Agoda

Wednesday, June 13, 2018

Chicken Stick Berselimut Roti Kukus

Lagi bulan puasa biasanya suka lapar mata ga sih? Pengen ini itu. Beli ini itu. Eh jadinya banyak makanan. Cuma, karena waktu makannya ga banyak, kesanggupan menghabiskan pun terbatas. Berlebih-lebih dan akhirnya masuk kulkas. Bener ga?

Kalau diolah lagi atau dimakan lagi sih masih mending ya. Kadang-kadang kalau udah masuk kulkas, kelamaan, trus berakhir masuk tong sampah...hiks. Ngalamin ga?

Coba bongkar-bongkar kulkas.

Punya roti banyak dan berlebih? Biasanya diapain?

Bagaimana kalau kali ini kita berkreasi dengan roti?

Kebetulan saya punya lebihan roti nih. Sempet bingung mau bikin camilan apa buat buka puasa. Eh kog ya tiba-tiba kepikiran sesuatu gara-gara belanja Chicken Stick So Good.

Saya suka sekali varian Chicken Stick So Good ini, selain mudah didapatkan di berbagai mini market dekat rumah, harganya pun tak terlalu mahal, sekitar 16-18rb. Tersedia kemasan 200 gr yang cukup untuk 1- 2 kali masak. Kandungan proteinnya 26% nih, lebih tinggi dibanding produk sejenis. Tak heran jika rasanya lebih enak.

Oke, intip-intip kulkas, ada sisa roti, ada mayo pedas, ada cheese spread, ada chicken stick So Good

Ok, baik lah, mari kita berkreasi.

Chicken Stick Berselimut Roti Kukus


Bahan :

6-8 pcs Chicken Stick So Good
6-8 pcs roti
4 sdm cheese spread
4 sdm mayonaise
4 sdm saos sambal




Cara Membuat :

1. Goreng Chicken Stick sampai berwarna kecoklatan, sisihkan.

2. Kukus roti jika pernah disimpan di kulkas, supaya lembut kembali. Jika roti baru dan masih lembut, ga perlu dikukus. Roti yang lembut akan mudah digulung.

Ssst, kalau males mengukus, cukup letakkan roti di atas sarangan rice cooker saat memanaskan nasi, diamkan sekitar 5-10 menit sampai roti lembut.

3. Siapkan selembar roti, oleskan cheese spread, mayonaise, saos sambel sesuka hati, sesuai selera.


4. Letakkan chicken stick di atas roti yang sudah dioles.

5. Gulung perlahan-lahan hingga chicken stick sepenuhnya terselimuti.

6. Pada ujung gulungan, oleskan salah satu olesan, bisa cheese spread, mayonaise, atau saus sambal sebagai perekat.

7. Sajikan dengan hiasan saos atau mayonaise.

Taraaa...udah jadi deh snack /   camilan berat. Asyik kan?


Gimana? 

Gampang kan?

Oh ya, kalau punya stok sayuran semacam Lettuce, sawi, timun, wortel atau tomat, bisa kog diberdayakan buat tambahan dalam gulungan roti, biar lebih sehat.

Sajian ini juga bisa disiapkan buat buka puasa atau sajian lebaran. Lucu kan kalau tamu disuguhkan sajian seperti ini?

Yuk yak tuk, yang sedang bingung mau menyuguhkan cemilan untuk tamu atau anak-anak yang sedang libur, chicken stick berselimut roti kukus ini bisa jadi alternatif.

Selamat mencoba
MS

Saturday, June 9, 2018

Sukses Berbisnis Kuliner Dengan MOKA

"Salah satu kunci sukses dalam berbisnis adalah pembukuan yang rapih"

Begitulah suami menasihati saya suatu hari. Hal ini diungkapkannya karena dia melihat saya kurang telaten dalam pembukuan. Hahaha. Memang salah sih ini, saya sadar betul kalau pembukuan saya buruk banget. Saya ga rajin membuat catatan penjualan dan pembelian, apalagi mencatat stok. Ini juga sepertinya yang membuat bisnis saya jadi jalan di tempat, beberapa tahun lalu. Hingga kini, saya masih agak takut memulai bisnis baru.


