Agoda

Thursday, December 27, 2018

Pesona Toba yang Tak Terlupakan

Jika disebut-sebut tentang Toba, rasanya cukup banyak orang yang familiar dengan danau yang terletak di Sumatera Utara ini. Danau yang terkenal hingga ke mancanegara karena pesonanya. 

Indonesia sebenarnya punya banyak danau, tak hanya Toba. Tapi, danau yang fenomenal dan mempunyai magnet yang cukup kuat untuk dikunjungi ya memang danau Toba.


Danau Toba dari Ketinggian (Pixabay)
Danau Toba dari Ketinggian (Pixabay)

Ada banyak alasan yang bisa membuat kamu bakal jatuh cinta sama danau terbesar di Asia Tenggara ini. Luasnya mencapai 1145 kilometer persegi dengan kedalaman hingga 450 meter. Kalau dilihat luasnya sih, danau ini jadi lebih mirip laut ketimbang danau ya. Apalagi, di tengah danau ini ada pulau yang luasnya hampir sama dengan luas Singapura, Pulau Samosir (Sumber : Pesona.travel) Gile ga tuh. 

Danau dengan pulau besar di tengahnya. Ga cuma 1 pulau pula. Ada beberapa pulau lain juga di tengah Danau Toba, selain Pulau Samosir. Kebayang kan besarnya danau ini. Bahkan di Pulau Samosir pun ada danau juga. Danau di atas danau. Unik kan?

Yes, Danau Toba menyimpan keindahan yang memukau. Di seputar Danau terdapat hutan pinus yang asri dan tertata. Beberapa air terjun juga dengan mudah dijumpai di sekitarnya. Tak hanya itu, ada pula pemandian air panas yang merupakan air belerang. Danau Toba memang Danau Vulkanik, danau yang terbentuk akibat letusan Gunung Toba, puluhan ribu tahun lalu.

Pulau Samosir pun tak kalah menariknya. Pulau ini memiliki pegunungan berkabut, dua danau yang indah (Danau Sidihoni dan Danau Aek Natonang), air terjun dengan air bening yang menggoda untuk direnangi.

Sudah puluhan tahun lalu saya mengunjungi danau Toba. Kalo ga salah ingat, saya mengunjungi Danau ini saat libur kenaikan kelas 5 SD. Ya Allah, udah lama banget ya saudara-saudara. Hahaha

Walau sudah lama, kenangan indah dan pesonanya begitu melekat dalam ingatan. Sejuknya udara, hijaunya pepohonan, tenangnya air, ulos, boneka Sigale-gale, tari Tor-tor, rumah adat Batak tak bisa lepas dari memori.

Waktu itu saya masih tinggal di Pekanbaru. Liburan ke danau Toba karena udah bosan bolak balik ke Sumatera Barat. Saya, adik-adik, papa-mama dan kerabat papa-mama bersama anak-anaknya berangkat dari Pekanbaru menggunakan mobil. Kami konvoi bersama menuju Danau Toba. Entah lah berapa jam perjalanan yang kami tempuh. Rasanya sih semalaman *lupa.

Hal yang paling saya ingat saat itu, main sepeda air bersama teman-teman, anak kerabat papa. Tak hanya puas menikmati keindahan Danau Toba, kami juga sengaja menyebrang menggunakan Feri menuju Pulau Samosir, pulau yang kental dengan adat istiadatnya.

Masyarakat Pulau Samosir sangat teguh memegang tradisi leluhur. Segala sendi kehidupan mereka penuh adat istiadat. Rumah-rumah tradisional pun masih dengan mudah ditemui. Berbagai ukiran khas Batak yang penuh filosofi bisa disaksikan di beberapa rumah tradisional tersebut. Ada makam raja juga yang menarik untuk dikunjungi.


