Agoda

Saturday, March 14, 2015

Konsep Baru Bebek Kaleyo BSD

Bebek Kaleyo 5 BSD hadir kembali dengan konsep baru. Sejak peristiwa kebakaran yang melanda restoran yang berlokasi di seberang komplek Ruko Golden Viena, jl. Rawa Buntu no. 17, renovasi besar-besaran pun dilakukan.



Tidak hanya renovasi gedung dan konsep ruangan, pembenahan dalam pelayanan dan konsep penyajian pun dilakukan.

Jika konsep sebelumnya adalah pelayanan. Kali ini adalah, self service! Prasmanan. Demikian dikemukakan oleh GM Bebek Kaleyo, Hendriyanto.

GM Bebek Kaleyo saat menjelaskan


Berbagai menu prasmanan yang didisplay
Ini adalah konsep kedua yang diterapkan setelah sebelumnya diuji coba pada Bebek Kaleyo cabang Bandung, yang baru buka Januari 2015.

Saat kami datang pada acara temu blogger sabtu siang itu (14 Maret 2015), pengunjung Bebek Kaleyo sudah ramai mengantri. Semua meja penuh terisi. Bahkan meja reservasi yang ditujukan untuk blogger pun berkali-kali diduduki pengunjung. Ckckck.. Luar biasa animo penggemar bebek ini! :)

Semua meja terisi penuh

Sejarah Bebek Kaleyo

Kata Kaleyo dari Bebek Kaleyo berasal dari kata Kaleh (bahasa Jawa) yang berarti dua dan Yo yang bermakna Ayo. Maksudnya, ayo beli 2 atau yuuk datang lagi :).



Berbicara visi, Bebek Kaleyo ingin menjadi icon kuliner Indonesia yang terjangkau semua kalangan. Dan ini memang salah satu kekuatan utama Bebek Kaleyo.

Harga yang ditetapkan sangat terjangkau. Untuk 1 paket nasi + Bebek, tak lebih mahal dari 25rb!


Harga ini rupanya berlaku di semua outlet, baik yang masih berkonsep pelayanan maupun prasmanan.

Bebek Kaleyo berawal dari keinginan Hendri Prabowo, Paulus, Rini Cahyanti, dan Fenty Puspitasari, yang berkeinginan memiliki usaha sampingan di luar jam kerja sebagai karyawan.

Pada 15 Januari 2007 keluarga bersaudara ini memulai usaha berawal dari sebuah warung tenda yang berlokasi di emperan sebuah bengkel mobil di bilangan Cempaka Putih. Warung ini buka sore hari setelah bengkel tutup. Hebatnya, warung tenda pertama cikal bakal ini tetap dipertahankan hingga kini! Luar biasa ya.

Oh yaa, Bebek Kaleyo tutup lhoo di hari Minggu. Berlaku di semua outlet. Datang hari lain yaaa :). Jangan khawatir, mereka buka dari pukul 10.30 - 22.30.



Walau tutup di hari Minggu, mereka tetap tidak kehilangan penggemar. Nyatanya saat kami di sana hingga sore, pengunjung tak pernah sepi!!

Lihat antriannyaaa


Menu Andalan Bebek Kaleyo

Apa sih kelebihan Bebek Kaleyo dibanding bebek-bebek lainnya?

Menurut Hendriyanto, Bebek Kaleyo terbuat dari bebek pilihan. Saat menerima pasokan bebek dari supplier, kualitasnya sudah disortir, sehingga hanya bebek yang memenuhi syarat saja yang masuk kriteria. Tak heran bebek Kaleyo rasanya empuuk.

Menu andalan di resto ini adalah Bebek kremes. Di samping menu lainnya, seperti bebek rica-rica, atau bebek cabe ijo.

Bebek Goreng Cabe Ijo

Bebek Goreng Kremes
Selain menu utama, juga tersedia menu sampingan lainnya seperti tahu tempe goreng, sate bebek, dimsum, dsb.

Sate bebek

Dimsum lembut dan enak ini cuma 14rb

Berbagai minuman dan pilihan pencuci mulut dengan beragam variasi, sangat menggoda untuk dicoba satu-satu. Mulai es buah, sop durian, es lidah buaya, dsb.

Es Lidah Buaya

Sop Durian yang lembut dan yummyyyy

Friday, March 6, 2015

Cheesy Omelette - Menu Baru Pepper Lunch

Jangan bosen yaaa, kalau saya sering review tentang Pepper Lunch. Kali ini undangan untuk menghadiri reopening Pepper Lunch Plaza Indonesia lantai basement plus icip-icip menu baru.
Disambut balon-balon cantik
Seperti sebelumnya, saya hampir tak pernah melewatkan semua undangan dari Pepper Lunch. Rasanya udah jatuh cinta sejak pertama kali mengenalnya di Citos *kedip-kedip*. Apalagi akan bertemu food blogger lain. Acara makin terasa special karena yang hadir hanya 4 orang (dari 6 orang yang diundang). Makin terasa dekat dan asyik foto fiti. Ada yang bertindak sebagai model, ada yang bertindak sebagai pemotret :).