"Coba deh kamu perhatikan A, dia selalu rajin bikin catatan, makanya bisnisnya berkembang. Catatannya itu bisa dipercaya pihak Bank saat pinjam modal"
Yayaya, saya sadar betul, catatan penjualan itu penting banget buat seseorang yang mau sukses berwirausaha. Sayangnya, saya kadang merasa kesulitan dalam melakukan pencatatan. Jadinya ya gitu, ada aja yang missing. Apa iya musti belajar pembukuan ya?

Ngomong-ngomong soal catatan atau pembukuan ini, tanggal 5 Juni 2018 lalu, saya mendapat undangan dari Moka, sebuah aplikasi kasir online. Sebenarnya agak ga mudeng dengan acara ini. Apa sih Moka? Aplikasi kasir online? Apa sih ini? Baru denger. Berhubung penasaran, saya memutuskan datang.

Acara STalks yang rupanya rutin diadakan ini diadakan di Connext, semacam coworking space yang ada di gedung Cyber Tower 2. Tema acara kali ini adalah "Rahasia sukses bisnis kuliner kekinian #BisnisDiBulanBaik"

Narasumber yang hadir:

Natanael Winata - Business Owner Banananugget
Anthony Lukmawijaya – Business Owner Nutrify Catering
Hilman Desfakhrian - Head of Content Moka
Kevin Ventura – Head of Business Development Sleekr



Acara dibuka oleh Kevin Ventura, Head of Business Development Sleekr yang menjelaskan tentang Sleekr, sebuah aplikasi akuntansi. Sleekr ini ternyata tak hanya membantu dalam urusan administrasi keuangan, juga membantu menghitung pajak. Wah, penting banget nih buat pemilik bisnis. Terus terang, itung-itungan pajak itu rada njelimet kan ya. Nah, buat yang bingung kayak saya, keknya mending serahkan ke ahlinya aja ya. Haahaha.

Tak lama, hadir 2 pembicara utama yang sudah terhitung sukses dengan bisnis kuliner kekiniannya. Natanael Winata dan Anthony Lukmanwijaya. 


Hal yang paling menarik adalah ketika Natanael yang baru berusia 21 tahun dan masih duduk di semester 5 sebuah perguruan tinggi swasta ternama ini menyebutkan kalau ia memulai bisnisnya saat ia masih duduk di semester 3. Ya allah, kagum banget. Anak kuliahan yang penuh semangat. 

Natanael yang mengawali karir bisnisnya dengan menjadi pegawai bisnis martabak milik kakak tingkatnya yang duduk di semester 5. Waktu itu Natanael terinspirasi melihat si kakak tingkat, baru semester 5 sudah punya bisnis dan punya karyawan sesama mahasiswa juga. 

Natanael pun tergerak untuk memulai bisnisnya sendiri. Awalnya ia mencoba berbisnis martabak juga. Sayangnya bisnis itu kurang berkembang. Akhirnya ia pun banting stir. Ganti haluan mencoba bisnis banananuget. Berawal dari melihat kekurangan yang dimiliki bisnis serupa, Natanael melihat peluang untuk menjadi lebih sukses dengan melakukan perbaikan dan inovasi pada topping. Berbekal resep andalan keluarga, dalam kurun kurang dari setahun, Natanael berhasil membuka 36 cabang di seputar Jabodetabek dan kota-kota besar di Pulau Jawa. 

Pengguna Moka ini menyebutkan, aplikasi kasir ini memudahkannya dalam melakukan evaluasi. Kapan saat-saat penjualan ramai, kapan saat penjualan turun. Hal ini membuat ia dan team mudah mengambil tindakan, kapan harus stok pisang banyak, kapan harus stok sedikit. Kapan perlu melakukan promo, dsb.

Berbeda dengan Anthony Lukmanwijaya, pemilik catering sehat Nutrify yang kini omzetnya mencapai 150-250 box per hari. Anthony bercerita, awal membuat usaha, ia sempat menghabiskan uang cukup banyak untuk aplikasi dan software usaha yang ga berguna. Kini, dengan menggunakan Moka, ia bisa lebih efisien dalam melakukan promosi dan memberikan perhatian kepada customer. Ia jadi bisa tahu kesukaan customer dan kebiasaan pembeliannya. Ini memudahkannya dalam memetakan kebutuhan customer.

