang mau meminjamkan mobilnya dan kami ajak jalan-jalan. Teman-teman lain pun begitu. Total akhirnya kami berangkat dengan 3 mobil tetangga. Hahaha

Memang deh, kalau lagi jalan-jalan, liburan, hal pertama yang terpikirkan, bagaimana transportasi di tempat tujuan?


Trac Astra Blogger Gathering


Selasa, 4 Desember 2018 lalu, bertempat di Eastern Oppulence, Jakarta Selatan, saya mendapat kesempatan mengikuti Blogger Gathering bersama TRAC Astra Rent a Car dan kompas


Febrian, travel blogger yang sudah malang melintang keliling berbagai kota selama 5 tahun terakhir, hadir sebagai salah satu narasumber pada siang itu. Febrian bercerita kalau Trac sangat membantunya saat sedang travelling ke suatu kota. Pemilik blog ceritafebrian.com yang sudah melanglang buana ke berbagai tujuan wisata dalam dan luar negeri ini mengaku, Trac membuatnya mudah berpindah dari satu destinasi ke destinasi lain *cmiiw.

Menurut Pak Riyadi, TRAC Rental Deputy COO, TRAC mempunyai banyak armada untuk rental mobil. Bahkan, tak hanya kendaraan sekelas SUV atau MPV, bus yang bisa mengangkut penumpang lebih banyak pun tersedia. Driver dari TRAC dijamin sudah tersertifikasi. Mereka adalah pengemudi handal yang paham Safety driving. Kendaraan yang digunakan pun rata-rata adalah kendaraan yang umurnya tak lebih dari 3 tahun. 

Rental mobil Trac ini dijamin bersih dan aman. Dilindungi asuransi dan garansi kendaraan juga. Kalau kendaraan yang kita sewa mengalami masalah atau rusak, pihak Trac akan memberikan mobil pengganti.

Pak Luthfi, TRAC Bus Services Branch Manager menjelaskan, TRAC punya banyak pilihan bus untuk disewa. Mulai small bus yang hanya berkapasitas 12 atau 15 penumpang, sampai Luxury bus yang menyediakan fasilitas mewah semacam meeting room, pantry, hingga kursi yang dilengkapi LCD, earphone, dan reflexology system. Wuiih, keren banget ya fasilitasnya. 

Bus sewaan dari Trac ini memiliki kelebihan, selain bersih, wangi, dan berAC sejuk, para awak bus juga dibekali pengetahuan wisata dan sedikit ilmu fotografi, so mereka bisa diminta foto-foto dan jadi guide sederhana.

Mba Sri Anindiati Nursastri, editor kompas.com travel menyebutkan, hal paling utama yang perlu disiapkan saat liburan adalah uang. Hohohoho, bener banget mbaa, liburan memang butuh uang. Mba Sastri memyebutkan, budget khusus untuk liburan ini mustinya sih udah disiapkan jauh-jauh hari, supaya bisa booking tiket dan akomodasi lebih dulu. Pesan tiket jauh-jauh hari itu keuntungannya bisa dapat harga lebih murah.


Promo Akhir Tahun TRAC Astra Rent A Car


Kalau biasanya perusahaan rental memanfaatkan momen peak season libur akhir tahun ini dengan menaikkan harga atau memasang harga tinggi, TRAC, salah satu anak perusahaan Astra yang fokus di penyewaan mobil ini justru menawarkan harga promo yang bikin mupeng. Lihat harga promo TRAC untuk self drive alias kendaraan lepas kunci ini bikin saya jadi pengen jalan-jalan. Hahaha.

Bayangkan, untuk penyewaan mobil sejenis Toyota Avanza selama 2 hari dengan bonus 1 hari, biaya yang dikenakan hanya Rp 1.100.000. Kalau sewanya 4 hari, dibonusin 2 hari, cuma Rp 2.200.000! Berarti seharinya ga sampai 400ribu!

Murah ga tuh?

Saya langsung pengen jalan-jalan ke Malang, mengunjungi adik saya dan menjelajah Bromo, pantai selatan Malang, dsb. Kepikiran juga pengen ke kawasan Banten, pengen ubek-ubek7
wilayah Pandeglang, Tanjung Lesung, atau pantai-pantai sekitarnya. Ahhh. Banyak maunya!

Promo ini berlaku untuk reservasi sampai 15 Desember 2018 aja, untuk pemakaian mulai 1 Desember 2018 - 13 Januari 2019. 

