Agoda

Saturday, December 8, 2018

Rental Mobil Saat Libur? Udah Coba TRAC?

"Teman-teman, ada yang tahu info rental mobil di Bali?"
"Teman-teman, punya info rental mobil di Jogja/Solo ga?"
"Teman-teman, mau dong info rental mobil di Medan" 

Begitulah beberapa pertanyaan yang kerap mampir di beberapa grup Whatsapp (WA) yang saya masuki. Rata-rata grup emak-emak sudah mulai sibuk dengan wacana dan info-info wisata menjelang libur sekolah di akhir bulan November lalu. Menjelang libur akhir tahun begini, pasti ada saja satu dua orang yang muncul dengan pertanyaan-pertanyaan seperti itu. Menanyakan info rental di suatu kota. Biasanya sih langsung ada yang nongol memberi info. Seringnya kami tak punya clue sama sekali, sehingga tak ada yang bisa membantu memberikan informasi. 

Selama ini saya juga sering kebingungan kalau mau liburan ke suatu kota, mikirin gimana transportasi kami selama di sana. Misalnya saat saya liburan naik kereta ke Lampung. Saat sampai di Lampung, kami berakhir kebingungan memilih transportasi untuk menuju beberapa kawasan. Memang sih, info dari beberapa teman di sana, sudah ada kendaraan online di kota Bandar Lampung. 



Tapi, jika kami ingin mengunjungi beberapa tujuan wisata, sepertinya ga efektif kalau bolak balik order dengan jarak jauh. Apalagi jika tujuannya ke luar dari kota Bandar Lampung, belum tentu ada yang mau mengangkut. Akhirnya, selama beberapa hari di Lampung, kami hanya main ke beberapa destinasi dalam kota saja. Padahal pengen banget deh main ke Pantai Pasir Putih, ke pulau Pahawang, atau menengok gajah di Way Kambas. Huhuhu. Semua tujuan itu adanya jauh di luar kota. Butuh transportasi khusus untuk ke sana. Kalau angkutan umum aja ga mungkin. Kalau punya mobil, akan lebih enak mampir-mampirnya. Berangkat pagi sekali atau terpaksa pulang agak sore pun tak khawatir. 

Kasus yang hampir sama juga terjadi ketika saya dan beberapa teman-teman Blogger Tangsel Plus hendak mengikuti Jelajah Banten Lama. Kami sempat kebingungan mencari rental mobil yang bisa digunakan untuk berangkat dari Tangerang Selatan, menuju kawasan Banten Lama. Saat itu rombongan kami hampir 30 orang.

 Tadinya berniat mencari bus sedang atau kendaraan sejenis minibus. Setelah sibuk cari sana sini, akhirnya kami rental mobil tetangga. Hahaha. Kebetulan ada tetangga baik hati yang mau meminjamkan mobilnya dan kami ajak jalan-jalan. Teman-teman lain pun begitu. Total akhirnya kami berangkat dengan 3 mobil tetangga. Hahaha

Memang deh, kalau lagi jalan-jalan, liburan, hal pertama yang terpikirkan, bagaimana transportasi di tempat tujuan?


Trac Astra Blogger Gathering


Selasa, 4 Desember 2018 lalu, bertempat di Eastern Oppulence, Jakarta Selatan, saya mendapat kesempatan mengikuti Blogger Gathering bersama TRAC Astra Rent a Car dan kompas


Febrian, travel blogger yang sudah malang melintang keliling berbagai kota selama 5 tahun terakhir, hadir sebagai salah satu narasumber pada siang itu. Febrian bercerita kalau Trac sangat membantunya saat sedang travelling ke suatu kota. Pemilik blog ceritafebrian.com yang sudah melanglang buana ke berbagai tujuan wisata dalam dan luar negeri ini mengaku, Trac membuatnya mudah berpindah dari satu destinasi ke destinasi lain *cmiiw.

Menurut Pak Riyadi, TRAC Rental Deputy COO, TRAC mempunyai banyak armada untuk rental mobil. Bahkan, tak hanya kendaraan sekelas SUV atau MPV, bus yang bisa mengangkut penumpang lebih banyak pun tersedia. Driver dari TRAC dijamin sudah tersertifikasi. Mereka adalah pengemudi handal yang paham Safety driving. Kendaraan yang digunakan pun rata-rata adalah kendaraan yang umurnya tak lebih dari 3 tahun. 