Saya jadi makin penasaran donk. Jadi sebenarnya Moka ini apa sih?

Coba lihat video berikut ini, mungkin teman-teman jadi bisa punya gambaran tentang Moka.





Moka


Pada sesi terakhir, hadir Hilman Desfakhrian - Head of Content Moka yang menjelaskan tentang apa sih Moka. Yang pasti sih bukan nama makanan atau minuman ya. 

Jadi, si Moka ini adalah sebuah sistem point of sale (pos) berbasis cloud. Semua data-data penjualan akan tersimpan secara sistem di dalam cloud. Ini jadi memudahkan dalam pengambilan datanya secara online. Dengan cara seperti ini, akan mudah melakukan pemantauan penjualan secara online dari berbagai cabang yang ada, ga harus terjun langsung ke lapangan.

Moka memudahkan dalam hal reporting dan inventory, penyimpanan database yang bisa digunakan dalam hal loyalty customer rewards, dsb, plus memudahkan dalam employee management.

Dengan adanya inventory yang jelas ini, akan memudahkan pemilik bisnis untuk melihat trend penjualan. Kapan saat bisnis ramai, dan kapan bisnis sepi. Kapan harus stok banyak, atau kapan saat stok dibuat secukupnya seperti yang sudah dilakukan Natanael. Ia jadi mudah memperkirakan stok, ga ada lagi cerita buang-buang bahan.  

Dulu sering banget Natanael sampai kelebihan pisang dan terpaksa harus membuang bahan, karena pisang ga bisa disimpan lama. Ia kekeuh ga mau pakai pengawet. Kini, dengan sistem yang efisien dengan menggunakan Moka, ia jadi lebih bisa memperkirakan dan menghitung kebutuhan bahan baku.

Begitu pun dengan Anthony, dengan aplikasi Moka ini, membuat ia lebih dalam memberikan loyalty reward kepada pelanggan. Ia jadi tahu kebutuhan dan kesukaan pelanggan. Mereka biasa order apa, kapan saja mereka biasa order, dsb. Hal ini memudahkan Anthony saat merancang sebuah promosi. Promosi yang ia lakukan menjadi lebih tepat sasaran dan ga asal tembak lagi. Sesuai kebutuhan customer yang bisa terbaca melalui input data yang dilakukan pada aplikasi Moka.

Hm, jadi penasaran banget dengan aplikasi Moka ini. Next kalau mau berbisnis, kayaknya musti coba pakai aplikasi ini deh. Jadi ga perlu pencatatan manual lagi. Pas input data kasir, jadinya udah sekalian terdata. Asyik juga ya. Teman-teman ada yang sedang mencoba berbisnis kuliner?

Wednesday, June 6, 2018

ILotteHangOut, Cooking Class with Putri Habibie

"Fal, ikut cooking class yuk" seru saya pada Falda
"Emang kita ngapain bund?"
"Belajar masak, langsung praktek"
"Wah mau"

Begitu lah, Falda antusias banget saat saya ajak ikut cooking class bersama Putri Habibie. Untung lah keinginan itu dikabulkan pihak penyelenggara yang membolehkan peserta untuk mengajak 1 orang teman perempuan sebagai peserta.

Saya bingung mau mengajak siapa, akhirnya berpikir untuk mengajak Falda yang kebetulan sedang senang-senangnya berkreasi di dapur. 

Memang masih kreasi sederhana semacam omelet keju, pancake pisang, pisang bakar coklat keju, piscok, atau nasi goreng keju. Tapi setidaknya Falda punya ketertarikan mengolah makanan. Dengan mengajak Falda, akan menambah wawasan memasaknya, ga cuma masakan yang udah dia tahu aja.

Putri Habibie Cooking Class

ILotte.com


Cooking Class kali ini rupanya dalam rangka I Lotte Hang Out yang diselenggarakan Ilotte.com di gedung Noble House, daerah Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Ilotte.com merupakan sebuah ecommerce baru yang menjamin produk-produk asli, langsung dari brand yang bekerja sama seperti Nike, Zara, dsb.