Ketika membicarakan Pepper Lunch, langsung terbayang hidangan daging mentah yang disajikan dalam hot plate bersuhu 260 derajat celcius!! Bayangkan panasnya yaaa.

Bukti panasnya hot plate, kepulan asap dan gemebung panas terlihat bangeett yaa
Jangan khawatir dengan tampilan mentahnya, cuma dengan mengaduk perlahan, hidangan akan matang sendiri. Itu sebabnya tagline resto ini adalah DIY! Do It Your Self. Kita lah yang bertindak sebagai koki, penentu seberapa matang menu tersebut saat akan disantap.

Saat daging masih mentah dan belum diaduk


Ssstt mereka punya bumbu rahasia lhooo, yang menambah kelezatan setiap hidangan. Special butter ala Pepper Lunch. Butter ini tersembunyi dalam nasi yang disajikan pada menu Double Beef Pepper Rice atau Double Chicken Pepper Rice.
Butter special yg menggoda selera..awaass panas yaaa
Pepper Lunch selaluuu hadir dengan menu-menu baru, jadi ga akan bosen datang lagi dan lagi ke Pepper Lunch, selalu ada menu baru yang menantang lidah untuk dicoba *ehhmm. Setelah melaunching menu breakfast dalam Early Bite, kali ini, hadir dengan menu baru: Cheesy Omelette. Tentu saja, konsep omelette ini berbeda dengan yang pernah ada.

Lihatlah taburan keju yang melimpah ituu


Omelette disajikan bersama taburan keju mozarella parut di atasnya, disandingkan dengan menu-menu favorit khas Pepper Lunch, menggunakan daging impor berkualitas tinggi dan 2 pilihan saus yang hmmmm Yummyyy!

Cheesey Omelette, menu favorit terbaru dari Pepper Lunch

Cheesey Omelette hadir dengan 2 pilihan sajian:

-          Cheesy Omelette with Hamburg Steak
Cheesy Omelette berpadu dengan menu yang lebih dulu jadi favorit, Hamburg Steak. Dua sajian ini hadir dalam satu bowl yang sama. Hadir dengan 2 pilihan saus : curry dan creamy brown sauce.

Cheesy Omelette Hamburg Steak with brown Sauce



-          Cheesy Omelette with Chicken
Cheesy Omelette dengan potongan daging ayam, dengan 2 pilihan saus : curry dan creamy brown sauce.
Kejunyaaaaa menggoda selera yaaa

Awas ketagihan!

Deretan menu baru ini bisa dinikmati dengan harga Rp 88.091 plus 1 buah regular drink (periode terbatas).

Tentang Pepper Lunch

Pepper Lunch merupakan salah satu brand Boga Group (Bakerzin, Ten Ten, Paradise Dynasty, Paradise Inn, Canton Paradise, Masterwok, dan Boga Catering) yang mengusung konsep The Original Japanese DIY Teppan Restaurant.

Pepper Lunch menghadirkan pengalaman tersendiri bagi pengunjung untuk dapat Do It Yourself (DIY), alias memasak makanan sendiri menurut selera masing-masing. Konsep unik tersebut diwujudkan dengan penyajian makanan di atas hot plate bersuhu 260 derajat celcius. Ditambah dengan special butter yang menambah gurihnya makanan dan pepper yang digiling setiap hari sehingga segar dan menambah aroma wangi makanan.

Cheesy Omelette chicken with curry sauce saat belum diaduk

Pepper Lunch menyajikan berbagai variasi menu, mulai dari menu utama seperti Beef Pepper Rice, side dish seperti mashed potato dan miso soup, hingga berbagai jenis ice cream...hmmmm yummy. Sebagai penutup, Pepper Lunch juga menyuguhkan Mousse Dessert dengan 4 varian rasa (Restaurant dan Express) dan Ice Cream (Restaurant saja).

Coffee Jelly

Setiap menu Pepper Lunch diproses dengan standar pengawasan tinggi, menggunakan bahan-bahan terpilih, seperti daging sapi impor dari Australia, unagi impor dari Taiwan, salmon dari Norwegia, scallop dan cumi dari Amerika, dan masih banyak lagi bahan utama yang selalu terjaga kualitasnya.