Rental mobil Trac ini dijamin bersih dan aman. Dilindungi asuransi dan garansi kendaraan juga. Kalau kendaraan yang kita sewa mengalami masalah atau rusak, pihak Trac akan memberikan mobil pengganti.

Pak Luthfi, TRAC Bus Services Branch Manager menjelaskan, TRAC punya banyak pilihan bus untuk disewa. Mulai small bus yang hanya berkapasitas 12 atau 15 penumpang, sampai Luxury bus yang menyediakan fasilitas mewah semacam meeting room, pantry, hingga kursi yang dilengkapi LCD, earphone, dan reflexology system. Wuiih, keren banget ya fasilitasnya. 

Bus sewaan dari Trac ini memiliki kelebihan, selain bersih, wangi, dan berAC sejuk, para awak bus juga dibekali pengetahuan wisata dan sedikit ilmu fotografi, so mereka bisa diminta foto-foto dan jadi guide sederhana.

Mba Sri Anindiati Nursastri, editor kompas.com travel menyebutkan, hal paling utama yang perlu disiapkan saat liburan adalah uang. Hohohoho, bener banget mbaa, liburan memang butuh uang. Mba Sastri memyebutkan, budget khusus untuk liburan ini mustinya sih udah disiapkan jauh-jauh hari, supaya bisa booking tiket dan akomodasi lebih dulu. Pesan tiket jauh-jauh hari itu keuntungannya bisa dapat harga lebih murah.


Promo Akhir Tahun TRAC Astra Rent A Car


Kalau biasanya perusahaan rental memanfaatkan momen peak season libur akhir tahun ini dengan menaikkan harga atau memasang harga tinggi, TRAC, salah satu anak perusahaan Astra yang fokus di penyewaan mobil ini justru menawarkan harga promo yang bikin mupeng. Lihat harga promo TRAC untuk self drive alias kendaraan lepas kunci ini bikin saya jadi pengen jalan-jalan. Hahaha.

Bayangkan, untuk penyewaan mobil sejenis Toyota Avanza selama 2 hari dengan bonus 1 hari, biaya yang dikenakan hanya Rp 1.100.000. Kalau sewanya 4 hari, dibonusin 2 hari, cuma Rp 2.200.000! Berarti seharinya ga sampai 400ribu!

Murah ga tuh?

Saya langsung pengen jalan-jalan ke Malang, mengunjungi adik saya dan menjelajah Bromo, pantai selatan Malang, dsb. Kepikiran juga pengen ke kawasan Banten, pengen ubek-ubek7
wilayah Pandeglang, Tanjung Lesung, atau pantai-pantai sekitarnya. Ahhh. Banyak maunya!

Promo ini berlaku untuk reservasi sampai 15 Desember 2018 aja, untuk pemakaian mulai 1 Desember 2018 - 13 Januari 2019. 

Reservasi bisa dilakukan via 
call center 021 877 877 87, 
chat WA 081111 77087

Khusus reservasi bus, hubungi
Bus call centre : 021 840 40 40
Email : reservasi.bus@trac.astra.co.id

Sunday, December 2, 2018

Sehari Jelajah Banten Lama, Wonderful Indonesia

Indonesia itu indah dan kaya. Setuju ga teman-teman? Kaya akan keindahan alamnya. Kaya akan keragaman adat istiadat, budaya, bahasa. Dan kaya juga akan sejarahnya. Wonderful Indonesia

Saking kayanya, saking banyaknya, seringkali ga menyadari kekayaan yang kita miliki. Lebih seringnya kurang aware akan keunikan dan keistimewaannya. Saking terbiasanya, membuat kita luput mengamati keindahan yang terpampang tak jauh dari tempat tinggal.

Contoh gampangnya gini. Sebagai warga Jabodetabek, seberapa banyak dari teman-teman yang sudah pernah mengunjungi Banten Lama? Pernah terpikir ga melipirnya ke Banten Lama, bukan cuma Bandung dan sekitarnya?

Kalau ada libur kejepit atau libur-libur long weekend, banyak yang bingung menentukan mau liburan ke mana. Padahal, tak sampai 3 jam dari Jakarta, ada kawasan wisata yang bisa dikunjungi hanya dalam sehari.


Banten Lama


Kawasan Banten Lama merupakan sebuah kawasan di daerah Serang, Provinsi Banten, yang menjadi daerah cagar budaya. Dulunya, kawasan ini merupakan pusat pemerintahan Banten.