Beberapa brand dan produk yang ada di mallnya Lotte juga ada lho di Ilotte.com, termasuk kalau mau belanja bulanan di Lottemart. Asyik kan? 

So, kalau pengen beli produk di mall Lotte (misalnya lotte avenue) tapi ga sempet ke mall atau mager di rumah, tinggal order aja deh via aplikasi atau situsnya. Gratis ongkir dan sampai hari itu juga dalam waktu maksimum 3 jam jika area jabodetabek.

Oh ya, kalau kamu penyuka produk dari Korea, macam Nature Republic yang lagi booming, bisa order di Ilotte.com juga nih.

Cooking Class With Putri Habibie


Sore itu, 30 Mei 2018, saya dan beberapa teman blogger, mendapat kesempatan ikut I Lotte Hang Out. Sebuah acara santai dan ringan yang digagas Ilotte.com.

Kali ini kami akan belajar memasak (cooking class) bersama Putri Habibie, pemilik akun instagram @ladybakecookingclass. "Membuat takjil sehat dalam 30 menit"

Putri rupanya sering mengadakan private cooking class di kalangan artis. Biasanya sih yang diajarkan yang mudah diikuti, langsung praktek bersama, alias hands on dengan bahan yang sudah disediakan. Rata-rata memang kelas untuk pemula.

Kali ini, kami diajak untuk belajar membuat Banofee Pie bersama-sama.

Alat dan bahan sudah disediakan di beberapa meja peserta. Bahan seperti talenan plastik lucu, hingga sendok-sendok warna warni, disediakan pihak Claris yang bisa didapat di Ilotte.com.

Claris memang mengeluarkan produk-produk berbahan plastik. Produknya lucu-lucu. Waktu lihat talenan ayamnya tertata di meja kami, saya langsung refleks bergumam "ihhhh, lucu banget buat properti foto"

Talenan dan sendok lucu dari Claris

Dalam satu meja, dibagi menjadi 3-4 orang, tiap kelompok harus bekerja sama membuat Banofee Pie. Saya, Febri, Mirna dan Falda, bekerja sama mengerjakan instruksi dari mba Putri.

"Potong-potong pisangnya"
"Hancurkan biskuitnya. Kerja sama ya" seru mba Putri.

Mirna dan Febri kebagian memotong pisang, saya dan Falda kerjasama menghancurkan biskuit. Falda juga yang membantu foto-foto.

Kerja sama team ya

Banofee Pie


Bahan :

2 buah pisang sunpride
5-10 keping biskuit Regal
1-2 sdm SKM
200 ml whip cream yang sudah dikocok atau whip cream jadi

Cara Membuat

1. Potong-potong pisang sesuai selera
2. Hancurkan biskuit, bisa halus atau kasar, sesuai selera aja. 
3. Tata biskuit yang sudah dihancurkan dalam sebuah loyang atau mangkuk
4. Tata pisang yang sudah dipotong diatas biskuit, tuang SKM secukupnya

Tata Pisang

5. Oleskan whip cream di atas tatanan pisang sampai full (sesuka hati)
6. Sebagai sentuhan akhir, susun sisa biskuit sebagai topping.

Taraaaa... Banofee pie siap disajikan

Banofee Pie kreasi team kami

Gampang banget kan? Ga perlu pakai oven baking, cukup tata-tata, beres deh. Ini memang jenis no bake cooking. Mudah disajikan. Bikin takjil pun bisa siap sedia dalam waktu tak sampai 30 menit. Ihiir.

Falda pun seneng banget bisa ikut cooking class yang sama sekali ga rumit baginya. Malah kami sudah merancang akan membuat banofee juga dengan versi lain, sesuai ketersediaan bahan di rumah.

Oh ya, untuk menyantap banofee pie ini, menggunakan sendok ya. Begitu pun saat mengambilnya dari loyang, tak bisa dipotong-potong, perlu menggunakan scoop atau sendok.

Jika ingin langsung disantap, terasa crunchynya biskuit berpadu lembutnya cream dan manisnya pisang. Ambooy..nikmat..lembut membelai lidah.

