Agoda

Monday, September 23, 2019

Nantikan Keseruan Haunted Coaster Dufan

Hai-hai teman-teman Advencious. Bagaimana hari kalian? Menyenangkan kah? Semoga ya? Atau jangan-jangan ada yang sudah mulai bosan dan butuh liburan? Atau ada yang sudah merencanakan liburan akhir tahun yang seru? Bersama keluarga? Teman? Atau pacar? Ehhh...

Hahhaha. Kalau saya sih sama suamik dan anak-anak aja deh yaa. Akhir tahun ini bakal jadi liburan yang kami tunggu-tunggu. Maklum, libur akhir tahun jadi momen kami bisa berkumpul dan benar-benar merasakan liburan setelah anak-anak ujian dan pulang dari pondoknya.

Awalnya sih saya merencanakan akan liburan ke luar kota. Tapi, tampaknya kami harus merevisi rencana liburan itu. Secara duo anak lanang sudah besar-besar, kemungkinan mereka sudah punya agenda liburan bersama teman-temannya. Tampaknya kami akan kesulitan menculik mereka berlibur lama-lama di luar kota. Kalau si bungsu sih masih bisa kami bawa ke mana-mana. So, rencana libur akhir tahun mungkin hanya di dalam kota saja tampaknya.

Kebetulan banget, pada Sabtu 21 September 2019 lalu, saya berkesempatan mengikuti Blogger Day yang diadakan di Dufan. Kami para blogger, vlogger, dan  beberapa influencer dikenalkan pada area Dunia Kartun yang baru. 


Dunia Kartun



Welcome to Dunia Kartun, bersama keponakan
Welcome to Dunia Kartun, bersama keponakan

Dunia kartun ini, sesuai namanya, memang wahana baru di Dufan yang hadir sejak pertengahan tahun 2019 lalu, tepatnya Juni 2019. Tepat saat memasuki libur sekolah dan libur lebaran. Sayang waktu itu Dufan sangat ramai, saya dan anak-anak yang sempat berniat ke area ini akhirnya mengundurkan diri.

Berbagai wahana di Dunia Kartun memang lebih ditujukan untuk anak-anak yang biasanya suka dengan berbagai jenis kartun. Wahana-wahana yang ada di Dunia Kartun memang dirancang sesuai dengan postur tubuh anak-anak. Bahkan New Ontang Anting, ada yang dibuat tandem, agar memberi kesempatan pada orangtua yang ingin menemani anaknya bermain.




Ada 7 wahana baru di Dunia Kartun ini yang sebagiannya merupakan versi mini dari wahana Dufan yang ada sebelumnya.


Arena Bolang Baling di Dunia Kartun
Arena Bolang Baling di Dunia Kartun

1. New ontang-anting
2. Baling-baling
3. Kolibri
4. Turbo Drop
5. Zigzag
6. Paralayang
7. Karavel


Arena Turbo Drop, uji adrenalin anak-anak
Arena Turbo Drop, uji adrenalin anak-anak


Buat yang ga mau beranjak dari Dunia Kartun, di area ini sudah disediakan lengkap berbagai fasilitas yang menunjang. Mulai tempat makan, hingga musholla, dan toilet.


Beberapa resto khas Dufan, Columbus, Basooka, Dekko
Beberapa resto khas Dufan, Columbus, Basooka, Dekko

Puas kelilingan Dunia Kartun, kami langsung menuju wahana Hello Kitty. Hari itu kami dipresentasikan Magical Unicorn yang akan hadir pada 4 Oktober 2019 sampai 3 November 2019. Nah, bagian serunya, akhir tahun ini, wahana baru Dufan akan hadir, Haunted Coaster.


Haunted Coaster


Apa sih haunted coaster?

Haunted coaster adalah coaster berbalut misteri. Para peserta coaster akan merasakan sensasi misteri tak terduga. Karakter misteri yang akan muncul adalah Were Wolf, alias serigala. Seperti apakah sosok Serigala, alias Were Wolf tersebut? Seperti apa sosok serigala yang akan menghantui para peserta Haunted Coaster?