Pulau Samosir (Pixabay)
Pulau Samosir (Pixabay)

Mau bawa pulang ulos sebagai kenang-kenangan atau oleh-oleh? Ada banyak di Pulau ini. Pun kita bisa menyaksikan proses pembuatannya. Berbagai souvenir lain pun ada. Dulu kami membawa pulang beberapa hiasan dinding. Salah satunya gitar khas Batak yang masih tersimpan di rumah papa saya.

Mengingat-ingat kenangan indah tentang Danau Toba ini asli membuat saya selalu kangen untuk berkunjung kembali. Pasti suasananya sudah jauh berbeda dengan kondisi saat saya ke sana dulu. Mungkin sekarang infrastrukturnya sudah jauh lebih memadai. Tapi keindahan alam dan budayanya mungkin tak akan jauh berbeda, tetap memukau.

Kementerian Pariwisata sampai menetapkan Danau Toba sebagai salah satu dari 10 destinasi prioritas di luar Pulau Bali. 

Saking seriusnya mengembangkan Danau Toba sebagai kawasan wisata prioritas, pemerintah pun membuatkan bandara khusus. Bandara Silangit yang mulai beroperasi secara Internasional sejak tahun 2017. Hal ini dilakukan untuk memudahkan akses langsung menuju Danau Toba. 

Ya maklum lah, jika mengikuti perjalanan darat, butuh waktu sekitar 4-6 jam untuk sampai ke Danau Toba, dari kota Medan. Kebayang kan, kalau ada turis yang memang tujuan utamanya mau ke Danau Toba, harus menempuh perjalanan darat lagi selama itu, keburu bete kali ya?

So, kalau kamu ingin mengunjungi Danau Toba menggunakan pesawat, sudah bisa langsung menuju Bandara Silangit nih. Sementara ini memang belum banyak sih maskapai yang melayani penerbangan langsung ini. Cek-cek aja dulu kalau mau reservasi pesawat ke Silangit ya guys. Coba aja hunting tanggal yang harganya murah.

Kalau mau sekalian jalan-jalan sih, lebih bagus masuk melalui Bandara Kualanamu di Medan aja. Jalan-jalan dulu seputar Medan, baru deh lanjut naik pesawat yang ke Bandara Silangit yang lebih dekat ke Danau Toba. Ya tapi itu balik lagi ke kalian ya sobat Advencious. Maunya langsung ke Silangit, atau via Kualanamu dulu. Mau langsung ke Danau Toba, atau jalan-jalan ke Medan dulu. Up to you.

Saturday, December 8, 2018

Rental Mobil Saat Libur? Udah Coba TRAC?

"Teman-teman, ada yang tahu info rental mobil di Bali?"
"Teman-teman, punya info rental mobil di Jogja/Solo ga?"
"Teman-teman, mau dong info rental mobil di Medan" 

Begitulah beberapa pertanyaan yang kerap mampir di beberapa grup Whatsapp (WA) yang saya masuki. Rata-rata grup emak-emak sudah mulai sibuk dengan wacana dan info-info wisata menjelang libur sekolah di akhir bulan November lalu. Menjelang libur akhir tahun begini, pasti ada saja satu dua orang yang muncul dengan pertanyaan-pertanyaan seperti itu. Menanyakan info rental di suatu kota. Biasanya sih langsung ada yang nongol memberi info. Seringnya kami tak punya clue sama sekali, sehingga tak ada yang bisa membantu memberikan informasi. 

Selama ini saya juga sering kebingungan kalau mau liburan ke suatu kota, mikirin gimana transportasi kami selama di sana. Misalnya saat saya liburan naik kereta ke Lampung. Saat sampai di Lampung, kami berakhir kebingungan memilih transportasi untuk menuju beberapa kawasan. Memang sih, info dari beberapa teman di sana, sudah ada kendaraan online di kota Bandar Lampung. 