Jika ingin merasakan sensasi dinginnya cream, masuk kulkas pun enak. Cuma, crunchynya biskuit kurang terasa karena biskuitnya menjadi melunak, efek dinginnya cream.

Nah bagaimana? Gampang, cepat, dan yummy kan? Seneng banget bisa ikutan I lotte hang out kali ini. Semoga bisa ikut hang out berikutnya. Mudah-mudahan kebagian cooking class lagi. Mengolah pasta, mungkin?

Btw, kalian bagaimana nih bikin takjilnya? Seru gaaa? Share yuuk

Friday, June 1, 2018

Mobil Bekas Layak Mudik, Mobil 88

Masih segar dalam ingatan, sekitar 30 tahunan lalu, 2-3 hari sebelum lebaran, saya dan 3 adik, diboyong papa - mama menggunakan mobil. Biasanya kami akan jalan malam-malam supaya tak terlalu panas. Pekanbaru-Padang via jalan darat itu luar biasa medannya pada jaman dulu kala. 

Kami melewati hutan, jalanan terjal, tebing, hingga kelokan yang terkenal, kelok 44, eh, apa kelok 99 ya? Duh, lupa. Yah pokoknya melewati kelokan yang banyak lah, membelah gunung. Menempuh jalan yang di salah satu sisinya adalah jurang.

Setiap kali akan mudik, papa selalu membawa mobilnya ke bengkel, semua harus dicek. Jika ada masalah, harus segera diservice. Papa mau kendaraannya laik jalan. 


Bahaya kan jalan malam dengan kondisi jalanan curam, terjal dan berjurang. Papa ga mau kendaraannya bermasalah selama dibawa mudik ke Padang. Sepanjang jalan Padang-Pekanbaru itu mana ada bengkel? Ketemu bengkel juga kalau masuk kawasan kota. Kalau di hutan ya ga akan ada. Entah kalau sekarang ya. Sudah puluhan tahun saya tak melalui jalur itu lagi.


Trend Mudik Menggunakan Mobil

Belakangan, trend pemudik meningkat hingga 13%, dari tahun 2016 ke 2017. Yang lucunya, trend pemudik yang menggunakan kendaraan umum justru menurun. Sebaliknya, trend pemudik yang menggunakan mobil pribadi, makin meningkat. Apalagi sejak tol antar kota semakin banyak, Jakarta-Semarang pun bisa melenggang via tol.

Menurut mas Aris Harvenda, editor rubrik Otomotif Kompas.com, mudik dengan menggunakan mobil, tidak terikat waktu, bisa berangkat kapan saja, tengah malam atau dini hari sekali pun. Plus bisa mengangkut banyak muatan, baik penumpang, maupun barang bawaan. Kelebihan lainnya, saat perjalanan mudik, bisa berhenti kapan saja di mana saja, ga tergantung jadwal. Pun, saat di kota tujuan, ada banyak destinasi yang bisa dikunjungi.

Aris Harvenda, editor rubrik Otomotif Kompas.com
Aris Harvenda, editor rubrik Otomotif Kompas.com

Tak heran jika menjelang lebaran, banyak juga pemudik yang memilih menggunakan mobil pribadi. Bahkan, ada kecenderungan pembelian mobil sejenis SUV atau MPV (jenis-jenis family car yang memuat hingga 7 penumpang) akan meningkat drastis menjelang lebaran.

Bagi yang dananya terbatas, pengen irit, atau perhitungan, akan melirik mobil bekas. Secara harga sudah jauh berkurang dibanding mobil baru, tapi kondisi mobilnya masih layak dipakai jalan. Lumayan kan kalau bisa dibawa mudik.


Triknya, periksa lah secara teliti mobil bekas yang akan dibeli, bodinya, remnya, kondisi mesin, surat-surat. Jangan tergiur bodi yang kece. Perhatikan mesin dan surat-surat lebih penting. 


Hati-hati Membeli Mobil Bekas

Hanya saja, fenomena banyaknya pemburu mobil bekas menjelang lebaran ini kadang suka dimanfaatkan pedagang "nakal". Ibarat aji mumpung. Mumpung dibutuhkan. Mobil kurang layak jalan, dijual pada pembeli yang kurang jeli. Alih-alih si pembeli bisa irit, malah jadi tekor. Entah remnya yang ternyata kurang pakem, over heat, atau pernah kena banjir.