Silahkan simak dulu teasernya ya, supaya ga penasaran






Haunted Coaster merupakan indoor coaster, alias coaster yang terletak di dalam ruangan. So, pengunjung tidak akan kehujanan maupun kepanasan.

Menariknya, dalam 1 sesi game, akan ada 3 rangkaian coaster yang melintasi track yang berbeda. Ada track yang menurun, menaik, dan melayang *cmiiw. Kebayang? Masing-masing coaster akan mampu menampung 20 peserta. 

Dengan membuat 3 track dan 3 rangkaian coaster yang berbeda, akan membuat wahana Haunted Coaster mampu menampung lebih banyak peserta. Ada 60 orang yang akan langsung bermain dalam 1 sesi game. Ini tentu sangat efektif memangkas waktu antrian, menjadi lebih cepat. Berasa ga rugi-rugi banget deh masuk Dufan kalau banyak wahana yang bisa dimainkan *ehhh.

Apalagi-apalagi? 

Nah ini yang bikin penasaran, mba Ticha Hestiningrum Desanti, Vice President Brand Promotion and Activation, ga mau menjelaskan lebih jauh, hahaha. Bikin penasaran kan ini.


Ticha Hestiningrum Desanti, Vice President Brand Promotion and Activation sedang menjelaskan tentang Haunted Coaster
Ticha Hestiningrum Desanti, Vice President Brand Promotion and Activation sedang menjelaskan  Haunted Coaster

Oh ya, soal keamanan Wahana, mba Ticha menjamin wahana baru ini, Haunted Coaster, merupakan produksi sebuah perusahaan asal Jerman yang biasa memproduksi wahana di berbagai Theme Park dunia. Produsen wahana, semua pembuatannya sudah mengukur berbagai aspek fisika secara computerized.  Systemnya sudah diukur berdasarkan ilmu Fisika; jarak, ruang dan waktu.  So, kecil kemungkinan crash. Sudah teruji keamanannya. Ada sertifikasinya juga. So, tenang ya guys, semua permainan di Dufan aman.



Reynon Vigor Adi Sukma, Vice President Dunia Fantasi
Reynon Vigor Adi Sukma, Vice President Dunia Fantasi



Pak Reynon Vigor Adi Sukma, Vice President Dunia Fantasi, menambahkan, nantinya, di tengah-tengah permainan Haunted Coaster, atau di sepanjang lintasan track coaster, akan muncul gangguan tak terduga dari Were Wolf. Sang Were Wolf ini lah yang akan menghantui para peserta coaster sepanjang games. Kapan saja munculnya? Ya ga tentu guys. Namanya juga misteri kan.

Kebayang kan keseruan dan pacuan adrenalinnya ya?

Ah, saya udah ga sabar nih menunggu akhir tahun. Pengen seru-seruan sama anak-anak. Yihaaaa.


Yuuk, siapkan diri. Beberapa orang sudah mulai menyiapkan diri dengan membuat Annual Pass. Kebetulan banget Annual Pass lagi promo, cuma 299ribu. 

Bayangin, bisa main sepuasnya ke Dufan selama setahun! Malah waktu kami bikin Annual Pass kemaren, antriannya panjang banget, rupanya lagi ada promo lebih murah lagi di Traveloka. Annual Pass Dufan cuma 150ribu! Astaga, pantes lah antrian pembuatan Annual Pass Dufan ini sampai mengular. 

Yang pasti sih Dufan akan selalu berinovasi dan menelurkan wahana-wahana baru, janji Pak Reynon. Ini bikin kami exited, wuihi, kalau gini kan bikin semangat mau ke Dufan terus. Yeaaaay! Selalu ada yang baru yang belum kami coba. 

So, bikin annual pass juga ga rugi, bisa merasakan wahana baru kapan pun selama setahun. 

Ayoo ke Dufan

Sunday, September 15, 2019

Kriyanusa 2019, Wujud Mahakarya Indonesia

Indonesia ini kaya. Kaya seni dan budaya. Kaya sumber daya manusia, dan kaya sumber daya alam. Siapa yang bisa menyangkal ini. Indonesia ini luar biasa kayanya. Belum kalau bicara jumlah pulau, jumlah suku bangsa, jumlah bahasa, wuaaah, buanyaaak. Mulai dari ribuan, hingga puluhan ribu.