Tapi, jika kami ingin mengunjungi beberapa tujuan wisata, sepertinya ga efektif kalau bolak balik order dengan jarak jauh. Apalagi jika tujuannya ke luar dari kota Bandar Lampung, belum tentu ada yang mau mengangkut. Akhirnya, selama beberapa hari di Lampung, kami hanya main ke beberapa destinasi dalam kota saja. Padahal pengen banget deh main ke Pantai Pasir Putih, ke pulau Pahawang, atau menengok gajah di Way Kambas. Huhuhu. Semua tujuan itu adanya jauh di luar kota. Butuh transportasi khusus untuk ke sana. Kalau angkutan umum aja ga mungkin. Kalau punya mobil, akan lebih enak mampir-mampirnya. Berangkat pagi sekali atau terpaksa pulang agak sore pun tak khawatir. 

Kasus yang hampir sama juga terjadi ketika saya dan beberapa teman-teman Blogger Tangsel Plus hendak mengikuti Jelajah Banten Lama. Kami sempat kebingungan mencari rental mobil yang bisa digunakan untuk berangkat dari Tangerang Selatan, menuju kawasan Banten Lama. Saat itu rombongan kami hampir 30 orang.

 Tadinya berniat mencari bus sedang atau kendaraan sejenis minibus. Setelah sibuk cari sana sini, akhirnya kami rental mobil tetangga. Hahaha. Kebetulan ada tetangga baik hati yang mau meminjamkan mobilnya dan kami ajak jalan-jalan. Teman-teman lain pun begitu. Total akhirnya kami berangkat dengan 3 mobil tetangga. Hahaha

Memang deh, kalau lagi jalan-jalan, liburan, hal pertama yang terpikirkan, bagaimana transportasi di tempat tujuan?


Trac Astra Blogger Gathering


Selasa, 4 Desember 2018 lalu, bertempat di Eastern Oppulence, Jakarta Selatan, saya mendapat kesempatan mengikuti Blogger Gathering bersama TRAC Astra Rent a Car dan kompas


Febrian, travel blogger yang sudah malang melintang keliling berbagai kota selama 5 tahun terakhir, hadir sebagai salah satu narasumber pada siang itu. Febrian bercerita kalau Trac sangat membantunya saat sedang travelling ke suatu kota. Pemilik blog ceritafebrian.com yang sudah melanglang buana ke berbagai tujuan wisata dalam dan luar negeri ini mengaku, Trac membuatnya mudah berpindah dari satu destinasi ke destinasi lain *cmiiw.

Menurut Pak Riyadi, TRAC Rental Deputy COO, TRAC mempunyai banyak armada untuk rental mobil. Bahkan, tak hanya kendaraan sekelas SUV atau MPV, bus yang bisa mengangkut penumpang lebih banyak pun tersedia. Driver dari TRAC dijamin sudah tersertifikasi. Mereka adalah pengemudi handal yang paham Safety driving. Kendaraan yang digunakan pun rata-rata adalah kendaraan yang umurnya tak lebih dari 3 tahun. 

Rental mobil Trac ini dijamin bersih dan aman. Dilindungi asuransi dan garansi kendaraan juga. Kalau kendaraan yang kita sewa mengalami masalah atau rusak, pihak Trac akan memberikan mobil pengganti.

Pak Luthfi, TRAC Bus Services Branch Manager menjelaskan, TRAC punya banyak pilihan bus untuk disewa. Mulai small bus yang hanya berkapasitas 12 atau 15 penumpang, sampai Luxury bus yang menyediakan fasilitas mewah semacam meeting room, pantry, hingga kursi yang dilengkapi LCD, earphone, dan reflexology system. Wuiih, keren banget ya fasilitasnya. 

Bus sewaan dari Trac ini memiliki kelebihan, selain bersih, wangi, dan berAC sejuk, para awak bus juga dibekali pengetahuan wisata dan sedikit ilmu fotografi, so mereka bisa diminta foto-foto dan jadi guide sederhana.