Sejak itu mba Rally kapok membeli mobil bekas pada tempat yang kurang bisa dipercaya. Ia baru berani beli mobil bekas, jika tempat penjualannya itu memang terpercaya, kalau bisa memberikan jaminan keamanan.


Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Mobil Bekas



Mba Rally dan mas Aris memberikan tip nih, bagaimana trik membeli mobil bekas yang aman.

1. Cek, apakah mesinnya bagus? 
Mesinnya kering ga? 
Adakah bocor oli, dsb. 
Kalau suami saya biasanya cek dari asap knalpotnya, apakah asapnya banyak? Ada air? 
Kadang, mesin halus dan tanpa asap atau air di knalpot bisa jadi pertanda bahwa mesin mobil baik-baik saja. Tapi, mas Aris mengingatkan, kadang ada penjual nakal yang mengakali agar mesin terdengar halus, misal diganjal pisang *cmiiw. So, better hati-hati ya teman. Jangan ragu untuk cek keseluruhan mesin.

2. Cek, apakah mobil tersebut pernah tabrakan/crash? 
Biasanya dari bodi mobil bisa ketahuan apakah mobil pernah "cacat" karena tabrakan.

3. Cek, apakah mobil yang akan dibeli pernah terendam banjir? 
Mas Aris ngasih tip nih cara mengecek apakah mobil pernah terendam banjir. Buka karpet mobil bagian bawah, cek, apakah ada bekas lumpur? Mobil yang pernah terendam banjir biasanya akan meninggalkan sisa lumpur di bagian bawah karpet.

4. Cek nomor rangka mesinnya, apakah sesuai dengan STNK dan BPKB? Pastikan keaslian surat-surat mobil. Sekarang ini banyak beredar mobil curian yang surat-suratnya seolah asli. So, lebih baik agak repot sendiri mengecek hal ini.



Beli Mobil Bekas Yang Aman


Prosedur standar yang digunakan Mobil 88 saat membeli mobil bekas, melalui 4x pengecekan. Pertama, cek kondisi oleh appraisal, seseorang yang telah terlatih untuk melihat kondisi mobil bekas.





Setelah mobil disetujui untuk diadopsi, saat akan memasuki show room, kondisi mobil akan dicek lagi untuk analisis, apa saja yang perlu diperbaiki. Pada tahap ini, mobil akan direkondisi layaknya mobil baru. Bodi-bodi dirapihkan, dicat ulang, rem dibenahi, semua mesin diperbaiki macam mobil baru. Odometer saja yang dibiarkan apa adanya. Tak ada istilah diputar ulang.

Setelah selesai rekondisi, mobil akan dicek kembali, apakah sudah layak tayang di show room. Terakhir, sesaat akan dibeli, kondisi mobil akan dicek bersama antara pembeli dan Mobil 88.

Wah, prosesnya panjang ya. Kalau begini, beli mobil bekas via Mobil 88 udah terima beres. Ga usah repot-repot service lagi. Ibaratnya, mobil bekas sudah langsung bisa dipakai jalan, jauh sekali pun. So, beli mobil bekas di Mobil 88 ini aman, sudah bisa langsung dibawa mudik, ga perlu Service lagi. Malah ada garansi service selama 1 tahun. 

Oh ya, Mobil 88 juga memberi jaminan hukum untuk pembelian mobil. Mobil bekas yang akan dibeli, sudah dicek surat-suratnya, apakah sesuai nomor rangka, BPKBnya asli atau tidak, dsb. Segala urusan surat menyurat, harus dipastikan aman. 

Ada jaminan buy back guarantee jika suatu saat ternyata mobil yang dibeli via Mobil 88 mengalami masalah hukum. Misalnya terkait kasus pencucian uang.

Nah, buat yang sedang cari kendaraan buat mudik, Mobil 88 sedang mengadakan promo nih, dapat cashback hingga 14 jutaan. Asyik kan? Langsung aja kunjungi dealer terdekat ya