So, di daerah ini terdapat beberapa situs-situs bersejarah dan ikon-ikon pemerintahan yang menarik untuk dikunjungi dan dipelajari sejarahnya.

Apa saja sih?


Ini beberapa tempat di Banten Lama yang wajib dikunjungi



Keraton Kaibon


Keraton Kaibon terletak di Kampung Kroya, Kecamatan Kesemen. Situs purbakala ini merupakan bagian dari Sejarah Kerajaan Islam di wilayah Banten

Keraton Kaibon sendiri berarti Keibuan, sesuai dengan sifat ibu yang lemah lembut dan penuh kasih sayang.


Keraton Kaibon, Banten Lama
Keraton Kaibon, Banten Lama (dok. pribadi)

Keraton Kaibon merupakan persembahan Sultan Syafiudin kepada ibunya, Ratu Aisyah. Sebagai wujud kasih sayang seorang anak kepada ibunya. 

Jangan berharap akan melihat bentuk bangunan utuh Keraton seperti di Jogja, Solo, atau Cirebon ya. Keraton Kaibon menyisakan puing-puing, akibat dihancurkan Belanda.

Walau tinggal puing-puing, situs bersejarah ini menyisakan keindahan. Sisa-sisa bangunan sangat menarik untuk diamati, apalagi bagi pecinta sejarah. Bangunan Keraton Kaibon terbuat dari susunan batu karang yang kokoh. Jika diamati lebih detail, akan terlihat guratan-guratan karangnya.


Keraton Kaibon, Banten Lama (dok.pribadi)
Keraton Kaibon, Banten Lama (dok.pribadi)

Sayang sekali, beberapa bagian dari situs bersejarah ini sudah tercemari oleh aksi vandalisme. Tangan-tangan jahil merusak obyek indah ini dengan coretan-coretan. Huhuhu. Duh, adik-adikku yang pintar, obyek wisata sebagus ini jangan dikotori dengan ulah usil kalian yaa. Kalau mau berkarya, cari sarana lain deh.


Pintu Paduraksa yang menghubungkan ruangan di Keraton Kaibon
Pintu Paduraksa yang menghubungkan ruangan di Keraton Kaibon


Keraton Surosowan


Penjelajahan pun berlanjut ke Pusat Pemerintahan Kerajaan Banten, Keraton Surosowan. Area ini bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 500m dari Keraton Kaibon.


Puing-puing sisa Keraton Surosowan
Puing-puing sisa Keraton Surosowan

Hampir sama kondisinya dengan Keraton Kaibon, Keraton Surosowan yang dikelilingi benteng setebal 5m ini pun pernah dihancurkan Belanda. Keraton ini sudah berkali-kali dihancurkan. Kehancuran terbesar terjadi pada abad ke-16 dan 18, hingga menyisakan puing-puing yang membuat penghuninya meninggalkan keraton.


Museum Kepurbakalaan Banten


Di sekitar komplek Keraton Surosowan, terdapat museum yang bisa dijadikan referensi untuk mengetahui sejarah Banten.

Ada banyak hal yang bisa dipelajari dan diamati di museum ini. Banyak sekali situs, arca, dan benda-benda peninggalan sejarah yang dipamerkan di museum ini. 



Kisah sejarah Bandar Banten di Museum Banten
Kisah sejarah Bandar Banten di Museum Banten

Bagi yang suka belajar sejarah dan senang dengan benda-benda bersejarah, tak akan puas berkeliling museum ini. Rasanya semua jadi menarik untuk dipelajari. Semua benda yang ditemukan oleh para arkeolog di daerah Banten, akan disimpan dan dipajang di museum ini. 

Ada satu hal yang menarik perhatian saya di museum ini, sejarah teknik pengolahan air bersih yang digunakan Keraton. Air dari sungai Cibanten dialirkan ke Danau buatan Tasikardi, dialirkan ke Keraton melalui sistem penyaring yang disebut pengindelan. Melalui penyaringan Pengindelan AbangPengindelan Kuning, hingga Pengindelan Mas, air dari Tasikardi baru dialirkan ke Keraton sebagai sumber air bersih.