Mba Sri Anindiati Nursastri, editor kompas.com travel menyebutkan, hal paling utama yang perlu disiapkan saat liburan adalah uang. Hohohoho, bener banget mbaa, liburan memang butuh uang. Mba Sastri memyebutkan, budget khusus untuk liburan ini mustinya sih udah disiapkan jauh-jauh hari, supaya bisa booking tiket dan akomodasi lebih dulu. Pesan tiket jauh-jauh hari itu keuntungannya bisa dapat harga lebih murah.


Promo Akhir Tahun TRAC Astra Rent A Car


Kalau biasanya perusahaan rental memanfaatkan momen peak season libur akhir tahun ini dengan menaikkan harga atau memasang harga tinggi, TRAC, salah satu anak perusahaan Astra yang fokus di penyewaan mobil ini justru menawarkan harga promo yang bikin mupeng. Lihat harga promo TRAC untuk self drive alias kendaraan lepas kunci ini bikin saya jadi pengen jalan-jalan. Hahaha.

Bayangkan, untuk penyewaan mobil sejenis Toyota Avanza selama 2 hari dengan bonus 1 hari, biaya yang dikenakan hanya Rp 1.100.000. Kalau sewanya 4 hari, dibonusin 2 hari, cuma Rp 2.200.000! Berarti seharinya ga sampai 400ribu!

Murah ga tuh?

Saya langsung pengen jalan-jalan ke Malang, mengunjungi adik saya dan menjelajah Bromo, pantai selatan Malang, dsb. Kepikiran juga pengen ke kawasan Banten, pengen ubek-ubek7
wilayah Pandeglang, Tanjung Lesung, atau pantai-pantai sekitarnya. Ahhh. Banyak maunya!

Promo ini berlaku untuk reservasi sampai 15 Desember 2018 aja, untuk pemakaian mulai 1 Desember 2018 - 13 Januari 2019. 

Reservasi bisa dilakukan via 
call center 021 877 877 87, 
chat WA 081111 77087

Khusus reservasi bus, hubungi
Bus call centre : 021 840 40 40
Email : reservasi.bus@trac.astra.co.id

Monday, December 3, 2018

Trik Memasak So Good Spicy Chicken Strip

Hai-hai sobat Advencious, apa kabar? Apa rencana masak-masak hari ini?

Bingung mau masak apa? Ga punya waktu banyak? Bosan beli makanan matang yang itu-itu lagi? 

Kalau semua pertanyaan di atas kamu jawab ya, kemungkinan besar kamu musti coba yang satu ini

Varian baru dari So Good, Spicy Chicken Strip.

Berbeda dari varian lain, So Good Spicy Chicken Strip terbuat dari potongan daging paha ayam yang difillet, diberi bumbu pedas dan baluran tepung chrispy.

So, varian yang satu ini fully meat ya, daging ayam, bukan nuget!



So, kalau sobat Advencious ingin memberikan asupan protein yang lebih untuk anak-anak atau anggota keluarga lain, produk So Good Spicy Chicken Strip bisa dicoba sebagai alternatif. Maklum, suka bosan ya dengan menu yang itu-itu aja kan?

Terutama kalau anak-anak sudah mulai libur. Harus selalu siap sedia makanan yang mudah diolah, dan tidak menghabiskan waktu untuk menyiapkannya, supaya ga terlalu lama juga di dapur. Kalau terlalu lama di dapur, waktu dengan anak-anak jadi berkurang, right?

Kandungan Gizi

Karena fully meat, maka So Good Spicy Chicken Strip kaya akan protein, kaya akan asam amino yang bagus untuk pertumbuhan dan perkembangan otot dan otak anak.

Kandungan gizi So Good Spicy Chicken Strip per 250kkal adalah

energi dari lemak  140 kkal
lemak total              169/24%
protein                     139/21%
karbohidrat            159/ 4%
Natrium                  500mg/33%

Dalam 1 kemasan So Good Spicy Chicken Strip 250gr, terdapat isi 5 strip fillet ayam.