Kalau mau dibreakdown satu-satu, mungkin sampai capek mencatat kekayaan kuliner, wisata, hingga seni budayanya. Keberagaman budaya ini pula lah yang melahirkan aneka kerajinan hingga kain nusantara. Sebut saja songket, kain sasirangan, tenun, batik, dsb.



Sayangnya, karya indah warisan budaya ini belum dimaksimalkan. Padahal, jika jeli, banyak yang bisa dikembangkan menjadi produk berkualitas tinggi dan layak jual untuk pasar ekspor.

Salah satu yang sangat concern membimbing dan mengembangkan para pengrajin agar mampu mengembangkan kerajinannya hingga menjadi karya berkualitas dan layak dihargai tinggi adalah Dekranas, Dewan Kerajinan Nasional. 

Dekranas punya cabang di tiap provinsi yang disebut dekranasda. Masing-masing dekranas daerah ini fokus membimbing para perajin di tiap daerah. 

Tiap tahun, Dekranas mempunyai agenda pameran skala nasional untuk mengangkat karya-karya para perajinan daerah bimbingan beberapa dekranasda, Kriyanusa. Memasuki tahun 2019, sudah 38 kali dekranas menyelenggarakan Kriyanusa.




Demikian yang terungkap pada acara Temu Netizen bersama direktur KKM Kominfo, Ibu Septriana Tangkary, Ibu Triana Rudiantara selaku Ketua Publikasi, Informasi, & Media Kriyanusa, dan Ibu Euis Saedah, Sekjen Dekranas pada 9 September 2019 lalu di Restoran Kembang Goela, Jakarta.

Ibu Triana Rudiantara menyebutkan, Kriyanusa bertujuan mengangkat karya-karya kerajinan yang sebelumnya masih tradisional menjadi lebih bernilai. Mereka didorong untuk menghasilkan kerajinan yang lebih berkualitas dan berdaya saing internasional. 




Ibu Septriana Tangkary bahkan bercerita, kerajinan Indonesia itu sangat disukai pasar luar negeri. Sayangnya, kualitas dan harganya masih terlalu rendah. Pernah ia menemukan sebuah produk yang di Indonesia hanya berharga Rp 250.000, berharga Rp 5.000.000 di Jepang!

Nah, nyesek ga kalau begitu?

Masa bangsa kita ga bisa ambil keuntungan lebih besar sih?

Pernah seorang teman bercerita, saat ia ke Bali, seorang turis menyayangkan kerajinan Indonesia yang bagus-bagus itu kog harganya murah. "Berapa kamu bayar perajin kalau harganya murah begini?". Si turis lantas memberikan harga lebih dengan pesan "Bayar lah perajinmu lebih mahal, hargai karyanya"

Luar biasa ya.

Seorang teman lainnya yang datang ke Kriyanusa 2019 ini bercerita dengan bangga "Gw seneng deh denger harga kain-kain kita itu mahal, setara brand luar. Gw justru bangga". "Ketika disebut sebuah songket harganya 10-20juta, gw justru seneng. Harusnya sih begini kain kita dihargai"




Kalau kita ga keberatan bayar mahal untuk sebuah brand luar, kenapa kita keberatan bayar mahal untuk mahakarya Indonesia?

Aiiih, ini renungan banget.

Kebanggaan kita memakai produk lokal harus lah lebih kental. 

Pameran kerajina sekelas Kriyanusa 2019 ini memberikan banyak sekali wawasan baru akan karya dalam negeri yang sudah naik kelas. Dekranas sudah bekerja sedemikian rupa membimbing pengrajin agar bisa mensejajarkan dirinya dengan produk luar. 

Next, semoga para perajin Indonesia makin bisa naik kelas dan produknya makin dihargai di pasar Internasional. Harapannya, para generasi milenial melihat peluang mengembangkan pasar internasional ini. 

Yuuk garap kerajinan Indonesia ini menjadi berskala internasional, biar setara brand luar.