Reservasi bisa dilakukan via 
call center 021 877 877 87, 
chat WA 081111 77087

Khusus reservasi bus, hubungi
Bus call centre : 021 840 40 40
Email : reservasi.bus@trac.astra.co.id

Monday, December 3, 2018

Trik Memasak So Good Spicy Chicken Strip

Hai-hai sobat Advencious, apa kabar? Apa rencana masak-masak hari ini?

Bingung mau masak apa? Ga punya waktu banyak? Bosan beli makanan matang yang itu-itu lagi? 

Kalau semua pertanyaan di atas kamu jawab ya, kemungkinan besar kamu musti coba yang satu ini

Varian baru dari So Good, Spicy Chicken Strip.

Berbeda dari varian lain, So Good Spicy Chicken Strip terbuat dari potongan daging paha ayam yang difillet, diberi bumbu pedas dan baluran tepung chrispy.

So, varian yang satu ini fully meat ya, daging ayam, bukan nuget!



So, kalau sobat Advencious ingin memberikan asupan protein yang lebih untuk anak-anak atau anggota keluarga lain, produk So Good Spicy Chicken Strip bisa dicoba sebagai alternatif. Maklum, suka bosan ya dengan menu yang itu-itu aja kan?

Terutama kalau anak-anak sudah mulai libur. Harus selalu siap sedia makanan yang mudah diolah, dan tidak menghabiskan waktu untuk menyiapkannya, supaya ga terlalu lama juga di dapur. Kalau terlalu lama di dapur, waktu dengan anak-anak jadi berkurang, right?

Kandungan Gizi

Karena fully meat, maka So Good Spicy Chicken Strip kaya akan protein, kaya akan asam amino yang bagus untuk pertumbuhan dan perkembangan otot dan otak anak.

Kandungan gizi So Good Spicy Chicken Strip per 250kkal adalah

energi dari lemak  140 kkal
lemak total              169/24%
protein                     139/21%
karbohidrat            159/ 4%
Natrium                  500mg/33%

Dalam 1 kemasan So Good Spicy Chicken Strip 250gr, terdapat isi 5 strip fillet ayam.

Seperti produk-produk So Good lain yang sudah mendapat sertifikat halal. So Good Spicy Chicken Strip ini juga sudah mendapat sertifikat halal MUI. Ada logo halal di bagian depan pojok kanan produk.




Trik Memasak So Good Spicy Chicken Strip Agar Chrispy

Oh ya, agar bisa mendapatkan suguhan ayam yang chrispy, garing dan kriuk di luar dan tetap lembut dan juicy di dalam, ada triknya nih sobat Advencious. Simak ya.

1. Jaga agar So Good Spicy Chicken Strip selalu dalam kondisi beku. Saat akan memasak ga perlu dicairkan dalam suhu ruang. 

2. Goreng dalam keadaan beku!

3. Goreng dalam minyak panas bersuhu 175 derajat celsius.

4. Pastikan semua potongan ayam terendam dalam minyak panas (deep fried) 

5. Jangan diaduk-aduk sampai berwarna kuning keemasan, sekitar 4-5 menit

Yuhuu, So Good Spicy Chicken Strip pun siap disajikan 

So Good Spicy Chicken Strip ini rasa pedasnya menggigit, bikin makannya merem melek. Bagian luarnya Chrispy, garing, kriuk-kriuk. Tapi, bagian dalamnya tetap juicy, lembut, dan gurih alami daging ayam yang segar dan tanpa campuran.  




Gimana? Gampang kan? 

Mau buat varian lain pun bisa lho misalnya dibuat ayam geprek, tinggal geprek dikit setelah digoreng, tambahin deh sambal bawang diatasnya. Mantul!

Sunday, December 2, 2018

Sehari Jelajah Banten Lama, Wonderful Indonesia

Indonesia itu indah dan kaya. Setuju ga teman-teman? Kaya akan keindahan alamnya. Kaya akan keragaman adat istiadat, budaya, bahasa. Dan kaya juga akan sejarahnya. Wonderful Indonesia

Saking kayanya, saking banyaknya, seringkali ga menyadari kekayaan yang kita miliki. Lebih seringnya kurang aware akan keunikan dan keistimewaannya. Saking terbiasanya, membuat kita luput mengamati keindahan yang terpampang tak jauh dari tempat tinggal.

Contoh gampangnya gini. Sebagai warga Jabodetabek, seberapa banyak dari teman-teman yang sudah pernah mengunjungi Banten Lama? Pernah terpikir ga melipirnya ke Banten Lama, bukan cuma Bandung dan sekitarnya?