Seperti produk-produk So Good lain yang sudah mendapat sertifikat halal. So Good Spicy Chicken Strip ini juga sudah mendapat sertifikat halal MUI. Ada logo halal di bagian depan pojok kanan produk.




Trik Memasak So Good Spicy Chicken Strip Agar Chrispy

Oh ya, agar bisa mendapatkan suguhan ayam yang chrispy, garing dan kriuk di luar dan tetap lembut dan juicy di dalam, ada triknya nih sobat Advencious. Simak ya.

1. Jaga agar So Good Spicy Chicken Strip selalu dalam kondisi beku. Saat akan memasak ga perlu dicairkan dalam suhu ruang. 

2. Goreng dalam keadaan beku!

3. Goreng dalam minyak panas bersuhu 175 derajat celsius.

4. Pastikan semua potongan ayam terendam dalam minyak panas (deep fried) 

5. Jangan diaduk-aduk sampai berwarna kuning keemasan, sekitar 4-5 menit

Yuhuu, So Good Spicy Chicken Strip pun siap disajikan 

So Good Spicy Chicken Strip ini rasa pedasnya menggigit, bikin makannya merem melek. Bagian luarnya Chrispy, garing, kriuk-kriuk. Tapi, bagian dalamnya tetap juicy, lembut, dan gurih alami daging ayam yang segar dan tanpa campuran.  




Gimana? Gampang kan? 

Mau buat varian lain pun bisa lho misalnya dibuat ayam geprek, tinggal geprek dikit setelah digoreng, tambahin deh sambal bawang diatasnya. Mantul!

Sunday, December 2, 2018

Sehari Jelajah Banten Lama, Wonderful Indonesia

Indonesia itu indah dan kaya. Setuju ga teman-teman? Kaya akan keindahan alamnya. Kaya akan keragaman adat istiadat, budaya, bahasa. Dan kaya juga akan sejarahnya. Wonderful Indonesia

Saking kayanya, saking banyaknya, seringkali ga menyadari kekayaan yang kita miliki. Lebih seringnya kurang aware akan keunikan dan keistimewaannya. Saking terbiasanya, membuat kita luput mengamati keindahan yang terpampang tak jauh dari tempat tinggal.

Contoh gampangnya gini. Sebagai warga Jabodetabek, seberapa banyak dari teman-teman yang sudah pernah mengunjungi Banten Lama? Pernah terpikir ga melipirnya ke Banten Lama, bukan cuma Bandung dan sekitarnya?

Kalau ada libur kejepit atau libur-libur long weekend, banyak yang bingung menentukan mau liburan ke mana. Padahal, tak sampai 3 jam dari Jakarta, ada kawasan wisata yang bisa dikunjungi hanya dalam sehari.


Banten Lama


Kawasan Banten Lama merupakan sebuah kawasan di daerah Serang, Provinsi Banten, yang menjadi daerah cagar budaya. Dulunya, kawasan ini merupakan pusat pemerintahan Banten.

So, di daerah ini terdapat beberapa situs-situs bersejarah dan ikon-ikon pemerintahan yang menarik untuk dikunjungi dan dipelajari sejarahnya.

Apa saja sih?


Ini beberapa tempat di Banten Lama yang wajib dikunjungi



Keraton Kaibon


Keraton Kaibon terletak di Kampung Kroya, Kecamatan Kesemen. Situs purbakala ini merupakan bagian dari Sejarah Kerajaan Islam di wilayah Banten

Keraton Kaibon sendiri berarti Keibuan, sesuai dengan sifat ibu yang lemah lembut dan penuh kasih sayang.


Keraton Kaibon, Banten Lama
Keraton Kaibon, Banten Lama (dok. pribadi)

Keraton Kaibon merupakan persembahan Sultan Syafiudin kepada ibunya, Ratu Aisyah. Sebagai wujud kasih sayang seorang anak kepada ibunya. 