Pepper Lunch hadir dalam 2 konsep :
Pepper Lunch Restaurant 
Hadir di Plaza Senayan, Plaza Indonesia, Taman Anggrek Mall, Gandaria City, Summarecon Mal Serpong, Central Park, Supermal Karawaci, Kota Kasablanka, Cilandak Town Square, Lotte Shopping Avenue, fX Lifestyle X’enter, Grand Metropolitan Bekasi, Baywalk Mall Pluit, Bintaro Xchange
suasana cozzy yang selalu dihadirkan Pepper Lunch Restaurant

Pepper Lunch Express 
Terdapat di Senayan City, Emporium Pluit, Kepala Gading Mall, Puri Mall, Ciputra Mall, Pondok Indah Mall 1, Kuningan City, Mal @Alam Sutera. 
Tak hanya di Jakarta, Pepper Lunch juga sudah hadir di Bandung, Surabaya, Medan, Bali, Yogyakarta dan Makassar.



Facebook: Pepper Lunch Jakarta
Twitter: @pepperlunchID
Instagram : @pepperlunchID


Sizzle It Your Way!

Sunday, March 1, 2015

[Tutorial] Telor Ceplok Mini

Membuat telor ceplok bagi sebagian besar orang tentu mudah yaa. Walau bagi pemula macam Ferdi yang baru belajar, tentu lebih sulit.

"Bundaa, kog aku ga bisa sih bikin tengahnya bagus kayak buatan ayah?"

^__^

Terlepas dari mudah atau sulitnya membuat telor ceplok yang "cantiikk", saya mau berbagi sedikit tentang cara membuat telor ceplok mini, yang sekarang jadi favorit baru anak-anak.

Beberapa bulan lalu ada teman di facebook yang share foto 1 buah telor bulat iris yang menjadi telor ceplok mini. Sayangnya di foto tsb tidak dicantumkan cara membuatnya. Duuh sayangnya foto tsb entah tersimpan di mana. Maaf yaa yang penasaran.

Hasil diskusi dengan teman-teman yang penasaran, menyebutkan telor tsb dibekukan terlebih dahulu. Waahh telor beku apa bisa diiris?

Berangkat dari rasa penasaran plus rasa ingin tahu yang tinggi untuk membuktikan, saya coba bereksperimen sendiri. Kebetulan ada tetangga yang jual telor retak. Harganya lebih miring 30%. Saya biasa membelinya dan langsung disimpan ke dalam kulkas.

Soooo, eksperimen pun dilaksanakan dengan menggunakan telur retak yang sudah masuk kulkas. Ini cara saya yaaa. Baiknya teman-teman gunakan telur utuh saja :).

Truusss??

Ok, kita langsung aja ke tutorial yaaa

1. Ambil 2 butir telur dari kulkas untuk naik ke freezer. Setelah beku, langsung keluarkan. Biarkan dalam suhu ruang kira-kira 5 menit.

Telor mentah beku yang baru dikeluarkan 5 menit

2. Kupas telur secepat mungkin agar tidak sampai mencair. Jika mencair akan sulit diiris.

3. Iris telur beku tersebut dengan pisau tajam. Irislah setipis mungkin. 1 butir telur ukuran sedang dapat diiris menjadi 6-9  potong.

Faldi coba mengiris
4. Panaskan wajan datar dengan api kecil, beri minyak secukupnya. Masukkan satu per satu irisan telur dalam waktu cepat, agar tidak keburu mencair. Karena dimasukkan bersamaan, biasanya akan saling menempel satu sama lain. Biarkan dulu sampai matang.

Telor ceplok mini on process
5. Setelah bagian bawah matang, pisahkan dan balik untuk mematangkan bagian atas. Matikan api saat mendapatkan tingkat kematangan yang diinginkan.

Balik telur dan pisahkan

Taraaaaa...telur ceplok mini pun siap dihidangkan.



Mudah kan yaa?

Walau terlihat mudah, tapi agak tricky. Masalah utama ada di kecepatan waktu. Jika kurang cepat mengupas, telur biasanya akan mulai mencair dan lebih sulit diiris.

Semakin beku telur, semakin mudah diiris. Gunakan pisau yang sangat tajam agar tidak mengalami stuck saat pemotongan.

Demikian juga saat memasukkan ke dalam wajan, cukup menantang. Jika dimasukkan satu per satu, tingkat kematangan akan berbeda satu sama lain. Yang satu udah keburu matang atau malah gosong, yang lain belum. Yang dapat giliran belakangan juga akan cepat mencair.

Tapi jika dimasukkan secara bersamaan, masing-masing bagian akan saling menempel. Apalagi jika dimasukkan sekaligus, bisa jadi telor dadar :).  Nah lhooo, ribet juga yaa. ;).

Sooo, tampaknya perlu beberapa kali percobaan lagi untuk mendapatkan hasil yang pas.

Telur ceplok mini ini bisa disuguhkan untuk cemilan anak-anak atau untuk isian sandwich. Atau bahkan bisa jadi telor ceplok mini balado.

Selamat mencobaaa

By : Maya Siswadi