Kalau ada libur kejepit atau libur-libur long weekend, banyak yang bingung menentukan mau liburan ke mana. Padahal, tak sampai 3 jam dari Jakarta, ada kawasan wisata yang bisa dikunjungi hanya dalam sehari.


Banten Lama


Kawasan Banten Lama merupakan sebuah kawasan di daerah Serang, Provinsi Banten, yang menjadi daerah cagar budaya. Dulunya, kawasan ini merupakan pusat pemerintahan Banten.

So, di daerah ini terdapat beberapa situs-situs bersejarah dan ikon-ikon pemerintahan yang menarik untuk dikunjungi dan dipelajari sejarahnya.

Apa saja sih?


Ini beberapa tempat di Banten Lama yang wajib dikunjungi



Keraton Kaibon


Keraton Kaibon terletak di Kampung Kroya, Kecamatan Kesemen. Situs purbakala ini merupakan bagian dari Sejarah Kerajaan Islam di wilayah Banten

Keraton Kaibon sendiri berarti Keibuan, sesuai dengan sifat ibu yang lemah lembut dan penuh kasih sayang.


Keraton Kaibon, Banten Lama
Keraton Kaibon, Banten Lama (dok. pribadi)

Keraton Kaibon merupakan persembahan Sultan Syafiudin kepada ibunya, Ratu Aisyah. Sebagai wujud kasih sayang seorang anak kepada ibunya. 

Jangan berharap akan melihat bentuk bangunan utuh Keraton seperti di Jogja, Solo, atau Cirebon ya. Keraton Kaibon menyisakan puing-puing, akibat dihancurkan Belanda.

Walau tinggal puing-puing, situs bersejarah ini menyisakan keindahan. Sisa-sisa bangunan sangat menarik untuk diamati, apalagi bagi pecinta sejarah. Bangunan Keraton Kaibon terbuat dari susunan batu karang yang kokoh. Jika diamati lebih detail, akan terlihat guratan-guratan karangnya.


Keraton Kaibon, Banten Lama (dok.pribadi)
Keraton Kaibon, Banten Lama (dok.pribadi)

Sayang sekali, beberapa bagian dari situs bersejarah ini sudah tercemari oleh aksi vandalisme. Tangan-tangan jahil merusak obyek indah ini dengan coretan-coretan. Huhuhu. Duh, adik-adikku yang pintar, obyek wisata sebagus ini jangan dikotori dengan ulah usil kalian yaa. Kalau mau berkarya, cari sarana lain deh.


Pintu Paduraksa yang menghubungkan ruangan di Keraton Kaibon
Pintu Paduraksa yang menghubungkan ruangan di Keraton Kaibon


Keraton Surosowan


Penjelajahan pun berlanjut ke Pusat Pemerintahan Kerajaan Banten, Keraton Surosowan. Area ini bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 500m dari Keraton Kaibon.


Puing-puing sisa Keraton Surosowan
Puing-puing sisa Keraton Surosowan

Hampir sama kondisinya dengan Keraton Kaibon, Keraton Surosowan yang dikelilingi benteng setebal 5m ini pun pernah dihancurkan Belanda. Keraton ini sudah berkali-kali dihancurkan. Kehancuran terbesar terjadi pada abad ke-16 dan 18, hingga menyisakan puing-puing yang membuat penghuninya meninggalkan keraton.


Museum Kepurbakalaan Banten


Di sekitar komplek Keraton Surosowan, terdapat museum yang bisa dijadikan referensi untuk mengetahui sejarah Banten.

Ada banyak hal yang bisa dipelajari dan diamati di museum ini. Banyak sekali situs, arca, dan benda-benda peninggalan sejarah yang dipamerkan di museum ini. 



Kisah sejarah Bandar Banten di Museum Banten
Kisah sejarah Bandar Banten di Museum Banten

Bagi yang suka belajar sejarah dan senang dengan benda-benda bersejarah, tak akan puas berkeliling museum ini. Rasanya semua jadi menarik untuk dipelajari. Semua benda yang ditemukan oleh para arkeolog di daerah Banten, akan disimpan dan dipajang di museum ini. 

Ada satu hal yang menarik perhatian saya di museum ini, sejarah teknik pengolahan air bersih yang digunakan Keraton. Air dari sungai Cibanten dialirkan ke Danau buatan Tasikardi, dialirkan ke Keraton melalui sistem penyaring yang disebut pengindelan. Melalui penyaringan Pengindelan AbangPengindelan Kuning, hingga Pengindelan Mas, air dari Tasikardi baru dialirkan ke Keraton sebagai sumber air bersih.