Jangan berharap akan melihat bentuk bangunan utuh Keraton seperti di Jogja, Solo, atau Cirebon ya. Keraton Kaibon menyisakan puing-puing, akibat dihancurkan Belanda.

Walau tinggal puing-puing, situs bersejarah ini menyisakan keindahan. Sisa-sisa bangunan sangat menarik untuk diamati, apalagi bagi pecinta sejarah. Bangunan Keraton Kaibon terbuat dari susunan batu karang yang kokoh. Jika diamati lebih detail, akan terlihat guratan-guratan karangnya.


Keraton Kaibon, Banten Lama (dok.pribadi)
Keraton Kaibon, Banten Lama (dok.pribadi)

Sayang sekali, beberapa bagian dari situs bersejarah ini sudah tercemari oleh aksi vandalisme. Tangan-tangan jahil merusak obyek indah ini dengan coretan-coretan. Huhuhu. Duh, adik-adikku yang pintar, obyek wisata sebagus ini jangan dikotori dengan ulah usil kalian yaa. Kalau mau berkarya, cari sarana lain deh.


Pintu Paduraksa yang menghubungkan ruangan di Keraton Kaibon
Pintu Paduraksa yang menghubungkan ruangan di Keraton Kaibon


Keraton Surosowan


Penjelajahan pun berlanjut ke Pusat Pemerintahan Kerajaan Banten, Keraton Surosowan. Area ini bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 500m dari Keraton Kaibon.


Puing-puing sisa Keraton Surosowan
Puing-puing sisa Keraton Surosowan

Hampir sama kondisinya dengan Keraton Kaibon, Keraton Surosowan yang dikelilingi benteng setebal 5m ini pun pernah dihancurkan Belanda. Keraton ini sudah berkali-kali dihancurkan. Kehancuran terbesar terjadi pada abad ke-16 dan 18, hingga menyisakan puing-puing yang membuat penghuninya meninggalkan keraton.


Museum Kepurbakalaan Banten


Di sekitar komplek Keraton Surosowan, terdapat museum yang bisa dijadikan referensi untuk mengetahui sejarah Banten.

Ada banyak hal yang bisa dipelajari dan diamati di museum ini. Banyak sekali situs, arca, dan benda-benda peninggalan sejarah yang dipamerkan di museum ini. 



Kisah sejarah Bandar Banten di Museum Banten
Kisah sejarah Bandar Banten di Museum Banten

Bagi yang suka belajar sejarah dan senang dengan benda-benda bersejarah, tak akan puas berkeliling museum ini. Rasanya semua jadi menarik untuk dipelajari. Semua benda yang ditemukan oleh para arkeolog di daerah Banten, akan disimpan dan dipajang di museum ini. 

Ada satu hal yang menarik perhatian saya di museum ini, sejarah teknik pengolahan air bersih yang digunakan Keraton. Air dari sungai Cibanten dialirkan ke Danau buatan Tasikardi, dialirkan ke Keraton melalui sistem penyaring yang disebut pengindelan. Melalui penyaringan Pengindelan AbangPengindelan Kuning, hingga Pengindelan Mas, air dari Tasikardi baru dialirkan ke Keraton sebagai sumber air bersih.


Sejarah Teknik Pengolahan Air Bersih ala Pemerintah Kerajaan Banten
Sejarah Teknik Pengolahan Air Bersih ala Pemerintah Kerajaan Banten

Masjid Agung dan Alun-Alun Banten

Tak jauh dari komplek Keraton Surosowan dan museum kepurbakalaan, ada alun-alun di bagian utara dan masjid Agung di sisi Barat. 


Benteng Speelwijk dan Vihara Avalokitesvara


Lokasi Benteng Speelwijk tak jauh dari kawasan Masjid Agung dan Banten lama. Ya kira-kira 700 meter berjalan kaki. Persis di seberang benteng, terletak Vihara Avalokitesvara, vihara tertua di Indonesia.

