5 Trik Memasak Nasi Dengan Rice Cooker

Jaman sekarang, memasak nasi tak lagi pusing dan merepotkan. Sejak munculnya era memasak nasi dengan Rice Cooker muncul, memasak nasi menjadi jauh lebih mudah, murah, dan irit waktu. Tinggal cuci beras, masukkan dalam wadah Rice Cooker (inner pot), colokkan listrik, tekan tombol cook dan voila nasi akan matang dalam beberapa waktu kemudian.





Walau kesannya mudah, tapi untuk memasak nasi menggunakan Rice Cooker perlu trik khusus juga nih ternyata. Tujuannya agar nasi yang dihasilkan tetap pulen, awet, dan tidak mudah basi. Trik sederhana sebenarnya, tapi cukup penting untuk menjaga nasi tetap pulen dan awet.

Pernah ngalamin masak nasi trus nasinya ga tahan lama? Baru dimasak sehari sudah basi? Atau nasinya gampang kering dan gak pulen lagi?

Ternyata masalah-masalah ini bisa dihindari dengan beberapa trik. Berikut beberapa trik dari saya ya.


Trik Memasak Nasi Dengan Rice Cooker


1. Takaran Air yang Pas


Memasak nasi dengan Rice Cooker memang mudah, tapi harus tahu takaran air untuk memasak yang tepat.

Umumnya, takaran air untuk memasak nasi adalah 1:2, atau 1 gelas takar beras untuk 2 gelas takar air. Atau bisa menggunakan ukuran 1 ruas jari. Saat beras dimasukkan ke dalam wadah inner pot, biarkan beras tenggelam dalam air, dan sisakan 1 ruas jari air di atasnya. 

Masukkan jari telunjuk ke wadah rice cooker berisi beras dan air, lihat sisa air di atas beras. Sisakan hanya 1 ruas jari saja. Jika air di atas beras tersebut lebih dari 1 ruas jari, buang sisa airnya.

Takaran air yang pas akan menghasilkan nasi yang pulen.

2. Aduk-aduk Nasi 


Lho kog nasi diaduk-aduk? 

Yess, agar nasi tetap pulen dan tidak cepat basi, perlu trik nih. Salah satunya, aduk nasi 5 menit setelah tombol cook berpindah ke warm. 

Mengapa? Agar uap air yang terperangkap di dalam nasi, terutama nasi bagian bawah, menguap, sehingga tidak membuat nasi menjadi terlalu lembek. Nasi yang lembek dan mengandung banyak cairan akan membuatnya mudah basi.

Tak cukup hanya sekali mengaduk nasi, jika kamu type yang senang mencolok Rice Cooker berjam-jam, perlu sering-sering mengaduk nasi. Tujuannya agar sirkulasi udara dan air menjadi rata dan nasi tidak mudah kering dan basi. Nasi yang berada di bagian bawah dan pinggir wadah Rice Cooker, akan lebih cepat kering dan basah. Ini sebabnya nasi harus lebih sering diaduk.

Baidewai, trik ini secara tak sengaja saya dapat dari almh tukang jahit langganan saya. Waktu itu secara tak sengaja saya melihatnya mengaduk-aduk nasi setelah tombol cook berpindah ke warm. Saya tanya dong, kenapa kog diaduk-aduk, katanya sih biar nasinya ga benyek dan mudah basi. Wahaaa, saya pun coba mengikutinya, ternyata resep ini manjur. Sejak itu, pakai Rice Cooker apa pun, saya selalu terapkan trik ini, mengaduk nasi setelah matang. 

Tapi, saya juga mengamati, mengaduknya jangan langsung ketika tombol berpindah ke warm. Sebaiknya tunggu 5 menit dulu, baru aduk. Ini akan membuat proses mengaduk hingga ke bawah menjadi jauh lebih mudah dan tanpa kendala. Jika mengaduk persis setelah tombol warm berpindah, biasanya beras/nasi masih lengket ke wadah rice cooker, ini membuat proses pengadukan kurang maksimal.

3. Jangan Biarkan Kabel Rice Cooker Selalu Tercolok



Trik ini saya pelajari juga secara tak sengaja, berawal dari proses trial n error. Demi ingin nasi yang tetap pulen dan tidak cepat kering, saya tidak selalu membiarkan kabel Rice Cooker tercolok sepanjang hari. Biasanya saya akan memberikan Rice Cooker kesempatan untuk "santai" sekitar 2-4 jam untuk istirahat. Wkwkwkwk. Awalnya sih supaya irit listrik. Tapi tujuan lainnya supaya nasi ga cepat kering. 

Kondisi Rice Cooker yang panas karena selalu tercolok listrik akan membuat nasi yang ada di dalamnya lebih mudah kering.