Sejarah Teknik Pengolahan Air Bersih ala Pemerintah Kerajaan Banten
Sejarah Teknik Pengolahan Air Bersih ala Pemerintah Kerajaan Banten

Masjid Agung dan Alun-Alun Banten

Tak jauh dari komplek Keraton Surosowan dan museum kepurbakalaan, ada alun-alun di bagian utara dan masjid Agung di sisi Barat. 


Benteng Speelwijk dan Vihara Avalokitesvara


Lokasi Benteng Speelwijk tak jauh dari kawasan Masjid Agung dan Banten lama. Ya kira-kira 700 meter berjalan kaki. Persis di seberang benteng, terletak Vihara Avalokitesvara, vihara tertua di Indonesia.

Benteng Speelwijk adalah benteng yang dibangun pada masa penjajahan Belanda untuk menahan serangan VOC dari arah laut. Dulunya letak benteng ini persis berada di pinggir laut dan membuat penjajah kesulitan menembus kota Banten.



Salah satu spot di Benteng Speelwijk
Salah satu spot di Benteng Speelwijk


Bangunan Benteng maupun Keraton umumnya terbuat dari bata bakar dan batu karang. Jika diperhatikan lebih detail, sisa-sisa karang terlihat jelas di sela-sela bangunan benteng.



Batu karang sebagai salah satu bahan pembentuk Benteng Speelwijk
Batu karang sebagai salah satu bahan pembentuk Benteng Speelwijk

Sayang sekali, benteng bersejarah ini sepertinya belum dimaksimalkan fungsinya sebagai daerah wisata. Entah saking terbiasanya masyarakat sekitar beraktifitas di sini, entah saking cueknya mereka menganggap kawasan ini sebagai "rumah"nya sendiri? 

Area benteng terlihat semacam area menjemur padi, lapangan bola, lokasi angon kambing, sampai area Kerbau mencari makan? Hmmm. Mudah-mudahan akan segera dibenahi ya.

Mungkin hal ini perlu jadi perhatian pemerintah setempat ya. Sayang sekali jika cagar budaya yang potensi wisata sejarahnya cukup tinggi ini kurang dikelola dengan baik. 


Kerbau dan Benteng Speelwijk
Kerbau dan Benteng Speelwijk


Danau Tasikardi 

Danau ini letaknya agak jauh dari area situs keraton maupun benteng. Tapi, keindahan dan sejarah terbentuknya danau Tasikardi cukup menarik untuk dicermati. Apalagi jika membaca sejarah pengolahan air bersih di Kerajaan Banten yang ada di museum kepurbakalaan yang saya sebut di atas.


Danau Tasikardi (sumber : detikbanten)

Gimana? Seru kan? 

Apa temen-temen sudah pernah menjelajah kawasan Banten lama? 

Ga jauh dari Jakarta kog ini. Tak sampai 3 jam perjalanan jika menggunakan kendaraan pribadi melalui tol (arah Merak dan keluar di Serang), bis, atau kereta.


Mencapai Banten Lama Dengan Kereta


Oh ya, buat yang mau menjelajah Banten Lama menggunakan angkutan umum dari Jakarta, bisa menggunakan kereta Commuterline arah Rangkasbitung dari stasiun Tanahabang (jalur 5 atau 6). Bisa juga naik dari stasiun Palmerah, Kebayoran, Pondok Ranji, Jurangmangu, Sudimara, Rawabuntu, Serpong, dst. 

Waktu tempuh Tanahabang - Rangkasbitung 2 jam. Biayanya 8 ribu, atau 18 ribu jika menggunakan kartu harian berjaminan. Kalau dari Serpong & Rawabuntu 6ribu.

Baca : Jadwal kereta merak

Sesampainya di stasiun Rangkasbitung, sambung naik kereta lokal ekonomi arah Merak. Keluar stasiun dulu untuk beli tiket seharga 3 ribu. 

Turunnya di stasiun Karangantu yaDari stasiun Karangantu bisa menjelajah daerah Banten Lama, mulai Kaibon, Surosowan, Alun-alun, Masjig Agung, dsb. Bahkan bisa juga ke pelabuhan Karangantu.

Saran saya, berangkat pagi-pagi dari Jakarta supaya bisa dapat spot indah di kawasan Banten Lama.

Gimana? Siap jelajah keindahan Indonesia? Wonderful Indonesia?

Atau punya cerita keindahan Indonesia lainnya? Ikut yuk lombanya Wonderful Indonesia. Hadiahnya 2 mio lho. Mantab kan?