Benteng Speelwijk adalah benteng yang dibangun pada masa penjajahan Belanda untuk menahan serangan VOC dari arah laut. Dulunya letak benteng ini persis berada di pinggir laut dan membuat penjajah kesulitan menembus kota Banten.



Salah satu spot di Benteng Speelwijk
Salah satu spot di Benteng Speelwijk


Bangunan Benteng maupun Keraton umumnya terbuat dari bata bakar dan batu karang. Jika diperhatikan lebih detail, sisa-sisa karang terlihat jelas di sela-sela bangunan benteng.



Batu karang sebagai salah satu bahan pembentuk Benteng Speelwijk
Batu karang sebagai salah satu bahan pembentuk Benteng Speelwijk

Sayang sekali, benteng bersejarah ini sepertinya belum dimaksimalkan fungsinya sebagai daerah wisata. Entah saking terbiasanya masyarakat sekitar beraktifitas di sini, entah saking cueknya mereka menganggap kawasan ini sebagai "rumah"nya sendiri? 

Area benteng terlihat semacam area menjemur padi, lapangan bola, lokasi angon kambing, sampai area Kerbau mencari makan? Hmmm. Mudah-mudahan akan segera dibenahi ya.

Mungkin hal ini perlu jadi perhatian pemerintah setempat ya. Sayang sekali jika cagar budaya yang potensi wisata sejarahnya cukup tinggi ini kurang dikelola dengan baik. 


Kerbau dan Benteng Speelwijk
Kerbau dan Benteng Speelwijk


Danau Tasikardi 

Danau ini letaknya agak jauh dari area situs keraton maupun benteng. Tapi, keindahan dan sejarah terbentuknya danau Tasikardi cukup menarik untuk dicermati. Apalagi jika membaca sejarah pengolahan air bersih di Kerajaan Banten yang ada di museum kepurbakalaan yang saya sebut di atas.


Danau Tasikardi (sumber : detikbanten)

Gimana? Seru kan? 

Apa temen-temen sudah pernah menjelajah kawasan Banten lama? 

Ga jauh dari Jakarta kog ini. Tak sampai 3 jam perjalanan jika menggunakan kendaraan pribadi melalui tol (arah Merak dan keluar di Serang), bis, atau kereta.


Mencapai Banten Lama Dengan Kereta


Oh ya, buat yang mau menjelajah Banten Lama menggunakan angkutan umum dari Jakarta, bisa menggunakan kereta Commuterline arah Rangkasbitung dari stasiun Tanahabang (jalur 5 atau 6). Bisa juga naik dari stasiun Palmerah, Kebayoran, Pondok Ranji, Jurangmangu, Sudimara, Rawabuntu, Serpong, dst. 

Waktu tempuh Tanahabang - Rangkasbitung 2 jam. Biayanya 8 ribu, atau 18 ribu jika menggunakan kartu harian berjaminan. Kalau dari Serpong & Rawabuntu 6ribu.

Baca : Jadwal kereta merak

Sesampainya di stasiun Rangkasbitung, sambung naik kereta lokal ekonomi arah Merak. Keluar stasiun dulu untuk beli tiket seharga 3 ribu. 

Turunnya di stasiun Karangantu yaDari stasiun Karangantu bisa menjelajah daerah Banten Lama, mulai Kaibon, Surosowan, Alun-alun, Masjig Agung, dsb. Bahkan bisa juga ke pelabuhan Karangantu.

Saran saya, berangkat pagi-pagi dari Jakarta supaya bisa dapat spot indah di kawasan Banten Lama.

Gimana? Siap jelajah keindahan Indonesia? Wonderful Indonesia?

Atau punya cerita keindahan Indonesia lainnya? Ikut yuk lombanya Wonderful Indonesia. Hadiahnya 2 mio lho. Mantab kan?