Sejarah Teknik Pengolahan Air Bersih ala Pemerintah Kerajaan Banten
Sejarah Teknik Pengolahan Air Bersih ala Pemerintah Kerajaan Banten

Masjid Agung dan Alun-Alun Banten

Tak jauh dari komplek Keraton Surosowan dan museum kepurbakalaan, ada alun-alun di bagian utara dan masjid Agung di sisi Barat. 


Benteng Speelwijk dan Vihara Avalokitesvara


Lokasi Benteng Speelwijk tak jauh dari kawasan Masjid Agung dan Banten lama. Ya kira-kira 700 meter berjalan kaki. Persis di seberang benteng, terletak Vihara Avalokitesvara, vihara tertua di Indonesia.

Benteng Speelwijk adalah benteng yang dibangun pada masa penjajahan Belanda untuk menahan serangan VOC dari arah laut. Dulunya letak benteng ini persis berada di pinggir laut dan membuat penjajah kesulitan menembus kota Banten.



Salah satu spot di Benteng Speelwijk
Salah satu spot di Benteng Speelwijk


Bangunan Benteng maupun Keraton umumnya terbuat dari bata bakar dan batu karang. Jika diperhatikan lebih detail, sisa-sisa karang terlihat jelas di sela-sela bangunan benteng.



Batu karang sebagai salah satu bahan pembentuk Benteng Speelwijk
Batu karang sebagai salah satu bahan pembentuk Benteng Speelwijk

Sayang sekali, benteng bersejarah ini sepertinya belum dimaksimalkan fungsinya sebagai daerah wisata. Entah saking terbiasanya masyarakat sekitar beraktifitas di sini, entah saking cueknya mereka menganggap kawasan ini sebagai "rumah"nya sendiri? 

Area benteng terlihat semacam area menjemur padi, lapangan bola, lokasi angon kambing, sampai area Kerbau mencari makan? Hmmm. Mudah-mudahan akan segera dibenahi ya.

Mungkin hal ini perlu jadi perhatian pemerintah setempat ya. Sayang sekali jika cagar budaya yang potensi wisata sejarahnya cukup tinggi ini kurang dikelola dengan baik. 


Kerbau dan Benteng Speelwijk
Kerbau dan Benteng Speelwijk


Danau Tasikardi 

Danau ini letaknya agak jauh dari area situs keraton maupun benteng. Tapi, keindahan dan sejarah terbentuknya danau Tasikardi cukup menarik untuk dicermati. Apalagi jika membaca sejarah pengolahan air bersih di Kerajaan Banten yang ada di museum kepurbakalaan yang saya sebut di atas.


Danau Tasikardi (sumber : detikbanten)

Gimana? Seru kan? 

Apa temen-temen sudah pernah menjelajah kawasan Banten lama? 

Ga jauh dari Jakarta kog ini. Tak sampai 3 jam perjalanan jika menggunakan kendaraan pribadi melalui tol (arah Merak dan keluar di Serang), bis, atau kereta.


Mencapai Banten Lama Dengan Kereta


Oh ya, buat yang mau menjelajah Banten Lama menggunakan angkutan umum dari Jakarta, bisa menggunakan kereta Commuterline arah Rangkasbitung dari stasiun Tanahabang (jalur 5 atau 6). Bisa juga naik dari stasiun Palmerah, Kebayoran, Pondok Ranji, Jurangmangu, Sudimara, Rawabuntu, Serpong, dst. 

Waktu tempuh Tanahabang - Rangkasbitung 2 jam. Biayanya 8 ribu, atau 18 ribu jika menggunakan kartu harian berjaminan. Kalau dari Serpong & Rawabuntu 6ribu.

Baca : Jadwal kereta merak

Sesampainya di stasiun Rangkasbitung, sambung naik kereta lokal ekonomi arah Merak. Keluar stasiun dulu untuk beli tiket seharga 3 ribu. 

Turunnya di stasiun Karangantu yaDari stasiun Karangantu bisa menjelajah daerah Banten Lama, mulai Kaibon, Surosowan, Alun-alun, Masjig Agung, dsb. Bahkan bisa juga ke pelabuhan Karangantu.

Saran saya, berangkat pagi-pagi dari Jakarta supaya bisa dapat spot indah di kawasan Banten Lama.

Gimana? Siap jelajah keindahan Indonesia? Wonderful Indonesia?

Atau punya cerita keindahan Indonesia lainnya? Ikut yuk lombanya Wonderful Indonesia. Hadiahnya 2 mio lho. Mantab kan?