Menjajal Makanan Nusantara ala Hotel Indonesia Kempinsky

Menjajal Makanan Nusantara ala Hotel Indonesia Kempinsky. Siapa tak senang jika diundang untuk menjajal aneka makanan nusantara, apalagi yang mengundang adalah hotel bintang lima sekelas Hotel Indonesia Kempinsky.


Selama 5 minggu, mulai 2 Agustus sampai 8 September 2015. Hotel Indonesia Kempinsky mengadakan Indonesian Food Promotion di Signature Restauran, salah satu restoran yang ada di hotel ini. Mulai dari masakan Sumatera di minggu pertama, masakan Jawa di minggu kedua, masakan Bali & Lombok di minggu ketiga, masakan Kalimantan di minggu keempat hingga masakan Sulawesi & Maluku di minggu terakhir.


Saya berkesempatan menjajal masakan Sumatera di minggu pertama. Saat itu hari Minggu dan saya langsung disambut dua orang wanita cantik berpakaian ala wanita Sumatera ini. Daaaann, saya salah pilih  hari! Rupanya Signature Restaurant yang bergaya buffet ini kalau di akhir pekan selalu ramai.

Banyak sekali pengunjung yang datang bersama keluarga. Tak jarang saya lihat mereka hadir bersama kerabatnya juga. Bahkan ada beberapa meja yang bisa berisi 8 hingga belasan orang.


Rata-rata mereka sedang merayakan ulang tahun. Terlihat dari adanya kue dan terdengar nyanyian lagu Selamat ulang tahun. Sepertinya nyaman sekali merayakan ulang tahun di sini. Nyatanya bukan cuma 1-2 keluarga, ada beberapa keluarga lain yang juga sedang merayakan hari jadi, seru sekali.

Aneka macam Macaroon

Saya memilih masakan Sumatera karena penasaran, seperti apa sih masakan Sumatera populer yang saya kenal seperti pempek Palembang, gulai nangka Padang, atau mie khas Aceh dalam presentasi ala Hotel Indonesia Kempinsky?

Rujak Tahu khas Palembang

Saya menjajal cukup banyak makanan, maklumlah, menu buffet memang beragam kan yaa. Sampai bingung mau mulai dari mana, hahaha. Banyaknya menu Indonesia yang dipresentasikan membuat saya takjub. Waaahhh, ada banyak sekali yaaa, variasi masakan Sumatera.

Ayam Lado Ijo yang menggoda iman
Ada beberapa menu asing yang belum pernah saya kenal sebelumnya, dan itu menjadikan pengetahuan kuliner baru bagi saya. Seperti kue Timpan Aceh ini. Saya baru tahu bahwa Aceh ternyata punya kue seperti ini. Rasanya enak seperti ketimus atau lepet kalau di Jawa, bedanya kue Timpan ini juga mengandung pisang yang dihaluskan bersama singkong dan gula merah *cmiiw.

Kue Timpan Aceh
Saya juga mencoba Balado Itik cabe Ijo, gulai nangka dan beberapa menu lain. Rasanya yummy. Rasa pedasnya cukup dapat ditolerir buat saya yang tidak terlalu suka pedas. Yang saya suka, semua bumbunya pas. Beberapa menu bergulai pun saya suka karena tidak terlalu kental, tapi juga tidak terlalu encer. Kekentalannya pas buat saya, ga membuat saya jadi eneg karena kebanyakan lemak *ehhh.

Ini menu Sumatera yang ada di piring saya, gulai Tunjang,  Itik Lado Ijo, dan gulai nangka
Puas dengan masakan Sumatera yang dipresentasikan dalam gerabah unik yang membuatnya menarik, saya pun ingin lagi menjajal masakan dari daerah lain.


Saya pun memilih masakan Sulawesi & Maluku karena penasaran ingin mengetahui, masakan Sulawesi akan dipresentasikan seperti apa yaaa?

Pandangan saya langsung tertumbuk pada menu yang satu ini, Coto Makasar!

Coto Makasar

Beberapa masakan Sulawesi terkenal dengan beberapa sambal khasnya, mulai dabu-dabu, rica-rica, hingga Roa. Rupanya ini ditangkap dengan jeli sekali! Hampir di tiap sudut tersedia sambal Roa. Wawww.

Apa jadinya kalau daging ini dipadukan aneka macam sambal khas Sulawesi?