Trik ini biasanya lebih sering saya lakukan saat malam hari menjelang pagi. Karena sayang listrik, saya selalu mencabut colokan rice cooker tepat setelah kami semua selesai makan malam. Nasinya bagaimana? Tetap dibiarkan di wadahnya aja. Pagi-pagi atau sekitar jam 9-10 pagi, saya akan colokkan kembali Rice Cooker tersebut untuk proses menghangatkan nasi yang ada di dalamnya. Dengan trik ini, nasi akan tetap pulen, sehat, tidak mudah basi, dan tidak cepat kering.


4 . Pilih Rice Cooker yang Tepat


Memilih Rice Cooker yang tepat sangat penting untuk menentukan nasi yang dihasilkan akan sehat, pulen, dan tidak mudah basi. 

Pengalaman saya, dulu jaman punya duit pas-pasan, beli lah Rice Cooker yang murah. Jaman itu saya belum paham banget pentingnya membeli Rice Cooker yang tepat. Saya cuma tahunya beli Rice Cooker yang bisa buat masak nasi. Udah, itu thok! So, pikir saya, semua Rice Cooker kan bisa buat masak nasi. So, saya beli lah Rice Cooker tanpa melihat-lihat lagi speknya. Pokoknya harganya murah dan bisa buat masak nasi.

Ternyata, setelah beberapa kali memasak nasi, selalu saja ada masalah. Nasinya cepat basi, gampang kering, dan mudah sekali berair dan berbau, walau baru dimasak sehari, belum sampai berhari-hari. Awalnya berpikir karena beras yang saya gunakan adalah beras murah (waktu itu beli yang seliter cuma Rp 6.000). Tapi, setelah ganti beras yang lebih bagus pun hasilnya tetap sama. Bingung dong, ada apa ini?

Selidik punya selidik, curiga kalau Rice Cooker lah sumber utamanya. Iseng lah coba masak nasi dengan Rice Cooker yang biasa dipakai adik ipar. Ternyata nasinya lebih bagus, pulen dan ga gampang basi. Lalu nyobain masak nasi pakai Rice Cooker lain yang anti gores, ternyata bagus juga. Ok fix, Rice Cooker yang tepat juga menentukan kualitas nasi yang dihasilkan.

Kini saya menggunakan Rice Cooker Cosmos CRJ 6288 yang menggunakan teknologi Harmond yang menghasilkan inner pot anti gores. Bahan inner pot (wadah beras) yang anti gores, ini membuat nasi menjadi lebih sehat, tidak khawatir bahan berbahaya seperti lapisan anti lengket akan menempel pada nasi.

Inner pot (wadah beras) anti gores dari Rice Cooker Cosmos ini sudah saya buktikan sendiri pakai sikat besi dan hasilnya beneran ga ada gores!



Kalau begini kan jadi tenang kalau masak nasi InsyaAllah aman dan sehat bagi tubuh.


5. Simpan Beras Dengan Benar


Menyimpan beras dengan benar juga bisa menjadi salah satu tip agar menghasilkan nasi yang sehat dan pulen. Jika menyimpan beras di tempat penyimpanan biasa semacam ember, baskom, atau kaleng, maka ada resiko beras terakhir yang tersimpan di wadah tersebut akan rusak atau berkutu. Karena beras yang pertama masuk bukan lah beras yang pertama dimasak, akibatnya beras yang pertama masuk akan semakin lama dimasak dan jadi berkutu.

Proses penyimpanan beras yang tepat adalah yang menggunakan prinsip FIFO, first in first out. Beras yang pertama masuk adalah beras yang pertama keluar. Nah, prinsip seperti ini biasanya dianut oleh wadah penyimpan beras khusus. Seperti wadah penyimpan beras 007-Pundi dari Cosmos.


Wadah Penyimpan Beras Cosmos 007-Pundi ini prinsipnya adalah FIFO. Beras yang pertama sekali masuk lah yang akan pertama kali turun ke laci penarikan beras.



So, dengan cara ini, beras yang tersimpan di dalam wadah penyimpan beras Cosmos ini akan aman dan tidak mudah berkutu.

Jika beras yang disimpan tetap awet dan aman bebas kutu, tentu nasi yang akan dihasilkan juga akan pulen dan tahan lama, tidak mudah basi dan kering.

So guys, itu beberapa trik sederhana dari saya dalam memasak nasi menggunakan rice cooker.

Jika kalian ingin mencari Rice Cooker yang sama dengan yang saya gunakan, kunjungi aja online storenya di www.cosmos.id, atau bisa juga dibeli di supermarket, toko elektronik terdekat, atau e-commerce semacam Lazada, Tokopedia, dsb (khusus Cosmos Official store resminya ya).

Happy hunting

No comments

Terima kasih sudah mampir, tinggalkan komentar agar mudah silaturahmi. Komentar merupakan apresiasi bagi saya.

Jangan tinggalkan link hidup, terima kasih :).

Tertarik kerjasama dengan Advencious?
Kirim email ke siswadi.maya@gmail.com yaa