Tak heran juga sih, yang mengolah dan mengarahkan masakan Sulawesi ini secara langsung adalah celebrity cheff sekelas Cheff Petty Elliot yang memang berdarah Manado *cmiiw.

Teman saya yang merupakan penggemar masakan-masakan cheff Petty Elliot sampai mau bela-belain datang begitu tahu beliau yang mengolah. Menurutnya masakan yang lahir dari hasil olahan cheff Petty itu unik. Cheff Petty mampu menangkap dengan jeli bumbu khas masakan asli Indonesia yang kemudian diolah dan dipresentasikan kembali dengan mengikuti selera pengunjung yang lebih umum.

Bakwan Jagung ala Manado plus saladnya

Secara keseluruhan saya puas sekali menjajal aneka menu Indonesia dan menu pendamping lainnya. Rasanya saya tak akan sayang jika di lain waktu datang khusus ke sini untuk mencicipi berbagai menu. Bahkan tetap disediakan juga Sushi hingga beberapa menu Western yang umum dipresentasikan. Value by Money deh. 
Aneka macam Sushi yang saya pilih

Nyobain salad dan kawan-kawannya, saladnya enaaakk bangett

31 comments

caturguna said...

Waahhh enaknaaaa. Hiks sayang bgt aku batal kesana gara gara mesti ke kuar kota hijs hijss

aurabiru said...

Enaknyaa bisa icip2 begini mbak :D
Di Malang jarang ada acara beginian, nyaris malahan

Andriani "Ika" Wiria said...

Asyiknya Mba Maya nyobain yg Sumatera, kepinginn...
Saya juga penasaran dengan kuliner Sumatera, tapi apa daya waktunya ga cocok hehehe...

Maya Siswadi said...

Enak bangeeett yuuunnn

Maya Siswadi said...

Mudah2an di daerah2 segera melek hal-hal seperti ini yaa

Maya Siswadi said...

Iyaaa, aku emang sengaja menempatkan yg Sumatera

Maya Siswadi said...

Iyaaa, aku emang sengaja menempatkan yg Sumatera

Maya Siswadi said...
This comment has been removed by the author.
Unknown said...

Aaak padahal pengen coba juga masakan Sumatra 😂

Atika said...

Jadi pengen nyicipin Rujak Tahu. Rasanya gimana mba Maya, mirip sama tahu gejrot gak?

Maya Siswadi said...

Enak-enak diiiii, apalagi gulai Tunjangnyaa

Maya Siswadi said...

Aku ga nyobaiiinn, cuma motoin aja, udah kekenyangan :(. Jadi ga tahu rasanya, kayaknya mirip tahu gejrot yaa

Rahmi Aziza said...

Macaronnya unyu2 jadi sayang buat dimakan >.<

Dita said...

penasaran sama rujak tahu....sebagai orang yang lidahnya ndeso, aku suka banget olahan tahu soalnya hehehe

Unknown said...

Balado itik cabe ijonya minta bungkusin dunk mbak may :D

evrinasp said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Soya Yanagawa said...

Ihhh.... seru yaahhhh..... keliatannya sangat menggiurkan... dan menyenangkan :)

dunia kecil indi said...

Aku mau bakwaaaaaan *soalnya yang lain daging semua, hihihi*

Keke Naima said...

Saya melewati event ini. Semoga Kempinspi bikin acara lagi :)

Nunung Yuni Anggraeni said...

Macaronnya menggoda bangeet...jadi pengin makan deh..

Unknown said...

balado itik cabe ijonya kayaknya enak nih ;)

Maya Siswadi said...

iyaaa, bikin mupeng yaaa

Maya Siswadi said...

Sayangnya saya juga ga nyobainn, jadi ga tahu rasanya :(

Maya Siswadi said...

hahahaha, aku pun mauuuu, Agung

Maya Siswadi said...

Iyaaa, segeeerrr

Maya Siswadi said...

Ahhhh Soya basa basi bangeettt

Maya Siswadi said...

Bakwannya enyaaakkk

Maya Siswadi said...

Iyaaaa, pengen lagiiii

Maya Siswadi said...

Enaaakkkk

Vicky Laurentina said...

Bagus lho kalau hotel-hotel mau sediakan makanan khas Indonesia sebagai menu utama makan siang di hotelnya begini. Mulai menggeser paradigma bahwa makan di hotel itu tidak enak :)

Brillianty said...

kapan ya daku nyobain nginep dan makan di kempinsky juga. jadi pingin. nabung dulu kali ya...